alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Bom Bunuh Diri Makassar, Polisi Pastikan Yang Tewas Hanya Sang Pelaku

KAPOLDA Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam memastikan bahwa korban meninggal dunia dalam insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah satu orang.

“Ada satu orang yang meninggal dunia dan itu adalah pelaku bom bunuh diri dan sekarang masih dalam proses identifikasi anggota,” ujar Irjen Pol Merdisyam, di Makassar, Minggu (28/3).

Ia mengatakan, korban bom bunuh yang meninggal dunia itu, kondisi badannya hancur dan beberapa bagian tubuhnya rusak karena ledakan.

Korban pelaku bom bunuh diri ini tidak sempat masuk ke dalam gereja, karena petugas pengamanan gereja sempat menahan pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang, saat bersamaan juga proses peribadatan sudah selesai.

Baca Juga :  Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan, 4 Orang Luka-Luka

“Tidak sempat masuk, karena saat itu pengamanan gereja mencurigai orang yang akan masuk gereja. Ledakannya itu di pintu gerbang dan tidak sempat masuk gereja,” katanya lagi.

Sebelumnya, insiden ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, sekitar pukul 10.30 WITA.

Baca juga: Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar Diduga Bom Bunuh Diri

Lokasi ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar itu langsung membuat heboh, dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. (jp)

KAPOLDA Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam memastikan bahwa korban meninggal dunia dalam insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah satu orang.

“Ada satu orang yang meninggal dunia dan itu adalah pelaku bom bunuh diri dan sekarang masih dalam proses identifikasi anggota,” ujar Irjen Pol Merdisyam, di Makassar, Minggu (28/3).

Ia mengatakan, korban bom bunuh yang meninggal dunia itu, kondisi badannya hancur dan beberapa bagian tubuhnya rusak karena ledakan.

Korban pelaku bom bunuh diri ini tidak sempat masuk ke dalam gereja, karena petugas pengamanan gereja sempat menahan pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang, saat bersamaan juga proses peribadatan sudah selesai.

Baca Juga :  Pasien Lebih Cepat Pulih, Hanya Butuh Buka 7 Cm Tulang Dada

“Tidak sempat masuk, karena saat itu pengamanan gereja mencurigai orang yang akan masuk gereja. Ledakannya itu di pintu gerbang dan tidak sempat masuk gereja,” katanya lagi.

Sebelumnya, insiden ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, sekitar pukul 10.30 WITA.

Baca juga: Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar Diduga Bom Bunuh Diri

Lokasi ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar itu langsung membuat heboh, dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. (jp)

Most Read

Artikel Terbaru

/