alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Putri Pariwisata Tersandung Prostitusi

SURABAYA – Kasus prostitusi online yang melibatkan figur publik kembali terungkap. Kali ini kasus tersebut dikaitkan dengan seorang selebritas berinisial PA yang tertangkap Anggota Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (25/10). Menurut kabar yang berkembang, inisial PA itu adalah finalis putri pariwisata 2016 asal Kalimantan Timur, Putri Amelia.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela belum mau buka-bukaan soal identitas sebenarnya PA. Menurutnya, fakta tersebut akan diungkap setelah pemeriksaan awal selesai. ’’Mohon bersabar,’’ tuturnya. Namun, Leo memberikan sedikit petunjuk bahwa  sosok yang ditangkap tersebut memang  figur publik dan berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Anggota Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan sejumlah orang dari hotel di Kota Batu pada Jumat malam (25/10) terkait prostitusi. Dua di antaranya tiba di Polda Jatim pukul 23.00. Mereka laki-laki dan perempuan. Keduanya turun dari dua mobil yang berbeda dengan kawalan petugas.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menyatakan, jajarannya melakukan penggerebekan di Batu sekitar pukul 21.00. Empat orang diamankan dari lokasi. Masing-masing berinisial PA, YW, JL, dan AP. ’’Mereka punya peran yang berbeda,’’ tuturnya kemarin (26/10).

Baca Juga :  Lagi, Belasan Anak-Anak Dijual di Hotel

PA adalah perempuan yang ditengarai sebagai pemuas nafsu. YW merupakan pria yang menikmati jasanya. Keduanya ditangkap di sebuah kamar dan diyakini sedang atau baru saja berhubungan intim. Sedangkan JL diamankan di kamar lainnya. Dia adalah muncikari yang menawarkan PA kepada YW. ’’Adapun AP adalah sopir PA. Yang bersangkutan sedang menunggu di lobi hotel,’’ ucapnya.

Menurutnya, praktik prostitusi yang dibongkar itu bisa disebut terstruktur. JL memakai media sosial (medsos) untuk menawarkan PA. ’’Dia yang mendatangkan PA ke Batu,’’ jelasnya. PA diketahui berdomisili di Jakarta. Dia pergi ke Batu via jalur udara dan tiba pada hari yang sama dengan penggerebekan. PA selanjutnya memakai jasa AP untuk mengantarnya ke hotel sesuai instruksi JL.

Saat disinggung soal tarif layanan PA, Leo menggelengkan kepala. Dia menuturkan bahwa pemeriksaan masih berjalan. Ia juga tidak mengungkapkan terkait sudah berapa lama PA berkecimpung di dunia prostitusi. Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu mengatakan bahwa fakta lain baru bisa diungkap setelah pemeriksaan awal selesai.

Baca Juga :  Ada Yang Tanya, Boleh Tidak Sumbang Diaper Dewasa

Seperti dilansir Radar Malang (jaringan Pontianak Post), Putri Amelia merupakan kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 26 Juni 1996 silam. Memiliki darah Minang, Banjar dan Jawa, Putri merupakan anak pertama dari dua bersaudara.

Melalui akun blog saudara Putri Amelia di catatanamanda.com (26/10), dara yang kerap dipanggil dengan nama Puput ini memiliki hobi travelling dan menari. Dalam akun blog tersebut, diketahui Putri Amelia merupakan sosok berkepribadian pendiam dan pemalu.

Meski demikian, ia pernah meraih banyak prestasi. Sebut saja The Best Field Commander Pemula, Terbaik 1 Kaltim Marching Band Festival se-Kaltim, Purna Paskibraka Balikpapan 2012, Juara Wakil 3 Putri Duta Wisata Manuntung Balikpapan 2016, hingga akhirnya ia menyabet predikatnya sebagai Miss Sport Tourism dan runner-up ke-3 di Putri Pariwisata Indonesia Kaltim 2016.

Skandal prostitusi online yang dikaitkan dengan Putri Amelia ini diperkirakan memiliki nilai transaksi sebesar Rp 65 juta. Dari tempat penggerebekan, sejumlah barang seperti uang tunai Rp 13 juta, kondom, celana dalam dan handphone diamankan oleh pihak kepolisian. (edi/c15/git)

 

SURABAYA – Kasus prostitusi online yang melibatkan figur publik kembali terungkap. Kali ini kasus tersebut dikaitkan dengan seorang selebritas berinisial PA yang tertangkap Anggota Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (25/10). Menurut kabar yang berkembang, inisial PA itu adalah finalis putri pariwisata 2016 asal Kalimantan Timur, Putri Amelia.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela belum mau buka-bukaan soal identitas sebenarnya PA. Menurutnya, fakta tersebut akan diungkap setelah pemeriksaan awal selesai. ’’Mohon bersabar,’’ tuturnya. Namun, Leo memberikan sedikit petunjuk bahwa  sosok yang ditangkap tersebut memang  figur publik dan berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Anggota Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan sejumlah orang dari hotel di Kota Batu pada Jumat malam (25/10) terkait prostitusi. Dua di antaranya tiba di Polda Jatim pukul 23.00. Mereka laki-laki dan perempuan. Keduanya turun dari dua mobil yang berbeda dengan kawalan petugas.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menyatakan, jajarannya melakukan penggerebekan di Batu sekitar pukul 21.00. Empat orang diamankan dari lokasi. Masing-masing berinisial PA, YW, JL, dan AP. ’’Mereka punya peran yang berbeda,’’ tuturnya kemarin (26/10).

Baca Juga :  Vonis 10 Bulan Penjara, Jaksa Nyatakan Banding Cynthiara Alona Pikir-pikir

PA adalah perempuan yang ditengarai sebagai pemuas nafsu. YW merupakan pria yang menikmati jasanya. Keduanya ditangkap di sebuah kamar dan diyakini sedang atau baru saja berhubungan intim. Sedangkan JL diamankan di kamar lainnya. Dia adalah muncikari yang menawarkan PA kepada YW. ’’Adapun AP adalah sopir PA. Yang bersangkutan sedang menunggu di lobi hotel,’’ ucapnya.

Menurutnya, praktik prostitusi yang dibongkar itu bisa disebut terstruktur. JL memakai media sosial (medsos) untuk menawarkan PA. ’’Dia yang mendatangkan PA ke Batu,’’ jelasnya. PA diketahui berdomisili di Jakarta. Dia pergi ke Batu via jalur udara dan tiba pada hari yang sama dengan penggerebekan. PA selanjutnya memakai jasa AP untuk mengantarnya ke hotel sesuai instruksi JL.

Saat disinggung soal tarif layanan PA, Leo menggelengkan kepala. Dia menuturkan bahwa pemeriksaan masih berjalan. Ia juga tidak mengungkapkan terkait sudah berapa lama PA berkecimpung di dunia prostitusi. Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu mengatakan bahwa fakta lain baru bisa diungkap setelah pemeriksaan awal selesai.

Baca Juga :  Cepat Tanggap, Ai Xin Bantu Korban Kebakaran

Seperti dilansir Radar Malang (jaringan Pontianak Post), Putri Amelia merupakan kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 26 Juni 1996 silam. Memiliki darah Minang, Banjar dan Jawa, Putri merupakan anak pertama dari dua bersaudara.

Melalui akun blog saudara Putri Amelia di catatanamanda.com (26/10), dara yang kerap dipanggil dengan nama Puput ini memiliki hobi travelling dan menari. Dalam akun blog tersebut, diketahui Putri Amelia merupakan sosok berkepribadian pendiam dan pemalu.

Meski demikian, ia pernah meraih banyak prestasi. Sebut saja The Best Field Commander Pemula, Terbaik 1 Kaltim Marching Band Festival se-Kaltim, Purna Paskibraka Balikpapan 2012, Juara Wakil 3 Putri Duta Wisata Manuntung Balikpapan 2016, hingga akhirnya ia menyabet predikatnya sebagai Miss Sport Tourism dan runner-up ke-3 di Putri Pariwisata Indonesia Kaltim 2016.

Skandal prostitusi online yang dikaitkan dengan Putri Amelia ini diperkirakan memiliki nilai transaksi sebesar Rp 65 juta. Dari tempat penggerebekan, sejumlah barang seperti uang tunai Rp 13 juta, kondom, celana dalam dan handphone diamankan oleh pihak kepolisian. (edi/c15/git)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/