Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Timnas Hajar St Kitts & Nevis 4-0, Beckham Putra Bungkam Kritik dengan Brace

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 27 Maret 2026 | 22:28 WIB

 

Selebrasi gol dari Beckham ke gawang Saint Kitts and Nevis dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).
Selebrasi gol dari Beckham ke gawang Saint Kitts and Nevis dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

 

PONTIANAK POST - Sorak puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pecah sejak menit awal. Tim Nasional Indonesia tampil tanpa ampun dan menghajar Saint Kitts dan Nevis dengan skor telak 4-0 dalam laga FIFA Series, Jumat (27/3) malam WIB.

Salah satu bintang pertandingan semalam adalah Beckham Putra, yang sebelumnya sempat diragukan publik. Sebelum laga ini, nama Beckham Putra kerap menjadi bulan-bulanan di media sosial.

Sejumlah netizen menilai ia belum layak memperkuat Timnas Indonesia, menyusul performa pemain Persib Bandung itu, yang dianggap belum konsisten.

Namun, ia berhasil mencetak dua gol, sebelum ditarik keluar pelatih John Herdman pada babak kedua.

Sejak peluit pertama, skuad Garuda langsung mengambil kendali permainan. Peluang demi peluang tercipta, termasuk sundulan Jordi Amat pada menit ke-8 yang masih melambung tipis di atas mistar.

Tekanan berlanjut, namun upaya Kevin Diks di menit ke-12 hanya menyisir sisi luar jaring gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Umpan terobosan matang dari Ole Romeny dimanfaatkan dengan dingin oleh Beckham Putra. Gelandang muda itu mengecoh kiper Julani Archibald sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Selebrasi gol pertama Beckham pun langsung mencuri perhatian. Ia melakukan gaya “Cold Palmer”, simbol ketenangan di tengah tekanan. seolah menunjukkan bahwa dirinya tetap dingin menghadapi kritik.

Dominasi Indonesia semakin tak terbendung. Sepuluh menit berselang, Beckham kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Menerima assist kedua dari Romeny, ia melepaskan tembakan akurat ke pojok kiri gawang, membawa Indonesia unggul 2-0 hingga turun minum.

Kali ini, selebrasi yang ia tampilkan jauh lebih emosional. Beckham menutup kedua telinganya—gestur yang kerap dimaknai sebagai respons terhadap kritik dan suara-suara negatif. Pesannya jelas: ia menjawab keraguan bukan dengan kata-kata, melainkan lewat aksi di lapangan.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Garuda tak menurun. Beckham nyaris mencetak hat-trick pada menit ke-52, namun penyelamatan gemilang Archibald menggagalkan peluang tersebut.

Hanya berselang satu menit, Ole Romeny memperlebar keunggulan menjadi 3-0. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, ia dengan sigap menyambar bola liar menjadi gol.

Pesta gol Indonesia ditutup oleh Mauro Zijlstra pada menit ke-75. Menerima umpan terobosan, ia dengan tenang menaklukkan kiper lawan dan memastikan kemenangan telak 4-0.

Meski diperkuat sejumlah pemain utama seperti Romaine Sawyers dan Harrison Panayiotou, Saint Kitts dan Nevis tak mampu keluar dari tekanan sepanjang laga. Dominasi penuh Indonesia menjadi sinyal kuat kebangkitan tim Merah Putih di bawah komando John Herdman.

"Usai laga, Beckham Putra mengungkapkan kegembiraannya. Ia juga menyebut alasan sempat meneteskan air mata usai gol pertama.

"Saya sangat haru karena ini gol pertama saya di timnas, di pertandingan internasional," ujarnya.

Selanjutnya Timnas akan melawan Bulgaria yang baru saja menang telah atas Kepulauan Solomon dengan skor telah 10-2. "Kemenangan hari ini akan menambah kepercayaan diri kita. Karena selanjutnya kita akan melawan Bulgaria," pungkas Bekcham. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#bulgaria #indonesia #Beckham Putra #4-0 #Saint Kitts and Nevis #menang #FIFA series 2026 #timnas #Dua gol