alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Rem Trailer Blong, Tujuh Tewas

Hantam Empat Kendaraan, Sembilan Luka-luka

PURWODADI – Kecelakaan tragis terjadi di ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, Minggu (22/12) pagi. Sebuah truk trailer mengalami rem blong dan menghantam empat kendaraan. Akibatnya, tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka.

“Kecelakaan maut ini memakan banyak korban. Ada tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Baik luka berat dan ringan,” terang Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim.

Semua korban tewas sempat dievakuasi ke Puskesmas Purwodadi. Kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk divisum.

Sedangkan korban luka-luka, baik ringan dan berat, dilarikan ke dua rumah sakit. Masing-masing RS Prima Husada di Singosari, Kabupaten Malang. Dan RS Radjiman Wediodiningrat di Lawang, Kabupaten Malang.

Kecelakaan itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00. Lokasinya masuk Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Awalnya, melaju sebuah truk trailer trailer bermuatan alat berat jenis exavator nopol S 9066 UU. Trailer melaju dari selatan ke utara dengan disopiri Slamet Zuhdi, 48, asal Desa / Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Dia mengendarai trailer bersama seorang kernet. Yaitu,  Jalil Ikrom, warga Kemantren Rego, Kediri.

Sampai di lokasi kejadian, posisi jalan menurun. Saat jalan menurun itulah, diduga rem trailer blong. Sopir pun tak bisa mengendalikan laju kendaraannnya.

Trailer lantas menabrak motor Yamaha Mio Soul GT nopol N 3418 TO yang melaju di depannya. Mio dikendarai Maulana Muslimin, 32, warga Kersikan, Kecamatan Bangil. Muslimin membonceng Gufron, warga Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang.

Setelah itu, trailer menabrak mobil Suzuki Karimun nopol L 1119 FE yang melaju searah. Saat itu, Karimun hendak putar balik di penggal jalan. Namun, kemudian ditabrak trailer.

Karimun ini dikemudikan Aprilia Hefy Handy, 24, asal Sampikerep, Kota Surabaya. Di dalamnya terdapat empat penumpang.

Usai menabrak mobil Suzuki Karimun, trailer makin hilang kendali. Trailer lantas mengarah ke kanan, naik ke median tengah jalan. Kemudian menabrak gapura Dusun Krajan, Desa Sentul dan sebuah tiang listrik. Baru setelah itu, laju kendaraannya terhenti dengan bodi kendaraan menghadap arah timur.

Baca Juga :  Tembus Rp1.000 Triliun, Transaksi AgenBRILink 4 Kali Lipat Nilai Uang Elektronik

Namun, ternyata petaka tidak berhenti sampai di situ. Pada saat trailer mengarah ke kanan, rantai pengaman alat berat jenis exavator atau bego putus. Bego lantas menimpa dua mobil yang berjalan dari arah berlawanan atau dari Surabaya ke Malang.

Masing-masing Daihatsu Ayla nopol N 1702 WY, dikendarai Nur Kholis, warga Plinggisan, Kecamatan Kraton. Ayla membawa penumpang empat orang yang semunya masih ada hubungan keluarga.

Bego lantas menghantam mobil Daihatsu Sigra nopol W 1031 TF yang diposiri Fiki Irawan, 22, warga Candi, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu, Sigra juga membawa empat penumpang yang masuk ada hubungan keluarga.

Karena kecelakaan tragis ini, tujuh orang meninggal dunia. Selain itu, sembilan orang luka-luka. Korban meninggal yaitu, Jalil Ikrom, kernet truk trailer; Gufron, penumpang Motor Mio Soul; Nurkholis, sopir Daihatsu Ayla.

Lalu empat sisanya, adalah para penumpang Daihatsu Ayla. Semuanya warga Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan yang masih bersaudara. Mereka adalah Abdul Mukti, Lilik, Luluk, dan Sohibatul Islamiyah.

Sedangkan sembilan korban luka-luka, yaitu Maulana Muslimin, pengendara motor Yamaha Mio Sou GT, warga Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Lalu, Aprilia Hefy Handy, sopir Suzuki Karimun.

Dan tiga orang, penumpang Suzuki Karimun. Semuanya warga Tandes, Surabaya. Antara lain, Deni Andriatmoko, Hari Eko Irianto, dan Marfiana Kusumawati.

Kemudian, empat orang yang lain adalah mereka yang naik Daihatsu Sigra. Semuanya warga Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Yaitu, Yuni Isnaini, Sofiri, Nurhati dan Siti Marfua.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan pemicu kecelakaan.

“Penyebab pastinya belum bisa kami pastikan dan putuskan, masih lidik. Kami juga memeriksa sedikitnya tiga saksi yang ada di dekat TKP,” tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP diketahui, motor Yamaha Mio Soul dan Suzuki Karimun ditabrak dari belakang. Saat itu, kedua kendaraan berjalan searah dengan trailer, melaju dari Malang ke Surabaya.

Baca Juga :  Pimpinan KPK Ajukan Judicial Review

“Untuk posisi mobil Ayla dan Sigra, belum bisa kami simpulkan. Antara menabrak alat berat yang lepas dari trailer, atau sebaliknya tertimpa alat berat. Kami harus menunggu hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi,” tuturnya.

Sesaat setelah kejadian, para korban dievakuasi menggunakan ambulan dari Puskesmas Purwodadi dan Purwosari. Juga mobil patroli Poslantas Purwodadi.

“Tujuh orang didapati tewas di lokasi kejadian, Yakni kernet trailer dan penumpang motor. Lalu sopir dan empat penumpang Ayla,” terangnya.

Warga Bantu Evakuasi

Sesaat setelah kecelaan maut itu yerjadi, warga di sekitar kejadian langsung berbondong-bondong menuju lokasi kecelaan. Mereka beramai-ramai membantuk mengevakuasi dan menepikan mobil Karimun, Sigra dan motor Yamaha Mio Soul.

Warga juga mengembalikan posisi mobil Daihatsu Ayla, yang terbalik setelah kecelakaan terjadi. Setelah itu, baru dievakuasi ke pinggir jalan.

Setelah itu, warga membantu mengevakuasi para korban. Baik korban meninggal, juga luka-luka.

Sodikin, 42, seorang warga sekitar menjelaskan, warga  mengetahui ada kecelakaan, beberapa detik pascakejadian. Saat itu menurutnya, posisi motor dan karimun terdorong ke timur setelah tertabrak.

Untuk dua mobil lainnya Ayla dan Sigra, bodi depan ringsek. Dua motor ini terdorong dari arah utara ke selatan, di dekat alat berat yang lepas dari trailer.

Salah satu korban selamat, sopir Daihatsu Sigra, Fiki Irawan menuturkan, kecelakan itu berlangsung cepat. Tiba-tiba bodi mobilnya desok, karena tertimpa alat berat.

“Pagi itu saya bersama keluarga mau ke Batu, acara acara silaturahmi ke rumah saudara. Di tengah jalan terjadi kecelakaan ini. Saya dak sempat ngerem. Malah mobil tertimpa alat berat yang lepas dari trailer,” terangnya.

Hingga berita ini ditulis, jumlah para korban tewas dan luka-luka masih tetap. Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan, berhasil dievakuasi menggunakan truk derek.

Hanya tersisa alat berat yang belum dievakuasi. Alat berat belum dievakuasi, karena rodanya rusak dan tidak bisa jalan. Sehingga, alat berat itu hanya ditepikan di bahu jalan untuk sementara. (zal/hn)

Hantam Empat Kendaraan, Sembilan Luka-luka

PURWODADI – Kecelakaan tragis terjadi di ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, Minggu (22/12) pagi. Sebuah truk trailer mengalami rem blong dan menghantam empat kendaraan. Akibatnya, tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka.

“Kecelakaan maut ini memakan banyak korban. Ada tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Baik luka berat dan ringan,” terang Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim.

Semua korban tewas sempat dievakuasi ke Puskesmas Purwodadi. Kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk divisum.

Sedangkan korban luka-luka, baik ringan dan berat, dilarikan ke dua rumah sakit. Masing-masing RS Prima Husada di Singosari, Kabupaten Malang. Dan RS Radjiman Wediodiningrat di Lawang, Kabupaten Malang.

Kecelakaan itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00. Lokasinya masuk Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Awalnya, melaju sebuah truk trailer trailer bermuatan alat berat jenis exavator nopol S 9066 UU. Trailer melaju dari selatan ke utara dengan disopiri Slamet Zuhdi, 48, asal Desa / Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Dia mengendarai trailer bersama seorang kernet. Yaitu,  Jalil Ikrom, warga Kemantren Rego, Kediri.

Sampai di lokasi kejadian, posisi jalan menurun. Saat jalan menurun itulah, diduga rem trailer blong. Sopir pun tak bisa mengendalikan laju kendaraannnya.

Trailer lantas menabrak motor Yamaha Mio Soul GT nopol N 3418 TO yang melaju di depannya. Mio dikendarai Maulana Muslimin, 32, warga Kersikan, Kecamatan Bangil. Muslimin membonceng Gufron, warga Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang.

Setelah itu, trailer menabrak mobil Suzuki Karimun nopol L 1119 FE yang melaju searah. Saat itu, Karimun hendak putar balik di penggal jalan. Namun, kemudian ditabrak trailer.

Karimun ini dikemudikan Aprilia Hefy Handy, 24, asal Sampikerep, Kota Surabaya. Di dalamnya terdapat empat penumpang.

Usai menabrak mobil Suzuki Karimun, trailer makin hilang kendali. Trailer lantas mengarah ke kanan, naik ke median tengah jalan. Kemudian menabrak gapura Dusun Krajan, Desa Sentul dan sebuah tiang listrik. Baru setelah itu, laju kendaraannya terhenti dengan bodi kendaraan menghadap arah timur.

Baca Juga :  Pelaku Lilitkan Bom di Badan

Namun, ternyata petaka tidak berhenti sampai di situ. Pada saat trailer mengarah ke kanan, rantai pengaman alat berat jenis exavator atau bego putus. Bego lantas menimpa dua mobil yang berjalan dari arah berlawanan atau dari Surabaya ke Malang.

Masing-masing Daihatsu Ayla nopol N 1702 WY, dikendarai Nur Kholis, warga Plinggisan, Kecamatan Kraton. Ayla membawa penumpang empat orang yang semunya masih ada hubungan keluarga.

Bego lantas menghantam mobil Daihatsu Sigra nopol W 1031 TF yang diposiri Fiki Irawan, 22, warga Candi, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu, Sigra juga membawa empat penumpang yang masuk ada hubungan keluarga.

Karena kecelakaan tragis ini, tujuh orang meninggal dunia. Selain itu, sembilan orang luka-luka. Korban meninggal yaitu, Jalil Ikrom, kernet truk trailer; Gufron, penumpang Motor Mio Soul; Nurkholis, sopir Daihatsu Ayla.

Lalu empat sisanya, adalah para penumpang Daihatsu Ayla. Semuanya warga Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan yang masih bersaudara. Mereka adalah Abdul Mukti, Lilik, Luluk, dan Sohibatul Islamiyah.

Sedangkan sembilan korban luka-luka, yaitu Maulana Muslimin, pengendara motor Yamaha Mio Sou GT, warga Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Lalu, Aprilia Hefy Handy, sopir Suzuki Karimun.

Dan tiga orang, penumpang Suzuki Karimun. Semuanya warga Tandes, Surabaya. Antara lain, Deni Andriatmoko, Hari Eko Irianto, dan Marfiana Kusumawati.

Kemudian, empat orang yang lain adalah mereka yang naik Daihatsu Sigra. Semuanya warga Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Yaitu, Yuni Isnaini, Sofiri, Nurhati dan Siti Marfua.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan pemicu kecelakaan.

“Penyebab pastinya belum bisa kami pastikan dan putuskan, masih lidik. Kami juga memeriksa sedikitnya tiga saksi yang ada di dekat TKP,” tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP diketahui, motor Yamaha Mio Soul dan Suzuki Karimun ditabrak dari belakang. Saat itu, kedua kendaraan berjalan searah dengan trailer, melaju dari Malang ke Surabaya.

Baca Juga :  Omnibus Law Dinilai Rugikan Buruh

“Untuk posisi mobil Ayla dan Sigra, belum bisa kami simpulkan. Antara menabrak alat berat yang lepas dari trailer, atau sebaliknya tertimpa alat berat. Kami harus menunggu hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi,” tuturnya.

Sesaat setelah kejadian, para korban dievakuasi menggunakan ambulan dari Puskesmas Purwodadi dan Purwosari. Juga mobil patroli Poslantas Purwodadi.

“Tujuh orang didapati tewas di lokasi kejadian, Yakni kernet trailer dan penumpang motor. Lalu sopir dan empat penumpang Ayla,” terangnya.

Warga Bantu Evakuasi

Sesaat setelah kecelaan maut itu yerjadi, warga di sekitar kejadian langsung berbondong-bondong menuju lokasi kecelaan. Mereka beramai-ramai membantuk mengevakuasi dan menepikan mobil Karimun, Sigra dan motor Yamaha Mio Soul.

Warga juga mengembalikan posisi mobil Daihatsu Ayla, yang terbalik setelah kecelakaan terjadi. Setelah itu, baru dievakuasi ke pinggir jalan.

Setelah itu, warga membantu mengevakuasi para korban. Baik korban meninggal, juga luka-luka.

Sodikin, 42, seorang warga sekitar menjelaskan, warga  mengetahui ada kecelakaan, beberapa detik pascakejadian. Saat itu menurutnya, posisi motor dan karimun terdorong ke timur setelah tertabrak.

Untuk dua mobil lainnya Ayla dan Sigra, bodi depan ringsek. Dua motor ini terdorong dari arah utara ke selatan, di dekat alat berat yang lepas dari trailer.

Salah satu korban selamat, sopir Daihatsu Sigra, Fiki Irawan menuturkan, kecelakan itu berlangsung cepat. Tiba-tiba bodi mobilnya desok, karena tertimpa alat berat.

“Pagi itu saya bersama keluarga mau ke Batu, acara acara silaturahmi ke rumah saudara. Di tengah jalan terjadi kecelakaan ini. Saya dak sempat ngerem. Malah mobil tertimpa alat berat yang lepas dari trailer,” terangnya.

Hingga berita ini ditulis, jumlah para korban tewas dan luka-luka masih tetap. Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan, berhasil dievakuasi menggunakan truk derek.

Hanya tersisa alat berat yang belum dievakuasi. Alat berat belum dievakuasi, karena rodanya rusak dan tidak bisa jalan. Sehingga, alat berat itu hanya ditepikan di bahu jalan untuk sementara. (zal/hn)

Most Read

Menjajal Wisata Air Merah

6 Finalis Pria dan Wanita, Siap Tampil

Sekolah Mesti Bentuk Satgas Covid-19

Gencarkan Vaksinasi

Artikel Terbaru

/