alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Jangan Ragu Ikut Vaksinasi Covid-19

JAKARTA– Penyuntikan vaksin perdana akan diprioritaskan pada 3 kelompok. Kelompok pertama pejabat publik pusat dan daerah, kelompok kedua pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci institusi kesehatan di daerah, dan kelompok ketiga tokoh agama di daerah.

“Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mengajak masyarakat di Indonesia agar tidak ragu,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers baru-baru ini.

Selanjutnya vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap dan merata. Serta untuk masyarakat yang masuk rentang lanjut usia dan menjadi prioritas juga ada bentuk komitmen pemerintah. Bentuk komitmen ini adalah menjamin hak kesehatan kepada seluruh golongan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga :  Pasien Positif Corona Membaik

Hal ini juga demi mencapai kekebalan komunitas atau kelompok dengan tetap memperhatikan kesesuaian jenis vaksin dan target sasaran. Sebab untuk memcapai herd immunity, diperlukan kekebalan hingga 70 persen atau 181,5 juta sudah divaksin.

“Untuk meminimalkan efek samping yang tidak diinginkan,” ujar Prof Wiku.

Prof Wiku tetap mengingatkan masyarakat untuk wajib mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Jika masyarakat terus abai dan tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat, maka fasilitas kesehatan yang ada tidak akan cukup menangani kasus-kasus baru.

“Satu-satunya cara bagi masyarakat adalah dengan mencegah penularan dan menjalankan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tutup Prof Wiku. (jawapos)

Baca Juga :  Polisi Tahan Rizieq Shihab

JAKARTA– Penyuntikan vaksin perdana akan diprioritaskan pada 3 kelompok. Kelompok pertama pejabat publik pusat dan daerah, kelompok kedua pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci institusi kesehatan di daerah, dan kelompok ketiga tokoh agama di daerah.

“Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mengajak masyarakat di Indonesia agar tidak ragu,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers baru-baru ini.

Selanjutnya vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap dan merata. Serta untuk masyarakat yang masuk rentang lanjut usia dan menjadi prioritas juga ada bentuk komitmen pemerintah. Bentuk komitmen ini adalah menjamin hak kesehatan kepada seluruh golongan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga :  Peringati Pembangunan-Perdamaian Munculkan Tindakan Kolektif Untuk Perdamaian

Hal ini juga demi mencapai kekebalan komunitas atau kelompok dengan tetap memperhatikan kesesuaian jenis vaksin dan target sasaran. Sebab untuk memcapai herd immunity, diperlukan kekebalan hingga 70 persen atau 181,5 juta sudah divaksin.

“Untuk meminimalkan efek samping yang tidak diinginkan,” ujar Prof Wiku.

Prof Wiku tetap mengingatkan masyarakat untuk wajib mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Jika masyarakat terus abai dan tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat, maka fasilitas kesehatan yang ada tidak akan cukup menangani kasus-kasus baru.

“Satu-satunya cara bagi masyarakat adalah dengan mencegah penularan dan menjalankan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tutup Prof Wiku. (jawapos)

Baca Juga :  Ini Strategi Erick Pastikan Vaksin Covid-19 Tak Masuk Black Market

Most Read

Artikel Terbaru

/