alexametrics
27 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Bartomeu Dibebaskan Setelah Ditahan Semalam, Diminta Diusir dari Spanyol

BARCELONA, –Mantan presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu telah dibebaskan untuk sementara pada Selasa (waktu setempat) sehari setelah ia ditangkap dalam sebuah penyelidikan terkait tuduhan korupsi dan mismanajemen, menurut sebuah pernyataan pengadilan Barcelona.

Pernyataan itu mengatakan bahwa Bartomeu dan mantan penasihatnya Jaume Masferrer, telah menggunakan hak mereka untuk tidak memberikan pernyataan di pengadilan dan hakim telah menyetujui pembebasan sementara mereka.

“Pengadilan investigasi Barcelona 13, dalam kasus yang dibuka pada Mei 2020 untuk kejahatan administrasi yang tidak loyal dan korupsi bisnis, hari ini telah mengambil pernyataan dari eks eksekutif FC Barcelona, ​​Josep M. Bartomeu; dan Jaume Masferrer, sebagai orang yang diselidiki,” kata Pengadilan Tinggi Catalonia (TSJC), dikutip dari Marca pada Selasa.

“Keduanya yang sedang diselidiki, yang telah dibawa ke pengadilan hari ini, telah menggunakan hak mereka untuk tidak bersaksi dan hakim telah setuju untuk membebaskan mereka dengan jaminan. Kasus, yang rahasia proses ringkasannya telah dicabut, tetap dibuka,” lanjut mereka.

Baca Juga :  Ingin Perpanjang Kontraknya

Bartomeu termasuk di antara empat orang yang ditangkap polisi Katalunya terkait skandal Barcagate dan dugaan kejahatan yang berkaitan dengan properti serta tatanan sosial-ekonomi.

CEO Barcelona Oscar Grau dan direktur layanan hukum Roman Gomez Ponti juga ditahan dan kemudian dibebaskan pada Senin (waktu setempat), sedangkan Bartomeu dan Masferrer harus menghabiskan malam di kantor polisi Barcelona.

Kantor klub di stadion Camp Nou adalah salah satu dari lima properti yang digeledah oleh polisi selama operasi tersebut.

Investigasi, yang menurut polisi dimulai hampir setahun yang lalu dan masih berlangsung, berasal dari sebuah laporan oleh stasiun radio Cadena Ser pada Februari 2020 yang mengungkapkan bahwa klub telah menyewa jasa perusahaan untuk memantau aktivitas media sosial saat Bartomeu menjadi presiden.Bartomeu adalah presiden FC Barcelona periode 2014 sampai 2020.

 

Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tersangkut skandal Barcagate. Spanyol diminta segera mengusir Bartomeu yang dianggap telah merusak Blaugrana. Kasus yang melanda Bartomeu pun turut ditanggapi mantan pemain Inter Milan, Daniele Andani. Pria Italia itu menilai Bartomeu pantas diusir dari Spanyol karena sudah menghancurkan Barcelona selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Anindya Bakrie Tinjau Pelatnas Renang

 

Andani turut mengutuk tindakan Bartomeu yang tidak memperlakukan bintang-bintang Barcelona semisal Lionel Messi dan Gerard Pique. Kedua pemain itu dilaporkan menjadi korban buzzer yang dilancarkan Bartomeu.

“Dalam hidup, anda harus membayar mahal jika anda bertindak dengan cara tertentu. Di level sepakbola, Barcelona telah membuat beberapa bencana nyata dalam 4-5 tahun terakhir,” kata Andani kepada Bobo TV, dilansir dari Football Italia.

“Barcelona terus menerus membeli pemain, menumpuk utang dan mendiskreditkan orang-orang seperti Messi dan Pique. Anda menabur angin, anda pun menuai angin puyuh,” dia menambahkan.

“Jika benar Bartomeu menggunakan media sosial untuk mendiskreditkan Messi dan Pique, maka dia harus diusir dari Spanyol. Tidak ada ampun baginya. Dia telah menginjak-injak semua orang,” ujarnya.(ant/int)

BARCELONA, –Mantan presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu telah dibebaskan untuk sementara pada Selasa (waktu setempat) sehari setelah ia ditangkap dalam sebuah penyelidikan terkait tuduhan korupsi dan mismanajemen, menurut sebuah pernyataan pengadilan Barcelona.

Pernyataan itu mengatakan bahwa Bartomeu dan mantan penasihatnya Jaume Masferrer, telah menggunakan hak mereka untuk tidak memberikan pernyataan di pengadilan dan hakim telah menyetujui pembebasan sementara mereka.

“Pengadilan investigasi Barcelona 13, dalam kasus yang dibuka pada Mei 2020 untuk kejahatan administrasi yang tidak loyal dan korupsi bisnis, hari ini telah mengambil pernyataan dari eks eksekutif FC Barcelona, ​​Josep M. Bartomeu; dan Jaume Masferrer, sebagai orang yang diselidiki,” kata Pengadilan Tinggi Catalonia (TSJC), dikutip dari Marca pada Selasa.

“Keduanya yang sedang diselidiki, yang telah dibawa ke pengadilan hari ini, telah menggunakan hak mereka untuk tidak bersaksi dan hakim telah setuju untuk membebaskan mereka dengan jaminan. Kasus, yang rahasia proses ringkasannya telah dicabut, tetap dibuka,” lanjut mereka.

Baca Juga :  Anindya Bakrie Tinjau Pelatnas Renang

Bartomeu termasuk di antara empat orang yang ditangkap polisi Katalunya terkait skandal Barcagate dan dugaan kejahatan yang berkaitan dengan properti serta tatanan sosial-ekonomi.

CEO Barcelona Oscar Grau dan direktur layanan hukum Roman Gomez Ponti juga ditahan dan kemudian dibebaskan pada Senin (waktu setempat), sedangkan Bartomeu dan Masferrer harus menghabiskan malam di kantor polisi Barcelona.

Kantor klub di stadion Camp Nou adalah salah satu dari lima properti yang digeledah oleh polisi selama operasi tersebut.

Investigasi, yang menurut polisi dimulai hampir setahun yang lalu dan masih berlangsung, berasal dari sebuah laporan oleh stasiun radio Cadena Ser pada Februari 2020 yang mengungkapkan bahwa klub telah menyewa jasa perusahaan untuk memantau aktivitas media sosial saat Bartomeu menjadi presiden.Bartomeu adalah presiden FC Barcelona periode 2014 sampai 2020.

 

Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tersangkut skandal Barcagate. Spanyol diminta segera mengusir Bartomeu yang dianggap telah merusak Blaugrana. Kasus yang melanda Bartomeu pun turut ditanggapi mantan pemain Inter Milan, Daniele Andani. Pria Italia itu menilai Bartomeu pantas diusir dari Spanyol karena sudah menghancurkan Barcelona selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Klopp: Kami Harus Kembali Musim Depan

 

Andani turut mengutuk tindakan Bartomeu yang tidak memperlakukan bintang-bintang Barcelona semisal Lionel Messi dan Gerard Pique. Kedua pemain itu dilaporkan menjadi korban buzzer yang dilancarkan Bartomeu.

“Dalam hidup, anda harus membayar mahal jika anda bertindak dengan cara tertentu. Di level sepakbola, Barcelona telah membuat beberapa bencana nyata dalam 4-5 tahun terakhir,” kata Andani kepada Bobo TV, dilansir dari Football Italia.

“Barcelona terus menerus membeli pemain, menumpuk utang dan mendiskreditkan orang-orang seperti Messi dan Pique. Anda menabur angin, anda pun menuai angin puyuh,” dia menambahkan.

“Jika benar Bartomeu menggunakan media sosial untuk mendiskreditkan Messi dan Pique, maka dia harus diusir dari Spanyol. Tidak ada ampun baginya. Dia telah menginjak-injak semua orang,” ujarnya.(ant/int)

Most Read

Artikel Terbaru

/