alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Tak Yakin Messi Bertahan di Barcelona

Manajer Barcelona,Ronald Koeman buka-bukaan mengenai situasi Lionel Messi. Ia mengaku tidak yakin sang pemain bakal bertahan di Barcelona di akhir musim nanti.

Bola.net melansir, sejak musim panas kemarin, Barcelona tengah dibuat ketar-ketir dengan kondisi Messi. Sang pemain secara terang-terangan mengaku tidak bahagia di Barcelona dan ingin pergi di musim panas tahun 2021.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda Messi mau memperpanjang kontraknya di Barcelona. Ia bahkan sudah santer dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa. Ketika ditanya kans Messi bertahan di Barcelona, begini jawaban Koeman. “Saya tidak yakin ia akan bertahan,” ujar sang manajer kepada The Athletic.

Meski pesimistis, Koeman berharap ada keajaiban yang membuat Messi bertahan di Camp Nou.

Ia menilai sang pemain masih memiliki peran yang krusial di Barcelona kendati ia sudah tidak muda lagi. “Saya berharap ia mau bertahan karena ia adalah pemain yang hebat. Sejauh ini ia juga masih banyak membantu kami untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Koeman juga mengaku senang bisa melatih Messi. Ia menilai hanya sedikit pelatih yang beruntung bisa melatih pemain bertalenta seperti Messi.

“Saya sangat menikmati melatih dia. Jika anda melihat kualitasnya setiap hari di sesi latihan, rasanya begitu luar biasa. Dia datang ke Barcelona sejak ia masih sangat kecil. Sejauh ini kita tidak pernah melihat Leo Messi mengenakan seragam lain selain seragam Barcelona.” ujarnya.

Menurut gosip yang beredar, Messi akan pindah ke Prancis. Ia dilaporkan akan menyusul Neymar untuk bergabung bersama PSG.

Baca Juga :  Tiba di Thailand Terkonfirmasi Covid 19, Duel Daud Ditunda

Selain itu, dilansir Viva, krisis finansial yang mendera Barcelona ternyata telah membuka banyak borok manajemen klub. Kali ini, manajemen Barca ternyata punya utang menggunung ke megabintangnya, Lionel Messi.

Cadena Cope melansir, Barca ternyata menunggak gaji Messi hingga €63,5 juta atau setara Rp1,07 triliun. Tunggakan itu merupakan bagian dari gaji Messi yang harus dibayarkan sampai akhir Januari 2021. Hingga kini, Barca ternyata baru membayar €8,5 juta. Artinya, Messi seharusnya mendapat bayaran senilai €72 juta dari manajemen Azulgrana.

Uang tersebut berasal dari gaji hingga bayaran hak citra diri La Pulga. Belum lagi, ada detail lain yang bisa menghasilkan uang untuk Messi.Sebenarnya, manajemen Barca sudah menggelar negosiasi untuk memotong gaji beberapa pemain yang nilainya tinggi, termasuk Messi.

Kesepakatan memang sudah tercapai. Namun, tetap saja beban gaji Messi dan beberapa pemain lainnya terbilang tinggi, membuat kondisi keuangan Barca sedikit terganggu akibat pemasukan yang sedikit.

Disamping itu, Ronald Koeman mengisyaratkan penyesalannya terkait penjualan Luis Suarez dengan mengatakan sang penyerang mestinya tak dilepas ke Atletico Madrid tapi ke Juventus. Dilansir Bola.net, Suarez membela Barcelona selama sekitar enam tahun. Musim panas 2020 kemarin, ia dilepas oleh klub Catalan tersebut.

Suarez awalnya sempat dikabarkan bakal mendarat di Italia. Di sana ada Juventus yang dikabarkan sangat meminatinya. Akan tetapi transfer itu batal. Suarez akhirnya malah pindah ke rival Barca, Atletico Madrid. Di Atletico Suarez dikontrak selama dua tahun. Dan meski ia sudah berusia 34 tahun, namun pemain Uruguay itu mampu tampil apik.

Baca Juga :  Die Roten Rajai Der Klassiker

Luis Suarez sendiri sebelumnya dilepas karena ia dianggap sudah habis di Barcelona. Ronald Koeman kemudian angkat bicara soal keputusan Blaugrana melepas Suarez itu.

“Itu bagian dari pekerjaan Anda. Anda berbicara dengan klub – dan ketika saya datang sebagai pelatih ke Barcelona, kami memiliki pendapat kami dan saya mendapatkan informasi dari klub – dan akhirnya Anda membuat keputusan,” ungkap Koeman pada The Athletic. “Anda perlu membuat keputusan ini karena jika berjalan dengan baik maka tidak apa-apa, tetapi jika tidak berjalan dengan baik, maka itu harus menjadi cara saya dan itu yang paling penting,” tegas Koeman.

Akan tetapi Ronald Koeman mengatakan ada rasa penyesalan dari kubu Barcelona terkait transfernya ke Atletico Madrid. Ia mengatakan Luis Suarez semestinya dijual ke Juventus dan bukannya ke Atletico. “Kami berubah dan tentu saja, akan lebih baik jika Luis Suarez bergabung dengan Juventus daripada Atletico Madrid karena ia masih di liga Spanyol,” serunya.

“Tapi keputusan seperti itu, kami harus membuatnya, sangat sulit tetapi menunjukkan rasa hormat kepada pemain, dan saya pikir itu sangat penting. Dan saya masih setuju dengan apa yang kami lakukan saat itu,” tandas Koeman. (ist/*)

Manajer Barcelona,Ronald Koeman buka-bukaan mengenai situasi Lionel Messi. Ia mengaku tidak yakin sang pemain bakal bertahan di Barcelona di akhir musim nanti.

Bola.net melansir, sejak musim panas kemarin, Barcelona tengah dibuat ketar-ketir dengan kondisi Messi. Sang pemain secara terang-terangan mengaku tidak bahagia di Barcelona dan ingin pergi di musim panas tahun 2021.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda Messi mau memperpanjang kontraknya di Barcelona. Ia bahkan sudah santer dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa. Ketika ditanya kans Messi bertahan di Barcelona, begini jawaban Koeman. “Saya tidak yakin ia akan bertahan,” ujar sang manajer kepada The Athletic.

Meski pesimistis, Koeman berharap ada keajaiban yang membuat Messi bertahan di Camp Nou.

Ia menilai sang pemain masih memiliki peran yang krusial di Barcelona kendati ia sudah tidak muda lagi. “Saya berharap ia mau bertahan karena ia adalah pemain yang hebat. Sejauh ini ia juga masih banyak membantu kami untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Koeman juga mengaku senang bisa melatih Messi. Ia menilai hanya sedikit pelatih yang beruntung bisa melatih pemain bertalenta seperti Messi.

“Saya sangat menikmati melatih dia. Jika anda melihat kualitasnya setiap hari di sesi latihan, rasanya begitu luar biasa. Dia datang ke Barcelona sejak ia masih sangat kecil. Sejauh ini kita tidak pernah melihat Leo Messi mengenakan seragam lain selain seragam Barcelona.” ujarnya.

Menurut gosip yang beredar, Messi akan pindah ke Prancis. Ia dilaporkan akan menyusul Neymar untuk bergabung bersama PSG.

Baca Juga :  Die Fohlen Pionir, Negoisasi Pemain Barca Alot

Selain itu, dilansir Viva, krisis finansial yang mendera Barcelona ternyata telah membuka banyak borok manajemen klub. Kali ini, manajemen Barca ternyata punya utang menggunung ke megabintangnya, Lionel Messi.

Cadena Cope melansir, Barca ternyata menunggak gaji Messi hingga €63,5 juta atau setara Rp1,07 triliun. Tunggakan itu merupakan bagian dari gaji Messi yang harus dibayarkan sampai akhir Januari 2021. Hingga kini, Barca ternyata baru membayar €8,5 juta. Artinya, Messi seharusnya mendapat bayaran senilai €72 juta dari manajemen Azulgrana.

Uang tersebut berasal dari gaji hingga bayaran hak citra diri La Pulga. Belum lagi, ada detail lain yang bisa menghasilkan uang untuk Messi.Sebenarnya, manajemen Barca sudah menggelar negosiasi untuk memotong gaji beberapa pemain yang nilainya tinggi, termasuk Messi.

Kesepakatan memang sudah tercapai. Namun, tetap saja beban gaji Messi dan beberapa pemain lainnya terbilang tinggi, membuat kondisi keuangan Barca sedikit terganggu akibat pemasukan yang sedikit.

Disamping itu, Ronald Koeman mengisyaratkan penyesalannya terkait penjualan Luis Suarez dengan mengatakan sang penyerang mestinya tak dilepas ke Atletico Madrid tapi ke Juventus. Dilansir Bola.net, Suarez membela Barcelona selama sekitar enam tahun. Musim panas 2020 kemarin, ia dilepas oleh klub Catalan tersebut.

Suarez awalnya sempat dikabarkan bakal mendarat di Italia. Di sana ada Juventus yang dikabarkan sangat meminatinya. Akan tetapi transfer itu batal. Suarez akhirnya malah pindah ke rival Barca, Atletico Madrid. Di Atletico Suarez dikontrak selama dua tahun. Dan meski ia sudah berusia 34 tahun, namun pemain Uruguay itu mampu tampil apik.

Baca Juga :  Barcelona melaju ke final Copa del Rey Sukses Comeback Kalahkan Sevilla

Luis Suarez sendiri sebelumnya dilepas karena ia dianggap sudah habis di Barcelona. Ronald Koeman kemudian angkat bicara soal keputusan Blaugrana melepas Suarez itu.

“Itu bagian dari pekerjaan Anda. Anda berbicara dengan klub – dan ketika saya datang sebagai pelatih ke Barcelona, kami memiliki pendapat kami dan saya mendapatkan informasi dari klub – dan akhirnya Anda membuat keputusan,” ungkap Koeman pada The Athletic. “Anda perlu membuat keputusan ini karena jika berjalan dengan baik maka tidak apa-apa, tetapi jika tidak berjalan dengan baik, maka itu harus menjadi cara saya dan itu yang paling penting,” tegas Koeman.

Akan tetapi Ronald Koeman mengatakan ada rasa penyesalan dari kubu Barcelona terkait transfernya ke Atletico Madrid. Ia mengatakan Luis Suarez semestinya dijual ke Juventus dan bukannya ke Atletico. “Kami berubah dan tentu saja, akan lebih baik jika Luis Suarez bergabung dengan Juventus daripada Atletico Madrid karena ia masih di liga Spanyol,” serunya.

“Tapi keputusan seperti itu, kami harus membuatnya, sangat sulit tetapi menunjukkan rasa hormat kepada pemain, dan saya pikir itu sangat penting. Dan saya masih setuju dengan apa yang kami lakukan saat itu,” tandas Koeman. (ist/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/