alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Emas Dunia Anjlok, Antam Turun Rp15.000 Per Gram

JAKARTA– Harga emas dunia anjlok pada perdagangan akhir pekan ini. seiring kelancaran transisi kekuasaan di Amerika Serikat (AS) serta lonjakan yield US Treasury menghantam logam berharga.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot sempat ke level terendah USD 1.828,36 per ounce. Sedangkan Emas berjangka AS turun 4,1 persen menjadi USD 1.835,40.

Analis pasar senior di OANDA Edward Moya mengatakan, emas mengalami pergeseran fundamental yang besar bagi banyak investor dan mereka mulai meninggalkan perdagangan aset investasi beresiko rendah.

“Anda mungkin akan melihat bahwa pasar Treasury melihat aliran yang kuat dan itu menghilangkan beberapa daya tarik dari emas,” ujarnya, Sabtu (9/1).

Baca Juga :  Rayakan Natal, PT ANTAM Tbk - UBPB Kalbar Serahkan Bantuan CSR

Seperti diketahui, kontrol Demokrat terhadap Senat AS telah menaikkan spekulasi gelontoran stimulus besar, mengangkat imbal hasil obligasi tenor 10 tahun ke level tertinggi sejak Maret 2020.

Setelah emas menembus di bawah USD 1.900, beberapa pedagang terus mengeksekusi momentum perintah jual. Sementara emas secara umum dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat dihasilkan dari stimulus yang meluas.

Mengutip harga emas Antam hari ini turun Rp 15.000 per gram dijual di level Rp 954.000 dari sebelumnya seharga Rp 969.000. Sementara harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari turun sebesar Rp 20.000 menjadi Rp 838.000 per gram. (jawapos)

JAKARTA– Harga emas dunia anjlok pada perdagangan akhir pekan ini. seiring kelancaran transisi kekuasaan di Amerika Serikat (AS) serta lonjakan yield US Treasury menghantam logam berharga.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot sempat ke level terendah USD 1.828,36 per ounce. Sedangkan Emas berjangka AS turun 4,1 persen menjadi USD 1.835,40.

Analis pasar senior di OANDA Edward Moya mengatakan, emas mengalami pergeseran fundamental yang besar bagi banyak investor dan mereka mulai meninggalkan perdagangan aset investasi beresiko rendah.

“Anda mungkin akan melihat bahwa pasar Treasury melihat aliran yang kuat dan itu menghilangkan beberapa daya tarik dari emas,” ujarnya, Sabtu (9/1).

Baca Juga :  PT Antam Tbk- UBPB Kalbar Salurkan Dana Bantuan Kuliah dan Tugas Akhir

Seperti diketahui, kontrol Demokrat terhadap Senat AS telah menaikkan spekulasi gelontoran stimulus besar, mengangkat imbal hasil obligasi tenor 10 tahun ke level tertinggi sejak Maret 2020.

Setelah emas menembus di bawah USD 1.900, beberapa pedagang terus mengeksekusi momentum perintah jual. Sementara emas secara umum dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat dihasilkan dari stimulus yang meluas.

Mengutip harga emas Antam hari ini turun Rp 15.000 per gram dijual di level Rp 954.000 dari sebelumnya seharga Rp 969.000. Sementara harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari turun sebesar Rp 20.000 menjadi Rp 838.000 per gram. (jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/