alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Observasi Ratusan ABK Explorer Dream di Tiga Hotel

Pekan Depan Rapid Test Ulang

JAKARTA – Ratusan anak buah kapal (ABK) Explorer Dream merapat di Dermaga Jakarta International Container Terminal, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara Rabu pagi (29/4). Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I mengevakuasi mereka dari kapal pesiar tersebut ke tiga hotel yang berada di Jakarta Selatan. Ketiga hotel itu adalah Hotel Ambhara, Hotel Falatehan, dan Hotel Sotis.

Semula kapal yang berlayar dari Port Klang, Malaysia itu terjadwal tiba di Jakarta tiga hari lalu (27/4). Namun rencana itu meleset lantaran perjalanan dari Port Klang Tanjung Priok berlangsung lebih lama. Menurut Panglima Kogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono, secara keseluruhan jumlah ABK berkebangsaan Indonesia dari kapal tersebut sebanyak 359 orang.

Yudo menyampaikan bahwa pemindahan ratusan ABK itu berlangsung cukup lama. Dimulai sekitar pukul 08.30, baru selesai pada pukul 13.25. ”Jumlah ABK 359 orang, 305 pria dan 54 wanita,” ungkap dia. Seluruh ABK itu dipastikan sudah diperiksa secara ketat oleh petugas medis. Petugas memeriksa mereka satu per satu dengan metode rapid test. ”Hasil pengecekan rapid test seluruhnya negatif,” tegasnya.

Baca Juga :  58 Meninggal, Pasien Positif Virus Corona Menjadi 790 Kasus

Menurut Yudo, seluruh ABK tersebut batal dibawa ke RSD Covid-19 Wisma Atlet lantaran tidak tergolong ODP maupun PDP. Apalagi hasil pemeriksaan kesehatan sudah menyatakan mereka tidak bermasalah. ”Dan supaya tidak tertular,” imbuhnya. Karena itu, dari Tanjung Priok bus-bus yang membawa seluruh ABK tersebut langsung menuju hotel. Di tiga hotel itu, mereka akan diobservasi sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Yudo memastikan bahwa rapid test terhadap 359 ABK tersebut akan dilakukan kembali pekan depan. ”Tujuh hari selanjutnya akan dilaksanakan rapid test ulang,” beber perwira tinggi bintang tiga TNI AL itu. Dia menyebut, rapid test dilakukan dua kali untuk memastikan semua ABK Explorer Dream tersebut benar-benar bebas virus korona. Meski observasi tidak dilakukan di dalam fasilitas kesehatan, dia menjamin semua ABK itu diperhatikan.

Baca Juga :  Rupbasan Kelas I Pontianak Bagi Masker dan Bersihkan Masjid

Mantan panglima Komando Armada I itu mengungkapkan bahwa para ABK kapal pesiar itu bakal diawasi secara ketat oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang berada di Jakarta Selatan. ”Di bawah koordinasi dandim 0504/Jakarta Selatan,” terang dia. Pengawasan terhadap seluruh ABK tersebut juga dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan yang merujuk pada ketentuan pemerintah.

Selain ABK Explorer Dream, Kogabwilan I juga sudah mengevakuasi ABK dari berbagai kapal pesiar. Mulai World Dream, Grand Princes, sampai kapal pesiar Artania. Yudo mengakui bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait rencana pemulangan ABK kapal-kapal lainnya. ”Masih banyak,” kata dia singkat. Namun demikian, sampai kemarin dia belum bisa menjelaskan secara terperinci. Sebab, masih menunggu keputusan pemerintah. (syn/)

Pekan Depan Rapid Test Ulang

JAKARTA – Ratusan anak buah kapal (ABK) Explorer Dream merapat di Dermaga Jakarta International Container Terminal, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara Rabu pagi (29/4). Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I mengevakuasi mereka dari kapal pesiar tersebut ke tiga hotel yang berada di Jakarta Selatan. Ketiga hotel itu adalah Hotel Ambhara, Hotel Falatehan, dan Hotel Sotis.

Semula kapal yang berlayar dari Port Klang, Malaysia itu terjadwal tiba di Jakarta tiga hari lalu (27/4). Namun rencana itu meleset lantaran perjalanan dari Port Klang Tanjung Priok berlangsung lebih lama. Menurut Panglima Kogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono, secara keseluruhan jumlah ABK berkebangsaan Indonesia dari kapal tersebut sebanyak 359 orang.

Yudo menyampaikan bahwa pemindahan ratusan ABK itu berlangsung cukup lama. Dimulai sekitar pukul 08.30, baru selesai pada pukul 13.25. ”Jumlah ABK 359 orang, 305 pria dan 54 wanita,” ungkap dia. Seluruh ABK itu dipastikan sudah diperiksa secara ketat oleh petugas medis. Petugas memeriksa mereka satu per satu dengan metode rapid test. ”Hasil pengecekan rapid test seluruhnya negatif,” tegasnya.

Baca Juga :  Jokowi: Natuna Milik Indonesia

Menurut Yudo, seluruh ABK tersebut batal dibawa ke RSD Covid-19 Wisma Atlet lantaran tidak tergolong ODP maupun PDP. Apalagi hasil pemeriksaan kesehatan sudah menyatakan mereka tidak bermasalah. ”Dan supaya tidak tertular,” imbuhnya. Karena itu, dari Tanjung Priok bus-bus yang membawa seluruh ABK tersebut langsung menuju hotel. Di tiga hotel itu, mereka akan diobservasi sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Yudo memastikan bahwa rapid test terhadap 359 ABK tersebut akan dilakukan kembali pekan depan. ”Tujuh hari selanjutnya akan dilaksanakan rapid test ulang,” beber perwira tinggi bintang tiga TNI AL itu. Dia menyebut, rapid test dilakukan dua kali untuk memastikan semua ABK Explorer Dream tersebut benar-benar bebas virus korona. Meski observasi tidak dilakukan di dalam fasilitas kesehatan, dia menjamin semua ABK itu diperhatikan.

Baca Juga :  PTPN XIII Bagikan 1000 Paket Sembako

Mantan panglima Komando Armada I itu mengungkapkan bahwa para ABK kapal pesiar itu bakal diawasi secara ketat oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang berada di Jakarta Selatan. ”Di bawah koordinasi dandim 0504/Jakarta Selatan,” terang dia. Pengawasan terhadap seluruh ABK tersebut juga dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan yang merujuk pada ketentuan pemerintah.

Selain ABK Explorer Dream, Kogabwilan I juga sudah mengevakuasi ABK dari berbagai kapal pesiar. Mulai World Dream, Grand Princes, sampai kapal pesiar Artania. Yudo mengakui bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait rencana pemulangan ABK kapal-kapal lainnya. ”Masih banyak,” kata dia singkat. Namun demikian, sampai kemarin dia belum bisa menjelaskan secara terperinci. Sebab, masih menunggu keputusan pemerintah. (syn/)

Most Read

Artikel Terbaru

/