alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Sudah Kembali ke PerformaTerbaik

London – Manajer Pep Guardiola senang betul dengan kemenangan Manchester City atas Chelsea. Buat Pep, ini jadi bukti The Citizens sudah kembali ke performa terbaiknya. Melawat ke Stamford Bridge, Minggu (4/1), City tampil luar biasa sedari menit awal dan tak memberikan Chelsea kesempatan mengembangkan permainan.

Ketika 45 menit pertama tuntas, City unggul 3-0 lewat gol-gol Ilkay Guendogan, Phil Foden, dan Kevin De Bruyne. City sejatinya bisa mendapat gol lebih banyak lagi di babak kedua, tapi Edouard Mendy bermain cemerlang menepis peluang demi peluang.

Chelsea akhirnya bisa mencuri gol lewat Callum Hudson-Odoi di masa injury time. Kemenangan 3-1 ini membuat City melonjak ke posisi kelima klasemen dengan 29 poin dari 15 laga dan masih menyimpan dua laga.

“Kami bermain sangat bagus, sayangnya kami kebobolan di pengujung laga, tetapi kemenangan di Stamford Bridge tetaplah fantastis,” kata Guardiola selepas laga dilansir dari Reuters.

“Hari ini kami kembali seperti level permainan sebelumnya, dengan kemenangan tandang penting di Chelsea,” ujarnya menambahkan.

Pep pun senang bukan main melihat performa anak asuhnya yang makin meningkat belakangan ini. Sebab, Manchester City sempat dikritik habis usai serangkaian hasil buruk yang dipuncaki kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur November lalu.

Baca Juga :  Eriksen Penentu Singkirkan AC Milan

Bukan saja berhasil memungkasi rekor buruk kekalahan dalam dua lawatan terakhir ke Stamford Bridge, City juga melanjutkan rentetan tren positif nirkalah dalam tujuh laga terakhir di Liga Inggris, yang lima di antaranya berbuah kemenangan. Tren bagus itu seolah membalik peruntungan City, yang mengawali musim cukup terseok-seok dan kini mereka naik ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 29 poin.

Hebatnya kemenangan atas Chelsea diraih tanpa kehadiran striker murni, mengingat Sergio Aguero cuma duduk di bangku cadangan. Buat Pep, ini adalah Manchester City yang sebenarnya.

“Hasil luar biasa untuk kami, khususnya dengan cara kami bermain. Chelsea adalah salah satu tim terkuat, tapi kami punya rencana lalu coba bermain seperti yang biasa dilakukan dan berhasil. Para pemain fantastis sekali,” ujar Pep seperti dikutip ESPN.

“Kami harus bermain dengan ritme kami. Kami jadi juara Premier League dengan cara seperti ini, lebih sabar, lebih tenang, dan kami memang sedikit kehilangan tempo karena berbagai alasan.Kami menjuarai Premier League dua kali dengan permainan seperti hari ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Berbagi Poin di Pertandingan Perdana

City kini hanya terpaut empat poin di belakang Liverpool yang berada di puncak dan Manchester United di posisi kedua. The Citizens punya dua laga simpanan yang belum dimainkan.

“Terkadang dalam Liga Premier segalanya aneh. Jadi kami hanya bisa fokus dengan pertandingan yang sedang dimainkan, sisanya lebih baik disikapi secara santai,” ujar Guardiola.

“Kami harus bisa menampilkan ritme permainan kami sendiri. Kami menjuarai Liga Premier dengan cara itu, lebih sabar, tenang dan kami sempat kehilangan ritme itu musim ini karena beberapa hal. Cara kami menang hari ini adalah cara kami menjuarai titel Liga Premier dua musim beruntun,” pungkasnya.

Sebelum berkonsentrasi sebagai pesaing Liga Premier, Guardiola harus lebih dulu mengalihkan perhatian ke Piala Liga Inggris di mana mereka bakal menjalani semifinal di markas Manchester United, pada Rabu (6/1).(int)

London – Manajer Pep Guardiola senang betul dengan kemenangan Manchester City atas Chelsea. Buat Pep, ini jadi bukti The Citizens sudah kembali ke performa terbaiknya. Melawat ke Stamford Bridge, Minggu (4/1), City tampil luar biasa sedari menit awal dan tak memberikan Chelsea kesempatan mengembangkan permainan.

Ketika 45 menit pertama tuntas, City unggul 3-0 lewat gol-gol Ilkay Guendogan, Phil Foden, dan Kevin De Bruyne. City sejatinya bisa mendapat gol lebih banyak lagi di babak kedua, tapi Edouard Mendy bermain cemerlang menepis peluang demi peluang.

Chelsea akhirnya bisa mencuri gol lewat Callum Hudson-Odoi di masa injury time. Kemenangan 3-1 ini membuat City melonjak ke posisi kelima klasemen dengan 29 poin dari 15 laga dan masih menyimpan dua laga.

“Kami bermain sangat bagus, sayangnya kami kebobolan di pengujung laga, tetapi kemenangan di Stamford Bridge tetaplah fantastis,” kata Guardiola selepas laga dilansir dari Reuters.

“Hari ini kami kembali seperti level permainan sebelumnya, dengan kemenangan tandang penting di Chelsea,” ujarnya menambahkan.

Pep pun senang bukan main melihat performa anak asuhnya yang makin meningkat belakangan ini. Sebab, Manchester City sempat dikritik habis usai serangkaian hasil buruk yang dipuncaki kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur November lalu.

Baca Juga :  Garuda Muda Ingin Kembali Menang

Bukan saja berhasil memungkasi rekor buruk kekalahan dalam dua lawatan terakhir ke Stamford Bridge, City juga melanjutkan rentetan tren positif nirkalah dalam tujuh laga terakhir di Liga Inggris, yang lima di antaranya berbuah kemenangan. Tren bagus itu seolah membalik peruntungan City, yang mengawali musim cukup terseok-seok dan kini mereka naik ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 29 poin.

Hebatnya kemenangan atas Chelsea diraih tanpa kehadiran striker murni, mengingat Sergio Aguero cuma duduk di bangku cadangan. Buat Pep, ini adalah Manchester City yang sebenarnya.

“Hasil luar biasa untuk kami, khususnya dengan cara kami bermain. Chelsea adalah salah satu tim terkuat, tapi kami punya rencana lalu coba bermain seperti yang biasa dilakukan dan berhasil. Para pemain fantastis sekali,” ujar Pep seperti dikutip ESPN.

“Kami harus bermain dengan ritme kami. Kami jadi juara Premier League dengan cara seperti ini, lebih sabar, lebih tenang, dan kami memang sedikit kehilangan tempo karena berbagai alasan.Kami menjuarai Premier League dua kali dengan permainan seperti hari ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Rekor Dua Juara Dunia

City kini hanya terpaut empat poin di belakang Liverpool yang berada di puncak dan Manchester United di posisi kedua. The Citizens punya dua laga simpanan yang belum dimainkan.

“Terkadang dalam Liga Premier segalanya aneh. Jadi kami hanya bisa fokus dengan pertandingan yang sedang dimainkan, sisanya lebih baik disikapi secara santai,” ujar Guardiola.

“Kami harus bisa menampilkan ritme permainan kami sendiri. Kami menjuarai Liga Premier dengan cara itu, lebih sabar, tenang dan kami sempat kehilangan ritme itu musim ini karena beberapa hal. Cara kami menang hari ini adalah cara kami menjuarai titel Liga Premier dua musim beruntun,” pungkasnya.

Sebelum berkonsentrasi sebagai pesaing Liga Premier, Guardiola harus lebih dulu mengalihkan perhatian ke Piala Liga Inggris di mana mereka bakal menjalani semifinal di markas Manchester United, pada Rabu (6/1).(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/