Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Tahap 1, Cek Resmi dan Waspada Hoaks Ramadan

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:00 WIB

Petugas memotret warga memperlihatkan uang tunai saat penyaluran bantuan sosial beberapa waktu lalu.
Petugas memotret warga memperlihatkan uang tunai saat penyaluran bantuan sosial beberapa waktu lalu.

PONTIANAK POST – Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) resmi memasuki tahap pertama pada Maret 2026.

Bantuan ini mencakup periode Januari hingga Maret dan akan dicairkan sekaligus dalam satu tahap.

Masyarakat kini bisa mengecek jadwal dan status pencairan bansos PKH dan BPNT secara online melalui laman resmi pemerintah.

Penyaluran Tahap 1 Dimulai Maret 2026

Melansir Jawa Pos (3/3), Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bansos tahun ini lebih tepat sasaran. Salah satu langkahnya adalah pembaruan data desil dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di awal 2026.

Sebagai informasi, desil merupakan sistem pemeringkatan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi dalam 10 kategori.

- Desil 1–4: Kategori masyarakat miskin dan rentan (berhak menerima bansos)

- Desil 5–10: Kategori kesejahteraan lebih tinggi

Jika sebelumnya penerima BPNT dan PKH mencakup desil 1 hingga 5, kini BPNT hanya menyasar desil 1 hingga 4 agar bantuan lebih terfokus pada kelompok paling membutuhkan.

Baca Juga: Jelang Lebaran, 35 Juta Keluarga Siap Terima Bansos Beras dan Minyak Goreng Gratis

Jadwal Resmi Pencairan Bansos 2026

Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun, masing-masing dicairkan setiap tiga bulan sekali.

Berikut jadwal lengkapnya:

- Tahap 1: Januari–Maret

- Tahap 2: April–Juni

- Tahap 3: Juli–September

- Tahap 4: Oktober–Desember

Untuk Maret 2026, pencairan masuk Tahap 1. Namun, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan di tiap daerah.

Karena itu, masyarakat diimbau rutin mengecek status bantuan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.

Baca Juga: Bansos Rp12 Triliun: Menolong Daya Beli atau Menunda Masalah?

Waspada Hoaks Bansos Ramadan 2026

Di tengah penyaluran tahap pertama ini, masyarakat juga diminta waspada terhadap informasi palsu terkait Bansos Ramadan 2026.

Berdasarkan klarifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), unggahan di media sosial yang mencantumkan tautan pendaftaran bansos Ramadan dipastikan tidak benar alias hoaks.

Postingan yang beredar di Facebook tersebut menyertakan link pendaftaran yang ternyata:

- Tidak mengarah ke situs resmi Kemensos

- Meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP

- Meminta nomor Telegram aktif

- Meminta data provinsi dan jenis kelamin

Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, terutama jika tautan tersebut tidak berasal dari situs resmi pemerintah.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Februari 2026: Ini Besaran Bantuan, Penerima, dan Cara Ceknya

Cara Aman Cek Bansos

Untuk memastikan status penerimaan bantuan:

1. Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos

2. Masukkan data sesuai KTP

3. Pastikan alamat situs menggunakan domain resmi pemerintah

Dengan penyaluran tahap pertama yang sudah berjalan, masyarakat diharapkan tetap teliti, memanfaatkan kanal resmi, dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. (*)

Editor : Miftahul Khair
#pencairan #kemensos #BPNT #bansos pkh #jadwal resmi #status penerima #waspada hoaks #Ramadan 2026