alexametrics
30.6 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Mengintip Persiapan Mal di Penyangga Ibu Kota Untuk Hadapi New Normal

Sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Jabodetabek sudah melakukan ancang-ancang untuk beroperasi kembali pasca penutupan akibat pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo sendiri pada Selasa (26/5) sudah meninjau ke kawasan Bekasi, Jawa Barat, menjelang pembukaan mal di kawasan tersebut. Sementara kawasan DKI Jakarta, masih belum menentukan tanggal pasti kapan mal dibuka seiring akan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lalu bagaimana persiapan seluruh mal di kawasan Jabodetabek menghadapi New Normal? Bagaimana aturan dan mekanismenya dalam tetap mencegah penularan Covid-19?

Salah satu mal yang dikunjungi Presiden Jokowi adalah Summarecon Bekasi. Rencananya mal tersebut akan beroperasi lagi pada 8 Juni mendatang. Sebab Bekasi sudah masuk dalam zona hijau dengan kasus Covid-19 yang melandai.

New Normal di Summarecon

Presiden Director PT Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi, menegaskan pembukaan mal rencananya akan dilakukan pada 8 Juni mendatang. Pihaknya siap memberlakukan aturan New Normal dengan segala pembatasan ketat bagi pengunjung

“Kami melakukan persiapan prosedur yang berkaitan dengan New Normal. Adapun yang sekarang beroperasi, adalah gerai-gerai untuk kebutuhan pokok masyarakat,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga :  Kamis untuk Internal, Hari Ini Buat Masyarakaat

“Adapun protokol yang akan dipersiapkan saat mal kembali dibuka pada tanggal 8 Juni nanti adalah pengecekan suhu tubuh, social distancing, dan penempatan hand sanitizer. Persiapan ini diperlukan untuk memastikan keselamatan seluruh pelanggan, tenant dan juga karyawan,” tambahnya.

Persiapan Mal Lain

Kawasan penyangga ibukota lainnya adalah Depok, Jawa Barat. Sesuai aturan Provinsi Jawa Barat, PSBB di kota ini berlangsung hingga 29 Mei 2020. Maka sejumlah mal juga mulai ancang-ancang menyusun aturan menghadapi New Normal jika sudah beroperasi nantinya.

Salah satunya adalah pusat perbelanjaan MARGOCITY di Margonda, Depok. Marcomm Manager MARGOCITY Reza Ardiananda menjelaskan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok untuk menghadapi New Normal. Meski begitu, pihaknya akan menerapkan beberapa aturan jika mal nantinya beroperasi kembali.

“Yang pasti dari kami akan menerapkan 2 hal yakni SOP/protokol ketat untuk visitor dan staff mal di era new normal, seperti wajib masker, penyediaan hand sanitizer di area-area umum, dan physical distancing. Lalu kedua, sebisa mungkin akan melaksanakan service tanpa kontak fisik,” kata Reza kepada JawaPos.com, Rabu (27/5).

Baca Juga :  Kondisi Terkini Masjidilharam setelah Pemberlakuan Sterilisasi

Untuk jadwal mal kapan beroperasi, pihaknya saat ini sedang berkordinasi dengan Pemkot Depok mengenai aturan dan batasannya. Pihaknya belum bisa menentukan tanggal pasti kapan mal akan segera buka.

“Walaupun memang ada kabar mal-mal lain akan buka tanggal 5 atau 8 Juni tapi kebijakan dari kami baru akan diumumkan jika keputusan dari pemerintah sudah keluar mengenai kelanjutan PSBB,” ujarnya.

Namun untuk menjaga kesehatan semua pihak, kata dia, mungkin akan ada pembatasan jumlah pengunjung. Intinya, pihaknya mendukung semua peraturan pemerintah untuk menekan angka penderita Covid-19.

“Untuk saat ini belum ada detail, karena misalkan mal kembali dibuka pada Juni, tidak semuanya dapat beroperasi langsung secara normal. Kemungkinan besar masih dalam tahap take away atau online delivery,” kata Reza.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Jabodetabek sudah melakukan ancang-ancang untuk beroperasi kembali pasca penutupan akibat pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo sendiri pada Selasa (26/5) sudah meninjau ke kawasan Bekasi, Jawa Barat, menjelang pembukaan mal di kawasan tersebut. Sementara kawasan DKI Jakarta, masih belum menentukan tanggal pasti kapan mal dibuka seiring akan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lalu bagaimana persiapan seluruh mal di kawasan Jabodetabek menghadapi New Normal? Bagaimana aturan dan mekanismenya dalam tetap mencegah penularan Covid-19?

Salah satu mal yang dikunjungi Presiden Jokowi adalah Summarecon Bekasi. Rencananya mal tersebut akan beroperasi lagi pada 8 Juni mendatang. Sebab Bekasi sudah masuk dalam zona hijau dengan kasus Covid-19 yang melandai.

New Normal di Summarecon

Presiden Director PT Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi, menegaskan pembukaan mal rencananya akan dilakukan pada 8 Juni mendatang. Pihaknya siap memberlakukan aturan New Normal dengan segala pembatasan ketat bagi pengunjung

“Kami melakukan persiapan prosedur yang berkaitan dengan New Normal. Adapun yang sekarang beroperasi, adalah gerai-gerai untuk kebutuhan pokok masyarakat,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga :  Terjangkit COVID-19 Bukan Aib, Bantu “Mereka” Lewat Edukasi

“Adapun protokol yang akan dipersiapkan saat mal kembali dibuka pada tanggal 8 Juni nanti adalah pengecekan suhu tubuh, social distancing, dan penempatan hand sanitizer. Persiapan ini diperlukan untuk memastikan keselamatan seluruh pelanggan, tenant dan juga karyawan,” tambahnya.

Persiapan Mal Lain

Kawasan penyangga ibukota lainnya adalah Depok, Jawa Barat. Sesuai aturan Provinsi Jawa Barat, PSBB di kota ini berlangsung hingga 29 Mei 2020. Maka sejumlah mal juga mulai ancang-ancang menyusun aturan menghadapi New Normal jika sudah beroperasi nantinya.

Salah satunya adalah pusat perbelanjaan MARGOCITY di Margonda, Depok. Marcomm Manager MARGOCITY Reza Ardiananda menjelaskan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok untuk menghadapi New Normal. Meski begitu, pihaknya akan menerapkan beberapa aturan jika mal nantinya beroperasi kembali.

“Yang pasti dari kami akan menerapkan 2 hal yakni SOP/protokol ketat untuk visitor dan staff mal di era new normal, seperti wajib masker, penyediaan hand sanitizer di area-area umum, dan physical distancing. Lalu kedua, sebisa mungkin akan melaksanakan service tanpa kontak fisik,” kata Reza kepada JawaPos.com, Rabu (27/5).

Baca Juga :  Manulife Jamin Perlindungan Menyeluruh

Untuk jadwal mal kapan beroperasi, pihaknya saat ini sedang berkordinasi dengan Pemkot Depok mengenai aturan dan batasannya. Pihaknya belum bisa menentukan tanggal pasti kapan mal akan segera buka.

“Walaupun memang ada kabar mal-mal lain akan buka tanggal 5 atau 8 Juni tapi kebijakan dari kami baru akan diumumkan jika keputusan dari pemerintah sudah keluar mengenai kelanjutan PSBB,” ujarnya.

Namun untuk menjaga kesehatan semua pihak, kata dia, mungkin akan ada pembatasan jumlah pengunjung. Intinya, pihaknya mendukung semua peraturan pemerintah untuk menekan angka penderita Covid-19.

“Untuk saat ini belum ada detail, karena misalkan mal kembali dibuka pada Juni, tidak semuanya dapat beroperasi langsung secara normal. Kemungkinan besar masih dalam tahap take away atau online delivery,” kata Reza.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Most Read

Artikel Terbaru

/