Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Enam Nelayan Selamat Setelah Perahu Dihantam Ombak di Perairan Bomo

B
Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, jawa Timur, mengevakuasi nelayan tenggelam, Sabtu (12/9). (ANTARA/HO-Kantor SAR Banyuwangi)
Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, Jawa Timur, mengevakuasi nelayan tenggelam, Sabtu (12/9). (ANTARA/HO-Kantor SAR Banyuwangi)

Advertisement

PONTIANAK POST - Enam nelayan berhasil diselamatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi setelah perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak di Perairan Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Jawa Timur, Sabtu. Seluruh korban ditemukan selamat dan berhasil dievakuasi ke Pantai Marina Boom Banyuwangi.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika keenam nelayan sedang menuju bagan laut untuk memancing.

"Perahu nelayan yang membawa enam orang tersebut dihantam ombak saat dalam perjalanan dari Pantai Bomo menuju bagan laut. Kami menerima laporan pada pukul 15.48 WIB dan langsung Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi bergerak menuju lokasi menggunakan RIB-02," katanya.

Advertisement

Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 16.50 WIB. Petugas mendapat informasi bahwa keenam korban berada di dua lokasi berbeda setelah perahu mereka tenggelam.

Empat nelayan diketahui bertahan di rumpon yang berada di permukaan laut. Lokasi rumpon tersebut berjarak sekitar 0,3 nautical mile dari titik kejadian.

Sementara dua korban lainnya berhasil bertahan di bagan. Tim SAR kemudian membagi proses evakuasi untuk menyelamatkan seluruh nelayan.

Advertisement

Enam Nelayan Dievakuasi

Empat korban yang berada di rumpon terlebih dahulu berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Setelah itu, tim melanjutkan proses penyelamatan terhadap dua korban lainnya yang berada di bagan.

"Proses evakuasi seluruh korban selesai pada pukul 17.50 WIB. Keenam korban kemudian dibawa menggunakan RIB-02 menuju Pantai Marina Boom Banyuwangi untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga," kata Oka Astawa.

Enam nelayan yang berhasil diselamatkan tersebut yakni Mula (56) selaku nakhoda, Aldi Dharmawan (20), Aziz (46), Wahyu (23), Rudi Hartono (34), dan Solihin (50).

Operasi penyelamatan melibatkan 10 personel tim rescue dari Kantor SAR Banyuwangi. Tim tersebut mendapat dukungan dua personel Damkar Banyuwangi, dua personel Polsek Blimbingsari, satu personel Koramil Blimbingsari, serta lima masyarakat dan nelayan sekitar. (ant)

Advertisement
Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara

Artikel Terkait

Dua Nelayan Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan Tewas oleh Tim SAR Gabungan

Dua Nelayan Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan Tewas oleh Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan menemukan dua nelayan dalam kondisi meninggal dunia usai kapal mereka terbalik di Perairan Pamoekan Tasikmalaya.

Tingkatkan Akurasi Penyaluran, Pemprov Kalbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi Bagi Nelayan

Tingkatkan Akurasi Penyaluran, Pemprov Kalbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi Bagi Nelayan

ekda Kalbar Harisson tegaskan pengawasan BBM subsidi nelayan lewat aplikasi XStar agar tepat sasaran dan kuota terpenuhi.

Pemprov Kalbar Intensifkan Edukasi Konservasi, Nelayan Diimbau Lindungi Penyu Sisik dan Satwa Laut Dilindungi

Pemprov Kalbar Intensifkan Edukasi Konservasi, Nelayan Diimbau Lindungi Penyu Sisik dan Satwa Laut Dilindungi

Pemprov Kalbar mengedukasi nelayan agar melindungi penyu sisik dan segera melaporkan satwa laut dilindungi yang tertangkap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer