alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

MU Tertahan, City Menjauh

MANCHESTER,-Tak hanya meraih rekor kemenangan, Manchester City kian kukuh di pucuk klasemen Liga Inggris. The Citizens melebarkan jarak dari tetangganya, Manchester United.

Manchester City memetik kemenangan tipis atas Sheffield United di lanjutan Liga Inggris, Sabtu (30/1) di Etihad Stadium, Gol yang dikemas oleh Gabriel Jesus, menjadi penentu kemenangan The Citizens. City melakukan rotasi dengan menyimpan Raheem Sterling dan menurunkan Ferran Torres, Gabriel Jesus serta Phil Foden di lini depan.

Dengan tambahan tiga poin ini, tim asuhan Pep Guardiola mencatatkan sebanyak 44 poin hasil dari 20 kali bermain.Setelah laga City, MU gagal meraih poin penuh. Bertandingan ke Emirates Stadium melawan Arsenal dini hari tadi (31/1), Setan Merah memetik hasil imbang 0-0.

Hingga berita ini diturunkan MU kini masih duduk di posisi kedua klasemen. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu membukukan 41 poin hasil 21 kali bermain.Sementara itu, Arsenal ada di posisi kesembilan klasemen Liga Inggris dengan koleksi 31 poin. Perolehan poin MU bisa disalip oleh Leicester City. Si Rubah baru akan menjalani laga ke-21, Minggu (31/1) pukul 21.00 WIB.

Leicester menghadapi tim promosi, Leeds United. Duel di King Power Stadium.Tim empat besar lain yang akan menjalani pertandingan di Minggu malam ada Liverpool. Si Merah akan melawan tim peringkat kelima, West Ham Unite, di London Stadium, pada pukul 23.30 WIB.

Baca Juga :  Resmi Bergabung Petronas Yamaha

Manchester City lagi on fire. Citizens untuk pertama kalinya mencatatkan 12 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi usai mengalahkan Sheffield United.Tak cuma itu, City juga menegaskan kalau mereka memang lagi panas-panasnya setelah sempat terseok-seok di awal musim ini. Kemenangan atas Sheffield adalah kemenangan ke-12 mereka di seluruh kompetisi.

Ini adalah rentetan terpanjang yang pernah dicapai tim Premier League sejak Arsenal pada Agustus hingga Oktober 2007. City juga pertama kalinya membukukan itu.Kukuhnya lini belakang jadi alasan laju hebat City ini karena mereka mencatatkan 20 clean sheet di semua ajang musim ini, lima lebih banyak ketimbang tim-tim di lima liga top Eropa lainnya.

“Luar biasa sekali kami bisa tampil konsisten di Desember dan Januari. Kami pasti akan kehilangan poin, tapi yang penting bagaimana kami bangkit setelahnya,” ujar manajer City, Pep Guardiola, seperti dikutip BBC Sport.

“Setiap pertandingan di liga ini begitu sulit. Semoga saja ketika momen sulit datang lagi, kami bisa bereaksi dengan baik,” sambungnya.

Roy Keane menilai Manchester United belum siap menghadapi tekanan sebagai pemuncak klasemen. Hal itu membuat Setan Merah disalip Manchester City.MU hanya bertahan tiga pekan di puncak klasemen. Kegagalan mereka meraih kemenangan di dua laga terakhir membuat mereka tergeser oleh Manchester City.

Baca Juga :  BAWA SEMANGAT TREBLE 1999

MU saat ini berada di urutan kedua dengan raihan 41 angka. Mereka tertinggal tiga angka dari Man City di puncak klasemen. The Citizens juga masih menyimpan satu laga tunda. MU hanya bermain imbang 0-0 dengan The Gunners. Padahal, Arsenal tampil tanpa beberapa pilar seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Kieran Tierney dan Bukayo Saka.

Berkaca dari hal ini, legenda MU, Roy Keane, menilai The Red Devils tak siap berada di puncak klasemen. Para penggawa MU menurutnya belum mampu mengatasi tekanan besar untuk menjadi kandidat kuat peraih gelar Liga Inggris.

“United mendapatkan pujian saat mereka menyelinap ke posisi teratas klasemen. Mereka biasanya mampu memenangkan pertandingan meskipun tidak bermain bagus,” ujar Keane dikutip dari Sky Sports.

“Namun tiba-tiba, tiga atau empat pekan terakhir, ketika mereka berada di puncak. orang-orang mulai berkata ‘bisakah kamu memenangkan liga? Bisakah kamu bersaing dengan Man City?Sepertinya para pemain takut dengan tantangan ini. Saya rasa kita belum siap untuk itu’,” jelas pria asal Irlandia ini menambahkan.(int)

MANCHESTER,-Tak hanya meraih rekor kemenangan, Manchester City kian kukuh di pucuk klasemen Liga Inggris. The Citizens melebarkan jarak dari tetangganya, Manchester United.

Manchester City memetik kemenangan tipis atas Sheffield United di lanjutan Liga Inggris, Sabtu (30/1) di Etihad Stadium, Gol yang dikemas oleh Gabriel Jesus, menjadi penentu kemenangan The Citizens. City melakukan rotasi dengan menyimpan Raheem Sterling dan menurunkan Ferran Torres, Gabriel Jesus serta Phil Foden di lini depan.

Dengan tambahan tiga poin ini, tim asuhan Pep Guardiola mencatatkan sebanyak 44 poin hasil dari 20 kali bermain.Setelah laga City, MU gagal meraih poin penuh. Bertandingan ke Emirates Stadium melawan Arsenal dini hari tadi (31/1), Setan Merah memetik hasil imbang 0-0.

Hingga berita ini diturunkan MU kini masih duduk di posisi kedua klasemen. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu membukukan 41 poin hasil 21 kali bermain.Sementara itu, Arsenal ada di posisi kesembilan klasemen Liga Inggris dengan koleksi 31 poin. Perolehan poin MU bisa disalip oleh Leicester City. Si Rubah baru akan menjalani laga ke-21, Minggu (31/1) pukul 21.00 WIB.

Leicester menghadapi tim promosi, Leeds United. Duel di King Power Stadium.Tim empat besar lain yang akan menjalani pertandingan di Minggu malam ada Liverpool. Si Merah akan melawan tim peringkat kelima, West Ham Unite, di London Stadium, pada pukul 23.30 WIB.

Baca Juga :  NBA Cegah Sebaran Virus Korona

Manchester City lagi on fire. Citizens untuk pertama kalinya mencatatkan 12 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi usai mengalahkan Sheffield United.Tak cuma itu, City juga menegaskan kalau mereka memang lagi panas-panasnya setelah sempat terseok-seok di awal musim ini. Kemenangan atas Sheffield adalah kemenangan ke-12 mereka di seluruh kompetisi.

Ini adalah rentetan terpanjang yang pernah dicapai tim Premier League sejak Arsenal pada Agustus hingga Oktober 2007. City juga pertama kalinya membukukan itu.Kukuhnya lini belakang jadi alasan laju hebat City ini karena mereka mencatatkan 20 clean sheet di semua ajang musim ini, lima lebih banyak ketimbang tim-tim di lima liga top Eropa lainnya.

“Luar biasa sekali kami bisa tampil konsisten di Desember dan Januari. Kami pasti akan kehilangan poin, tapi yang penting bagaimana kami bangkit setelahnya,” ujar manajer City, Pep Guardiola, seperti dikutip BBC Sport.

“Setiap pertandingan di liga ini begitu sulit. Semoga saja ketika momen sulit datang lagi, kami bisa bereaksi dengan baik,” sambungnya.

Roy Keane menilai Manchester United belum siap menghadapi tekanan sebagai pemuncak klasemen. Hal itu membuat Setan Merah disalip Manchester City.MU hanya bertahan tiga pekan di puncak klasemen. Kegagalan mereka meraih kemenangan di dua laga terakhir membuat mereka tergeser oleh Manchester City.

Baca Juga :  Indonesia Dipaksa Menyerah Tiga Gol

MU saat ini berada di urutan kedua dengan raihan 41 angka. Mereka tertinggal tiga angka dari Man City di puncak klasemen. The Citizens juga masih menyimpan satu laga tunda. MU hanya bermain imbang 0-0 dengan The Gunners. Padahal, Arsenal tampil tanpa beberapa pilar seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Kieran Tierney dan Bukayo Saka.

Berkaca dari hal ini, legenda MU, Roy Keane, menilai The Red Devils tak siap berada di puncak klasemen. Para penggawa MU menurutnya belum mampu mengatasi tekanan besar untuk menjadi kandidat kuat peraih gelar Liga Inggris.

“United mendapatkan pujian saat mereka menyelinap ke posisi teratas klasemen. Mereka biasanya mampu memenangkan pertandingan meskipun tidak bermain bagus,” ujar Keane dikutip dari Sky Sports.

“Namun tiba-tiba, tiga atau empat pekan terakhir, ketika mereka berada di puncak. orang-orang mulai berkata ‘bisakah kamu memenangkan liga? Bisakah kamu bersaing dengan Man City?Sepertinya para pemain takut dengan tantangan ini. Saya rasa kita belum siap untuk itu’,” jelas pria asal Irlandia ini menambahkan.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/