alexametrics
33.9 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Masih Mau Sane, Havertz Faktor Ekonomi

MUNICH — Willy Sagnol, full back legendaris Bayern Munich, mewanti-wanti bekas klubnya itu untuk tidak membeli Leroy Sane. Kai Havertz disebutnya lebih cocok di Bayern.

Penilaian Sagnol ini, yang menghabiskan sembilan tahun di Bayern, justru berbeda dengan pendapat Uli Hoeness selaku presiden kehormatan Bayern yang menyebut Sane sebagai calon pemain masa depan Die Roten. Presiden Kehormatan Bayern Munich Uli Hoeness berharap Leroy Sane bisa jadi bagian dari era baru klub

Bayern sudah mengejar Sane sejak musim panas lalu. Namun dia kemudian justru dibekap cedera lutut parah saat memperkuat Manchester City di laga Community Shield melawan Liverpool, hanya beberapa hari sebelum bursa ditutup.

Kini Bayern kabarnya masih menginginkan winger berusia 24 tahun itu. Die Roten bersedia membayar 60-70 juta euro untuk Sane yang kontraknya habis Juni tahun depan.

Baca Juga :  Si Nomor Dua Naik Kasta

“Bersama Joshua Kimmich, Niklas Suele, dan semoga David Alaba, Thiago dan juga Leroy Sane, kami punya tim yang muda dan bersemangat. Saya bisa bayangkan, kalau semua berjalan bagus, era baru itu adalah permulaan di Bayern Munich,” ujar Hoeness kepada Bayern 1 seperti dilansir Sky Sports.

Sementara Sagnol menilai bahwa usaha menggaet Sane dari Manchester City akan menjadi pertaruhan besar buat Bayern. Sane disebutnya bukan tipikal pemain Bayern.

“Ia tak menjadi cerminan Bayern dalam hal karakter. Performanya tak konsisten dan sangat penyendiri,” kata Sagnol kepada RMC.

“Buat saya ia sama sekali tidak cocok dengan klub ini. Ia memiliki banyak masalah di Manchester City dan juga di tim nasional.”

Sebagai alternatif Sane, Sagnol bahkan menyebut nama Kai Havertz walaupun konsekuensinya perlu menyiapkan dana tambahan. “Kita bicara soal 80 juta euro (buat Sane). Saya akan lebih memilih tambah 20 juta euro dan menggaet Kai Havertz.”

Baca Juga :  Jamie Vardy Jadi Penyelamat

Soal Kai Havertz, Bayern tak akan ikut-ikutan mengejarnya.

Sementara itu, Havertz belakangan menarik minat dari sejumlah klub Premier League. Gelandang milik Bayer Leverkusen itu sudah menghasilkan 15 gol dalam 38 pertandingan musim ini.

Meski demikian, Hoeness menyebut Bayern tidak akan mengejar pemain berusia 20 tahun itu. Faktor ekonomi jadi pertimbangan utamanya.

“Kami tentu akan senang bisa memilikinya (Kai Havertz). Tapi saat ini masalahnya adalah Anda jelas tidak tahu persis seperti apa masa depan ekonomi dalam sepakbola,” ucap Hoeness.

“Saya akan senang melihatnya di Bayern Munich untuk alasan olahraga, tapi sejujurnya, untuk saat ini, saya tidak bisa membayangkan dia akan datang,” katanya.

(dts/krs/rin)

MUNICH — Willy Sagnol, full back legendaris Bayern Munich, mewanti-wanti bekas klubnya itu untuk tidak membeli Leroy Sane. Kai Havertz disebutnya lebih cocok di Bayern.

Penilaian Sagnol ini, yang menghabiskan sembilan tahun di Bayern, justru berbeda dengan pendapat Uli Hoeness selaku presiden kehormatan Bayern yang menyebut Sane sebagai calon pemain masa depan Die Roten. Presiden Kehormatan Bayern Munich Uli Hoeness berharap Leroy Sane bisa jadi bagian dari era baru klub

Bayern sudah mengejar Sane sejak musim panas lalu. Namun dia kemudian justru dibekap cedera lutut parah saat memperkuat Manchester City di laga Community Shield melawan Liverpool, hanya beberapa hari sebelum bursa ditutup.

Kini Bayern kabarnya masih menginginkan winger berusia 24 tahun itu. Die Roten bersedia membayar 60-70 juta euro untuk Sane yang kontraknya habis Juni tahun depan.

Baca Juga :  Jamie Vardy Jadi Penyelamat

“Bersama Joshua Kimmich, Niklas Suele, dan semoga David Alaba, Thiago dan juga Leroy Sane, kami punya tim yang muda dan bersemangat. Saya bisa bayangkan, kalau semua berjalan bagus, era baru itu adalah permulaan di Bayern Munich,” ujar Hoeness kepada Bayern 1 seperti dilansir Sky Sports.

Sementara Sagnol menilai bahwa usaha menggaet Sane dari Manchester City akan menjadi pertaruhan besar buat Bayern. Sane disebutnya bukan tipikal pemain Bayern.

“Ia tak menjadi cerminan Bayern dalam hal karakter. Performanya tak konsisten dan sangat penyendiri,” kata Sagnol kepada RMC.

“Buat saya ia sama sekali tidak cocok dengan klub ini. Ia memiliki banyak masalah di Manchester City dan juga di tim nasional.”

Sebagai alternatif Sane, Sagnol bahkan menyebut nama Kai Havertz walaupun konsekuensinya perlu menyiapkan dana tambahan. “Kita bicara soal 80 juta euro (buat Sane). Saya akan lebih memilih tambah 20 juta euro dan menggaet Kai Havertz.”

Baca Juga :  Tak Menyangka Jadi Andalan

Soal Kai Havertz, Bayern tak akan ikut-ikutan mengejarnya.

Sementara itu, Havertz belakangan menarik minat dari sejumlah klub Premier League. Gelandang milik Bayer Leverkusen itu sudah menghasilkan 15 gol dalam 38 pertandingan musim ini.

Meski demikian, Hoeness menyebut Bayern tidak akan mengejar pemain berusia 20 tahun itu. Faktor ekonomi jadi pertimbangan utamanya.

“Kami tentu akan senang bisa memilikinya (Kai Havertz). Tapi saat ini masalahnya adalah Anda jelas tidak tahu persis seperti apa masa depan ekonomi dalam sepakbola,” ucap Hoeness.

“Saya akan senang melihatnya di Bayern Munich untuk alasan olahraga, tapi sejujurnya, untuk saat ini, saya tidak bisa membayangkan dia akan datang,” katanya.

(dts/krs/rin)

Most Read

Artikel Terbaru

/