alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Dor! 3 Orang Tewas Ditembak di Kafe

Tragedi berdarah terjadi di sebuah kafe di kawasan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Kamis (14/2) sekira pukul 04.30 WIB. Dalam insiden ini, dilaporkan 3 orang meninggal dunia.

“Benar terjadi kasus penembakan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (25/2).

Kendati demikian, Ady belum merinci ihwal kasus penembakan ini. Belum diketahui pula identitas para korban, termasuk penyebab terjadinya penembakan.

Saat ini petugas masih di lokasi penembakan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keterangan resmi akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.

“Sementara sedang olah TKP dan pendalaman. Rilis lengkap di Polda dan kasus ditangani Polda,” pungkas Ady.

Baca Juga :  Kejagung Lelang Barang Rampasan Kasus Jiwasraya, Di Pontianak Nilai Aset Sitaan Capai Rp48 Miliar

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran angkat suara terkait kasus penembakan yang menyebabkan 3 orang meninggal di Jakarta Barat. Dia membenarkan jika salah satu korban tewas adalah seorang prajurit TNI AD berinisial S.

“Salah satu korban adalah anggota aktif prajurit TNI AD,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2).

Fadil menuturkan, pelaku penembakan sendiri diketahui sebagai anggota Polri berinisial Bripka CS. Selain menewaskan 3 orang, aksi Bripka CS juga membuat 1 orang terluka.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengaku sudah berkomunikasi dengan Pangdam Jaya, dan Pangkostrad selaku atasan korban. Polda Metro Jaya akan mengambil langkah-langkah untuk meringankan beban para korban.

Baca Juga :  PLN Mobile, Kini Layanan Kelistrikan Hanya dalam Satu Genggaman

“Saya minta ini dilakukan secara maksimal agar proses pemakaman berjalan lancar dan baik,” imbuhnya.

Fadil juga menyesalkan terjadinya peristiwa berdarah ini. Dia memastikan akan bertindak tegas atas perbuatan anggotanya.

“Kami akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi/Jawa Pos

Reporter : Sabik Aji Taufan

Tragedi berdarah terjadi di sebuah kafe di kawasan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Kamis (14/2) sekira pukul 04.30 WIB. Dalam insiden ini, dilaporkan 3 orang meninggal dunia.

“Benar terjadi kasus penembakan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (25/2).

Kendati demikian, Ady belum merinci ihwal kasus penembakan ini. Belum diketahui pula identitas para korban, termasuk penyebab terjadinya penembakan.

Saat ini petugas masih di lokasi penembakan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keterangan resmi akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.

“Sementara sedang olah TKP dan pendalaman. Rilis lengkap di Polda dan kasus ditangani Polda,” pungkas Ady.

Baca Juga :  Letak Iklan di JPO Dituding Ganggu Pemandangan

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran angkat suara terkait kasus penembakan yang menyebabkan 3 orang meninggal di Jakarta Barat. Dia membenarkan jika salah satu korban tewas adalah seorang prajurit TNI AD berinisial S.

“Salah satu korban adalah anggota aktif prajurit TNI AD,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2).

Fadil menuturkan, pelaku penembakan sendiri diketahui sebagai anggota Polri berinisial Bripka CS. Selain menewaskan 3 orang, aksi Bripka CS juga membuat 1 orang terluka.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengaku sudah berkomunikasi dengan Pangdam Jaya, dan Pangkostrad selaku atasan korban. Polda Metro Jaya akan mengambil langkah-langkah untuk meringankan beban para korban.

Baca Juga :  Tingkatkan Keandalan Pasokan Listrik Selama Ramadhan, PLN Rutin Lakukan Pemeliharaan

“Saya minta ini dilakukan secara maksimal agar proses pemakaman berjalan lancar dan baik,” imbuhnya.

Fadil juga menyesalkan terjadinya peristiwa berdarah ini. Dia memastikan akan bertindak tegas atas perbuatan anggotanya.

“Kami akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi/Jawa Pos

Reporter : Sabik Aji Taufan

Most Read

Artikel Terbaru

/