alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Jumlah Positif Covid Lampaui China

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengumumkan pada Sabtu (18/7), ada penambahan pasien Covid-19 sebanyak 1.752 orang. Akumulasi total masyarakat yang tertular virus corona menjadi 84.882 orang.

“Dari pemeriksaan kita dapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.‎752 orang sehingga totalnya menjadi 84.882 orang,” ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (18/7).

Dengan total keseluruhan 84.882 orang yang tertular virus corona, Indonesia telah menyalip Tiongkok berdasar data dari Worldometers. Tiongkok sendiri per Sabtu (18/7) mencatat kasus positif 83.644 orang.

Secara global, Indonesia kini menempati urutan 25 terkait jumlah kasus positif Covid-19. Sementara Tiongkok berada di urutan 26. Di atas Indonesia, urutan 24 adalah Mesir dengan 86.474 kasus. Ini berdasarkan data dari Worldometers.

Amerika Serikat menjadi negara terparah yang terpapar Covid-19 dengan angka positif mencapai 3.770.138 orang. Urutan kedua Brasil dengan angka pasien positif Covid-19 sebanyak 2.048.697 orang.

Baca Juga :  Covid-19 Penipu Ulung, Ahli Ungkap Ruam Kulit Pada Dewi Perssik

Total penduduk dunia yang terpapar Covid-19 hingga update terakhir Sabtu (18/7) mencapai 14.211.652 kasus. Angka kematian sebanyak 599.827 jiwa dan angka sembuh 8.484.743 orang.

Yurianto juga melaporkan pertambahan orang yang sembuh dari positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.434 orang sehingga totalnya sudah mencapai 43.268 pasien. Pasien meninggal dunia juga terjadi penambahan 59 orang. Total kematian akibat Covid-19 di Indonesia jumlahnya 4.016 orang.

Lebih lanjut Yurianto menambahkan, dengan terus bertambahnya penyebaran virus corona di tanah air, masyarakat dianjurkan untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, dan memakai masker. “Inilah syarat utama untuk aman dari Covid-19. ‎Patuhi protokol kesehatan memakai masker dan mencuci tangan,” pungkasnya.

Achmad Yurianto juga menyebutkan, saat ini masih banyak masyarakat yang tertular virus corona, namun tidak memiliki gejala. Di beberapa daerah telah dilakukan isolasi terhadap orang yang tertular virus corona namun tidak memiliki gejala. Hal itu supaya virus tersebut tidak menyebar lebih luas ke masyarakat.

Baca Juga :  Jemaah Menangis Haru saat Qunut Nazilah Dibacakan

“Beberapa daerah sudah melakukan isolasi secara kelompok dengan pengawasan ketat. Karena dikhawatirkan dapat menjadi sumber penularan di tengah kita,” imbuhnya.

Yurianto berujar, puskesmas juga akan terus melakukan tracing agresif terhadap daerah-daerah yang masyarakatnya didapati positif virus corona agar mata rantai penularan virus bisa diputus sesegera mungkin.“Oleh karena itu, penelusuran kontak dekat menjadi sesuatu yang penting sehingga kita bisa mengidentifikasi kontak dekat,” pungkasnya.

Sementara itu, khusus untuk Kalbar, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalbar tadi malam, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di daerah ini mencapai 359 orang. Sebanyak delapan orang di antaranya sedang diisolasi, 347 orang sembuh dan empat orang meninggal. (jpc)

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengumumkan pada Sabtu (18/7), ada penambahan pasien Covid-19 sebanyak 1.752 orang. Akumulasi total masyarakat yang tertular virus corona menjadi 84.882 orang.

“Dari pemeriksaan kita dapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.‎752 orang sehingga totalnya menjadi 84.882 orang,” ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (18/7).

Dengan total keseluruhan 84.882 orang yang tertular virus corona, Indonesia telah menyalip Tiongkok berdasar data dari Worldometers. Tiongkok sendiri per Sabtu (18/7) mencatat kasus positif 83.644 orang.

Secara global, Indonesia kini menempati urutan 25 terkait jumlah kasus positif Covid-19. Sementara Tiongkok berada di urutan 26. Di atas Indonesia, urutan 24 adalah Mesir dengan 86.474 kasus. Ini berdasarkan data dari Worldometers.

Amerika Serikat menjadi negara terparah yang terpapar Covid-19 dengan angka positif mencapai 3.770.138 orang. Urutan kedua Brasil dengan angka pasien positif Covid-19 sebanyak 2.048.697 orang.

Baca Juga :  Tes Usap 128 Pengunjung Warkop

Total penduduk dunia yang terpapar Covid-19 hingga update terakhir Sabtu (18/7) mencapai 14.211.652 kasus. Angka kematian sebanyak 599.827 jiwa dan angka sembuh 8.484.743 orang.

Yurianto juga melaporkan pertambahan orang yang sembuh dari positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.434 orang sehingga totalnya sudah mencapai 43.268 pasien. Pasien meninggal dunia juga terjadi penambahan 59 orang. Total kematian akibat Covid-19 di Indonesia jumlahnya 4.016 orang.

Lebih lanjut Yurianto menambahkan, dengan terus bertambahnya penyebaran virus corona di tanah air, masyarakat dianjurkan untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, dan memakai masker. “Inilah syarat utama untuk aman dari Covid-19. ‎Patuhi protokol kesehatan memakai masker dan mencuci tangan,” pungkasnya.

Achmad Yurianto juga menyebutkan, saat ini masih banyak masyarakat yang tertular virus corona, namun tidak memiliki gejala. Di beberapa daerah telah dilakukan isolasi terhadap orang yang tertular virus corona namun tidak memiliki gejala. Hal itu supaya virus tersebut tidak menyebar lebih luas ke masyarakat.

Baca Juga :  Kemendag bersama Bea Cukai Gagalkan Ekspor Migor ke Timor Leste

“Beberapa daerah sudah melakukan isolasi secara kelompok dengan pengawasan ketat. Karena dikhawatirkan dapat menjadi sumber penularan di tengah kita,” imbuhnya.

Yurianto berujar, puskesmas juga akan terus melakukan tracing agresif terhadap daerah-daerah yang masyarakatnya didapati positif virus corona agar mata rantai penularan virus bisa diputus sesegera mungkin.“Oleh karena itu, penelusuran kontak dekat menjadi sesuatu yang penting sehingga kita bisa mengidentifikasi kontak dekat,” pungkasnya.

Sementara itu, khusus untuk Kalbar, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalbar tadi malam, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di daerah ini mencapai 359 orang. Sebanyak delapan orang di antaranya sedang diisolasi, 347 orang sembuh dan empat orang meninggal. (jpc)

Most Read

Artikel Terbaru

/