alexametrics
31 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, ST Burhanuddin Pastikan Dokumen Perkara Aman

JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku sejauh ini tidak ada satu pun berkas perkara yang terbakar pasca-si jago merah melahap gedung sayap kanan Kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8) malam. Menurut Burhanuddin, gedung yang terbakar tidak ada kaitannya dengan pengurusan perkara.

“Berkas perkara aman. Ini ruang SDM saja. Jadi berkas perkara aman dan ruang tahanan ada di belakang,” kata Burhanuddin saat dikonfirmasi tadi malam. Burhanuddin menambahkan, ruang tahanan dalam tahap aman.

Burhanuddin juga memastikan tidak ada kegiatan di Gedung yang terbakar. Dia menerangkan pihaknya tengah berlibur. Seperti diketahui, gedung sayap kanan Kantor Kejaksaan Agung di Jl Sultan Hasanuddin, kawasan Blok M, Jakarta Selatan terbakar pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Api yang membakar gedung Korps Adhiyaksa itu juga melahap sejumlah pohon yang ada di sekitarnya.

Baca Juga :  Arus Pendek Satu Rumah Hangus

Burhanuddin mengakui bahwa ruang kerjanya juga ikut terbakar. “Iya, terbakar,” sebutnya. Ia belum mau berasumsi perihal penyebab kebakaran dan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.“Kami masih selidiki. Tapi yang utamanya, bahwa berkas-berkas perkara tidak ada di sini,” tegasnya..

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono mengatakan, ada tiga lantai gedung utama yang terbakar dalam insiden tersebut. Ketiganya itu adalah lantai empat, lima, dan enam. “Kebakaran di gedung utama, lantai empat, lima, dan enam. Itu (lantai terbakar) kepegawaian saja, kami kan punya back up data,” kata Hari ketika dihubungi, Sabtu.

Ia pun meminta semua pihak bisa menahan diri dan tidak menduga yang aneh-aneh terkait kebakaran tersebut. “Enggak usah menduga-duga, yang penting kebakaran bisa dipadamkan,” tambah Hari.

Baca Juga :  Diduga Konsleting, Sebuah Rumah Hangus Terbakar

Ia lantas memerinci, di lantai tiga hingga empat merupakan bagian Jamintel, lalu lantai lima hingga enam adalah Biro Kepegawaian. “Pembinaan juga, ada beberapa biro di situ (lantai lima dan enam),” imbuh Hari.

Di gedung utama itu sendiri diketahui terdapat ruang kerja Jaksa Agung yang ada di lantai dua. “Gedung utama itu khusus pimpinan,” lanjut dia menerangkan. Dia pun memastikan seluruh dokumen penting aman, karena pihak Korps Adhyaksa memiliki data cadangan.(jpnn/jpc)

 

JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku sejauh ini tidak ada satu pun berkas perkara yang terbakar pasca-si jago merah melahap gedung sayap kanan Kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8) malam. Menurut Burhanuddin, gedung yang terbakar tidak ada kaitannya dengan pengurusan perkara.

“Berkas perkara aman. Ini ruang SDM saja. Jadi berkas perkara aman dan ruang tahanan ada di belakang,” kata Burhanuddin saat dikonfirmasi tadi malam. Burhanuddin menambahkan, ruang tahanan dalam tahap aman.

Burhanuddin juga memastikan tidak ada kegiatan di Gedung yang terbakar. Dia menerangkan pihaknya tengah berlibur. Seperti diketahui, gedung sayap kanan Kantor Kejaksaan Agung di Jl Sultan Hasanuddin, kawasan Blok M, Jakarta Selatan terbakar pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Api yang membakar gedung Korps Adhiyaksa itu juga melahap sejumlah pohon yang ada di sekitarnya.

Baca Juga :  Hati-Hati! Aplikasi Salat dan Azan Bisa Curi Data Pengguna

Burhanuddin mengakui bahwa ruang kerjanya juga ikut terbakar. “Iya, terbakar,” sebutnya. Ia belum mau berasumsi perihal penyebab kebakaran dan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.“Kami masih selidiki. Tapi yang utamanya, bahwa berkas-berkas perkara tidak ada di sini,” tegasnya..

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono mengatakan, ada tiga lantai gedung utama yang terbakar dalam insiden tersebut. Ketiganya itu adalah lantai empat, lima, dan enam. “Kebakaran di gedung utama, lantai empat, lima, dan enam. Itu (lantai terbakar) kepegawaian saja, kami kan punya back up data,” kata Hari ketika dihubungi, Sabtu.

Ia pun meminta semua pihak bisa menahan diri dan tidak menduga yang aneh-aneh terkait kebakaran tersebut. “Enggak usah menduga-duga, yang penting kebakaran bisa dipadamkan,” tambah Hari.

Baca Juga :  Rumah Walet Seponti Dilalap Jago Merah

Ia lantas memerinci, di lantai tiga hingga empat merupakan bagian Jamintel, lalu lantai lima hingga enam adalah Biro Kepegawaian. “Pembinaan juga, ada beberapa biro di situ (lantai lima dan enam),” imbuh Hari.

Di gedung utama itu sendiri diketahui terdapat ruang kerja Jaksa Agung yang ada di lantai dua. “Gedung utama itu khusus pimpinan,” lanjut dia menerangkan. Dia pun memastikan seluruh dokumen penting aman, karena pihak Korps Adhyaksa memiliki data cadangan.(jpnn/jpc)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/