alexametrics
24 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Menolak Menyerah

Toni Kroos mengatakan bahwa Real Madrid “kacau balau” musim ini setelah timnya ditaklukkan oleh Shakhtar Donetsk 0-2 dalam laga Grup B di Liga Champions, Rabu. Kekalahan di Ukraina itu membuat Madrid terancam tidak dapat lolos ke 16 besar kompetisi Eropa tersebut.

Madrid hanya mampu memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan saat ini berada di urutan ketiga di Grup B.

Kroos menyadari bahwa timnya sedang mengalami masa sulit musim ini dan mengakui masalah yang dialami timnya sebagian besar adalah dari sisi mental. “Semuanya kacau, musim ini kami kesulitan mencetak gol,” katanya usai pertandingan seperti dikutip Goal.

“Ini bukan masalah fisik. Saya baik-baik saja, tetapi ketika Anda kalah semuanya negatif. Kami harus terus bekerja dan mencoba untuk memenangkan pertandingan terakhir. Bila Anda sedang dalam jalur kemenangan, Anda jelas memiliki kepercayaan diri lebih dibandingkan Anda kalah – itu normal. Sebagai tim Anda merasa lebih baik saat menang, tetapi kami harus menang lagi; terus bekerja. Sulit untuk pergi dari sini dengan skor 0-2 – di Inter kami mencetak gol lebih awal dan di sini hampir sama. Mungkin kami tidak begitu bagus, tetapi kami bermain bagus di babak pertama,” tambah gelandang timnas Jerman berusia 30 tahun tersebut.

Baca Juga :  Van de Beek Harus Memperjuangkan Posisinya

Rekan setim Kroos, Luka Modric menolak untuk menyerah dalam upaya timnya untuk mencapai 16 besar usai kekalahan di Kiev. “Masih ada pertandingan tersisa, kita akan lihat apa yang terjadi dalam pertandingan Inter dan apa yang harus kami lakukan di pertandingan terakhir,” kata gelandang berpaspor Kroasia itu. “Madrid telah menunjukkan bahwa ketika kami perlu menang, kami bisa melakukannya, tetapi kami harus menunjukkannya di lapangan karena kata-kata saja tidak cukup.”
Sementara  Manajer Real Madrid Zinedine Zidane bersikeras tetap optimistis walaupun timnya kini berada di ujung tanduk karena kalah lagi melawan Shakhtar Donetsk. “Harus diakui kami berada dalam rentetan hasil buruk, tapi satu-satunya jalan tersisa adalah melangkah maju,” kata Zidane dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA. Ini sebetulnya kami anggap final sehingga persiapannya sangat optimal, tetapi bola tendangan kami tak kunjung melesak ke gawang mereka. Sekarang kami punya satu pertandingan tersisa, kami harus memenanginya untuk lolos dari fase grup,” ujarnya menambahkan, seperti dilansir Antara.
Real Madrid selanjutnya akan menjamu pemimpin klasemen sementara Borussia Moenchengladbach dalam laga pemungkas Grup B pada Rabu (9/12) pekan depan. “Saya seorang optimis, memang kami berada dalam situasi yang rumit tetapi tim ini harus bisa memunculkan karakter dan kebanggaannya,” ujar Zidane. “Sungguh disayangkan hasil hari ini, karena sebetulnya kami tak pantas kalah. Sekarang tinggal menjaga terus keyakinan untuk bisa melaju”. (ant)

Toni Kroos mengatakan bahwa Real Madrid “kacau balau” musim ini setelah timnya ditaklukkan oleh Shakhtar Donetsk 0-2 dalam laga Grup B di Liga Champions, Rabu. Kekalahan di Ukraina itu membuat Madrid terancam tidak dapat lolos ke 16 besar kompetisi Eropa tersebut.

Madrid hanya mampu memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan saat ini berada di urutan ketiga di Grup B.

Kroos menyadari bahwa timnya sedang mengalami masa sulit musim ini dan mengakui masalah yang dialami timnya sebagian besar adalah dari sisi mental. “Semuanya kacau, musim ini kami kesulitan mencetak gol,” katanya usai pertandingan seperti dikutip Goal.

“Ini bukan masalah fisik. Saya baik-baik saja, tetapi ketika Anda kalah semuanya negatif. Kami harus terus bekerja dan mencoba untuk memenangkan pertandingan terakhir. Bila Anda sedang dalam jalur kemenangan, Anda jelas memiliki kepercayaan diri lebih dibandingkan Anda kalah – itu normal. Sebagai tim Anda merasa lebih baik saat menang, tetapi kami harus menang lagi; terus bekerja. Sulit untuk pergi dari sini dengan skor 0-2 – di Inter kami mencetak gol lebih awal dan di sini hampir sama. Mungkin kami tidak begitu bagus, tetapi kami bermain bagus di babak pertama,” tambah gelandang timnas Jerman berusia 30 tahun tersebut.

Baca Juga :  Bungkam Lawan dengan Kecepatan

Rekan setim Kroos, Luka Modric menolak untuk menyerah dalam upaya timnya untuk mencapai 16 besar usai kekalahan di Kiev. “Masih ada pertandingan tersisa, kita akan lihat apa yang terjadi dalam pertandingan Inter dan apa yang harus kami lakukan di pertandingan terakhir,” kata gelandang berpaspor Kroasia itu. “Madrid telah menunjukkan bahwa ketika kami perlu menang, kami bisa melakukannya, tetapi kami harus menunjukkannya di lapangan karena kata-kata saja tidak cukup.”
Sementara  Manajer Real Madrid Zinedine Zidane bersikeras tetap optimistis walaupun timnya kini berada di ujung tanduk karena kalah lagi melawan Shakhtar Donetsk. “Harus diakui kami berada dalam rentetan hasil buruk, tapi satu-satunya jalan tersisa adalah melangkah maju,” kata Zidane dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA. Ini sebetulnya kami anggap final sehingga persiapannya sangat optimal, tetapi bola tendangan kami tak kunjung melesak ke gawang mereka. Sekarang kami punya satu pertandingan tersisa, kami harus memenanginya untuk lolos dari fase grup,” ujarnya menambahkan, seperti dilansir Antara.
Real Madrid selanjutnya akan menjamu pemimpin klasemen sementara Borussia Moenchengladbach dalam laga pemungkas Grup B pada Rabu (9/12) pekan depan. “Saya seorang optimis, memang kami berada dalam situasi yang rumit tetapi tim ini harus bisa memunculkan karakter dan kebanggaannya,” ujar Zidane. “Sungguh disayangkan hasil hari ini, karena sebetulnya kami tak pantas kalah. Sekarang tinggal menjaga terus keyakinan untuk bisa melaju”. (ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/