Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hotman Paris Bela Timothy Ronald: Bukan Investasi Bodong, Cuma Jual Kelas

Agus Liani • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:45 WIB
Hotman Paris
Hotman Paris

PONTIANAK POST - Kasus yang menyeret Timothy Ronald ini diperkirakan merugikan pelapor hingga Rp3 miliar dan telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP 227/I/2026 pada Jumat (9/1).

Menanggapi kabar tentang Timothy Ronald, pengacara kondang Hotman Paris memberikan respons melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, dalam sebuah video yang diunggah pada Selasa (13/1).

Dalam video yang memperlihatkan latar belakang sebuah tempat makan, Hotman Paris tampak menyapa makanan di hadapannya. Ia mengawali pernyataannya dengan menyebut nama Timothy sebanyak tiga kali serta mengingatkan para penyinyir agar memahami apa yang sebenarnya dilakukan oleh Timothy, bahwa ia tidak menjual barang, tidak menerima uang investasi, dan bukan menjalankan investasi bodong.

Timothy, Timothy, Timothy Ronald. Halo yang nyinyir-nyinyir, lo ngerti enggak sih? Timothy itu tidak jual barang, Timothy itu tidak menerima uang investasi, Timothy itu bukan investasi bodong,” kata dia.

Lebih lanjut, Hotman Paris mengatakan bahwa yang dilakukan Timothy hanyalah menjual kelas yang diselenggarakan secara daring, sama seperti kursus online pada umumnya. Kelas yang dijual Timothy, kata Hotman, merupakan kursus tentang Bitcoin.

Dia hanya menjual kelas. Ibaratnya menyelenggarakan kursus online tentang Bitcoin, modul-modulnya di mana, analisisnya di mana. Jadi dia hanya memberikan pelajaran tentang Bitcoin,” terangnya.

Hotman Paris juga menjelaskan bahwa kursus yang dimiliki Timothy sama seperti kursus bahasa Inggris maupun kursus pengacara, di mana keputusan untuk mengikuti dan menerapkan materi sepenuhnya berada di tangan peserta.

Analisisnya dan sebagainya enggak ada beda dengan kursus bahasa Inggris kamu, enggak ada beda dengan kursus pengacara. Pilihan di tangan kamu," terang Hotman.

Membeli kursus online seharga Rp17 juta per tahun dan melakukan tindakan setelah mempelajari kursus Bitcoin tersebut, menurut Hotman Paris, merupakan keputusan pribadi. Ia pun mempertanyakan letak unsur pidana yang dilakukan oleh Timothy Ronald.

Saya dengar dia Rp17 juta setahun, loh, online. Kemudian, pada analisanya itu kau membeli Bitcoin dan rugi, ya salah kamu. Kau pidana di mananya?”

Selain itu, Hotman Paris juga mengingatkan agar tidak iri terhadap kesuksesan Timothy Ronald yang dinilainya lebih kaya dibandingkan kebanyakan orang. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang membela Timothy, meskipun keduanya bersahabat.

Lu jangan iri dong melihat kesuksesan orang. Siapa bilang dia tidak sukses? Yang jelas jauh lebih kaya dari sebagian besar kamu. Walaupun dia sobat gua, bukan berarti saya mendukung yang tidak benar.”

Di penutup video, Hotman Paris menegaskan bahwa setiap orang yang mengikuti kelas online dan menerapkan teori yang dipelajari bertanggung jawab atas keputusannya sendiri, termasuk dalam kursus Bitcoin milik Timothy Ronald.

Intinya, kalau lu belajar masuk sekolah, apakah itu kursus atau tidak, dan teorinya kau terapkan, pilihan di tangan kamu. Kalau kamu masuk kelas online-nya si Timothy dan dengan teori-teorinya itu kau beli Bitcoin, ternyata kau rugi, ya bukan salah Timothy.”

Video tersebut diakhiri dengan gaya khas Hotman Paris yang memamerkan cincin di jarinya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#hotman paris #investasi #kursus #Kripto #Timothy Ronald #dugaan penipuan