alexametrics
29 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Tiga Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba

JAKARTA – Indonesia menerima 3.000.060 dosis vaksin Covid-19 Moderna dari Amerika Serikat (AS), yang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Minggu (11/7). ’’Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin Moderna dari pemerintah AS,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam konferensi pers daring tentang kedatangan vaksin tersebut.

Vaksin Moderna yang berbasis mRNA tersebut telah mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI pada 2 Juli 2021. Menlu Retno menjelaskan bahwa berdasarkan komunikasi dengan pemerintah AS, negara itu berkomitmen untuk berbagi vaksin (dose-sharing) sebanyak total 4.500.160 dosis kepada Indonesia melalui COVAX, fasilitas yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia dan aliansi vaksin GAVI.

’’Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap pemerintah AS yang telah berbagi dosis vaksin kepada Indonesia melalui COVAX Facility ini,” tutur Retno.

Dengan ketibaan vaksin Moderna dari AS, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin, baik berupa vaksin curah maupun jadi, merujuk pada data Kemlu RI.

Rincian vaksin Covid-19 yang telah diterima Indonesia yaitu 108.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.236.800 dosis vaksin AstraZeneca melalui COVAX, 2.000.000 dosis vaksin Sinopharm, 998.400 dosis vaksin AstraZeneca melalui dose-sharing bilateral dari Jepang, serta 3.000.060 dosis vaksin Moderna yang merupakan dose-sharing dari AS melalui COVAX.

Baca Juga :  AMPI Kalbar Gelar Vaksinasi Kedua, 260 Vaksin untuk Milenial

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin Moderna dari Amerika Serikat yang tiba di Indonesia akan disuntikkan untuk masyarakat Indonesia pada umumnya dan secara khusus sebagai booster (penguat) vaksin bagi tenaga kesehatan.

“Rencananya vaksin ini selain kami gunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, khusus akan kami gunakan untuk booster (penguat) suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia karena mereka mengalami tekanan yang luar biasa. Terutama dari gelombang kedua dari penularan pandemi ini sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers terkait Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap Ke-20 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Ahad.

Menkes menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi dukungan dari masyarakat dan pemerintah Amerika Serikat yang mau membantu program vaksinasi di Indonesia dengan mengirimkan bantuan vaksin Moderna.

Amerika Serikat berkomitmen untuk memberikan bantuan vaksin Moderna sebanyak 4.500.160 dosis vaksin secara bertahap. Menkes Budi menuturkan vaksin Moderna sama juga seperti vaksin mRNA lainnya merupakan vaksin dengan efikasi yang tinggi yang sudah terbukti cukup ampuh digunakan di Amerika Serikat untuk bisa menekan laju penularan Covid-19.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19; Dokter Percayakan ke Pemerintah.

Ia berharap dengan tibanya vaksin Moderna tersebut maka bisa membantu mempercepat suntikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat Indonesia.

 Jadi Penyemangat Tenaga Medis

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi berharap kedatangan vaksin Moderna dapat menjadi penyemangat dalam upaya meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia.

“Meskipun 100 persen tenaga kesehatan sudah menerima dosis lengkap, namun perlindungan tambahan ini membuat mereka akan semakin semangat meningkatkan angka kesembuhan,” ujar Dedy dalam keterangan pers harian PPKM Darurat, Minggu.

Vaksin ini sudah disetujui penggunaannya oleh WHO dan Badan POM. Kebijakan Menteri Kesehatan adalah memberikannya kepada yang paling membutuhkan yakni tenaga kesehatan yang sedang merawat masyarakat yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Saat ini, lanjut Dedy, lebih dari 51 juta dosis vaksin sudah diberikan kepada 36,2 juta lebih masyarakat yang menerima dosis pertama dan hampir 15 juta orang yang menerima dosis kedua. “Ikuti program vaksinasi, daftar sekarang juga dan dapatkan hak anda dilindungi dari Covid-19,” kata Dedy.(jp/ant)

JAKARTA – Indonesia menerima 3.000.060 dosis vaksin Covid-19 Moderna dari Amerika Serikat (AS), yang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Minggu (11/7). ’’Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin Moderna dari pemerintah AS,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam konferensi pers daring tentang kedatangan vaksin tersebut.

Vaksin Moderna yang berbasis mRNA tersebut telah mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI pada 2 Juli 2021. Menlu Retno menjelaskan bahwa berdasarkan komunikasi dengan pemerintah AS, negara itu berkomitmen untuk berbagi vaksin (dose-sharing) sebanyak total 4.500.160 dosis kepada Indonesia melalui COVAX, fasilitas yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia dan aliansi vaksin GAVI.

’’Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap pemerintah AS yang telah berbagi dosis vaksin kepada Indonesia melalui COVAX Facility ini,” tutur Retno.

Dengan ketibaan vaksin Moderna dari AS, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin, baik berupa vaksin curah maupun jadi, merujuk pada data Kemlu RI.

Rincian vaksin Covid-19 yang telah diterima Indonesia yaitu 108.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.236.800 dosis vaksin AstraZeneca melalui COVAX, 2.000.000 dosis vaksin Sinopharm, 998.400 dosis vaksin AstraZeneca melalui dose-sharing bilateral dari Jepang, serta 3.000.060 dosis vaksin Moderna yang merupakan dose-sharing dari AS melalui COVAX.

Baca Juga :  Masih Banyak Warga Ragu

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin Moderna dari Amerika Serikat yang tiba di Indonesia akan disuntikkan untuk masyarakat Indonesia pada umumnya dan secara khusus sebagai booster (penguat) vaksin bagi tenaga kesehatan.

“Rencananya vaksin ini selain kami gunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, khusus akan kami gunakan untuk booster (penguat) suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia karena mereka mengalami tekanan yang luar biasa. Terutama dari gelombang kedua dari penularan pandemi ini sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers terkait Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap Ke-20 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Ahad.

Menkes menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi dukungan dari masyarakat dan pemerintah Amerika Serikat yang mau membantu program vaksinasi di Indonesia dengan mengirimkan bantuan vaksin Moderna.

Amerika Serikat berkomitmen untuk memberikan bantuan vaksin Moderna sebanyak 4.500.160 dosis vaksin secara bertahap. Menkes Budi menuturkan vaksin Moderna sama juga seperti vaksin mRNA lainnya merupakan vaksin dengan efikasi yang tinggi yang sudah terbukti cukup ampuh digunakan di Amerika Serikat untuk bisa menekan laju penularan Covid-19.

Baca Juga :  Tidak Divaksin, 11 Kali Berpotensi Meninggal

Ia berharap dengan tibanya vaksin Moderna tersebut maka bisa membantu mempercepat suntikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat Indonesia.

 Jadi Penyemangat Tenaga Medis

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi berharap kedatangan vaksin Moderna dapat menjadi penyemangat dalam upaya meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia.

“Meskipun 100 persen tenaga kesehatan sudah menerima dosis lengkap, namun perlindungan tambahan ini membuat mereka akan semakin semangat meningkatkan angka kesembuhan,” ujar Dedy dalam keterangan pers harian PPKM Darurat, Minggu.

Vaksin ini sudah disetujui penggunaannya oleh WHO dan Badan POM. Kebijakan Menteri Kesehatan adalah memberikannya kepada yang paling membutuhkan yakni tenaga kesehatan yang sedang merawat masyarakat yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Saat ini, lanjut Dedy, lebih dari 51 juta dosis vaksin sudah diberikan kepada 36,2 juta lebih masyarakat yang menerima dosis pertama dan hampir 15 juta orang yang menerima dosis kedua. “Ikuti program vaksinasi, daftar sekarang juga dan dapatkan hak anda dilindungi dari Covid-19,” kata Dedy.(jp/ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/