alexametrics
27 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sidoarjo

SIDOARJO– Dua hari berturut-turut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan dalam kasus OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Kemarin (11/1) giliran rumah dinas dan ruang kerja bupati di kompleks Pendapa Delta Wibawa yang diperiksa penyidik lembaga antirasuah tersebut.

Penyidik KPK datang sekitar pukul 10.00. ”Datang dua mobil. Didampingi polisi,” kata Rizal Muzakki, petugas jaga pendapa, kemarin. Rizal tidak mengizinkan awak media untuk masuk. ”Dapat perintah suruh dijaga, tidak boleh ada yang masuk,” imbuhnya.

Pantauan Jawa Pos, terlihat dua mobil Toyota Kijang Innova hitam bernopol L 1000 GO dan S 1275 ZH terparkir di depan rumah dinas bupati. Beberapa orang yang mengenakan rompi KPK tampak keluar masuk pendapa. Hingga pukul 21.00, belum ada tanda-tanda petugas selesai menggeledah. Lampu pendapa masih terang. Dua mobil masih terparkir di tempat yang sama. Beberapa kali petugas terlihat berkomunikasi menggunakan telepon.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang dikonfirmasi membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Namun, dia tidak memerinci langkah penyidik itu. ”Kami tidak detik per detik mengontrol penyelidik maupun penyidik untuk mengumpulkan barang bukti,” kata dia kepada Jawa Pos.

Baca Juga :  KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi di Kalbar

Yang jelas, imbuh Ghufron, penyidik telah mengantongi izin penggeledahan dari dewan pengawas. ”Sudah meminta izin kepada dewan pengawas sejak kemarin (Jumat, 10/1, Red),” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum di pendapa, KPK telah menggeledah tiga lokasi lain. Masing-masing kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo serta dua rumah di Jalan Yos Sudarso VI Nomor 1A dan di Desa Janti, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin menyatakan, pihaknya kooperatif terhadap upaya penggeledahan yang dilakukan KPK. Terkait dengan kuasa hukum bagi Saiful Ilah, Cak Nur –sapaan akrab Nur Achmad Syaifuddin– mengatakan bahwa pihaknya belum membahasnya. ”Biasanya dari pihak keluarga. Kalau di pemda belum musyawarah,” ucap dia.

Baca Juga :  Demokrat Gerbong AHY Akan Dilaporkan ke Bareskrim

Cak Nur mengaku Jumat lalu sudah bertemu dengan keluarga Abah Ipul, sapaan Saiful Ilah. Namun, pertemuan tidak membahas kuasa hukum. ”Kami datang ke ibu (istri Saiful Ilah, Red) untuk men-support agar diberi kekuatan dan ketabahan,” terang Cak Nur. ”Kondisi ibu sehat, tegar,” imbuhnya

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah pihak sudah menyiapkan kuasa hukum bagi Saiful. Pihak keluarga dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam waktu dekat bakal menunjuk pengacara. ”Saya belum bisa memastikan,” kata Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo Dhamroni Chudlori.

Salah satu nama yang muncul untuk mendampingi Saiful Ilah menjalani proses hukum adalah Ahmad Riyadh. Dia dikenal memiliki kedekatan dengan Saiful. Saat dikonfirmasi, Riyadh membenarkan sudah dihubungi keluarga ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut. Namun, dia belum resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Saiful. ”Kepastiannya Senin,” ucapnya. (deb/uzi/aph/c9/fal)

SIDOARJO– Dua hari berturut-turut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan dalam kasus OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Kemarin (11/1) giliran rumah dinas dan ruang kerja bupati di kompleks Pendapa Delta Wibawa yang diperiksa penyidik lembaga antirasuah tersebut.

Penyidik KPK datang sekitar pukul 10.00. ”Datang dua mobil. Didampingi polisi,” kata Rizal Muzakki, petugas jaga pendapa, kemarin. Rizal tidak mengizinkan awak media untuk masuk. ”Dapat perintah suruh dijaga, tidak boleh ada yang masuk,” imbuhnya.

Pantauan Jawa Pos, terlihat dua mobil Toyota Kijang Innova hitam bernopol L 1000 GO dan S 1275 ZH terparkir di depan rumah dinas bupati. Beberapa orang yang mengenakan rompi KPK tampak keluar masuk pendapa. Hingga pukul 21.00, belum ada tanda-tanda petugas selesai menggeledah. Lampu pendapa masih terang. Dua mobil masih terparkir di tempat yang sama. Beberapa kali petugas terlihat berkomunikasi menggunakan telepon.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang dikonfirmasi membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Namun, dia tidak memerinci langkah penyidik itu. ”Kami tidak detik per detik mengontrol penyelidik maupun penyidik untuk mengumpulkan barang bukti,” kata dia kepada Jawa Pos.

Baca Juga :  Jokowi Lantik 5 Dewas KPK, Ketuanya Putra Kelahiran Sanggau

Yang jelas, imbuh Ghufron, penyidik telah mengantongi izin penggeledahan dari dewan pengawas. ”Sudah meminta izin kepada dewan pengawas sejak kemarin (Jumat, 10/1, Red),” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum di pendapa, KPK telah menggeledah tiga lokasi lain. Masing-masing kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo serta dua rumah di Jalan Yos Sudarso VI Nomor 1A dan di Desa Janti, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin menyatakan, pihaknya kooperatif terhadap upaya penggeledahan yang dilakukan KPK. Terkait dengan kuasa hukum bagi Saiful Ilah, Cak Nur –sapaan akrab Nur Achmad Syaifuddin– mengatakan bahwa pihaknya belum membahasnya. ”Biasanya dari pihak keluarga. Kalau di pemda belum musyawarah,” ucap dia.

Baca Juga :  Begini Kronologis OTT yang Menjerat Bupati Suryadman Gidot

Cak Nur mengaku Jumat lalu sudah bertemu dengan keluarga Abah Ipul, sapaan Saiful Ilah. Namun, pertemuan tidak membahas kuasa hukum. ”Kami datang ke ibu (istri Saiful Ilah, Red) untuk men-support agar diberi kekuatan dan ketabahan,” terang Cak Nur. ”Kondisi ibu sehat, tegar,” imbuhnya

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah pihak sudah menyiapkan kuasa hukum bagi Saiful. Pihak keluarga dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam waktu dekat bakal menunjuk pengacara. ”Saya belum bisa memastikan,” kata Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo Dhamroni Chudlori.

Salah satu nama yang muncul untuk mendampingi Saiful Ilah menjalani proses hukum adalah Ahmad Riyadh. Dia dikenal memiliki kedekatan dengan Saiful. Saat dikonfirmasi, Riyadh membenarkan sudah dihubungi keluarga ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut. Namun, dia belum resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Saiful. ”Kepastiannya Senin,” ucapnya. (deb/uzi/aph/c9/fal)

Most Read

Jauhi Ancaman Degradasi

Pontianak Batasi Ketat Kerumunan

Ribuan Uang Elektronik Terjual

Artikel Terbaru

/