alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Liga Inggris Terancam ‘Mati Suri’ Lagi?

London – Kasus positif virus Corona di Liga Inggris terus meningkat. Apakah kompetisi sepakbola terpopuler di dunia itu akan ‘mati suri’ lagi? Premier League sudah memasuki pekan ke-17. Persaingan terus berjalan ketat, dengan Liverpool dan Manchester United sementara di posisi paling atas Klasemen Liga Inggris yang sama-sama mengoleksi 33 poin.

Inggris sendiri kembali menjalani lockdown akibat COVID-19 selama satu bulan ke depan. Sebelumnya, Perdana Menteri Boris Johnson sudah memberikan pernyataan terkait lockdown tersebut. Seluruh Inggris akan tutup mulai Rabu (6/1) kemarin hingga pertengahan Februari.

Lockdown Inggris pada Januari 2021 ini juga disebutkan sama dengan lockdown medio Maret-Juni 2020 lalu. Sekolah ditutup dan warga dilarang keluar rumah kecuali untuk olahraga atau berbelanja kebutuhan pokok.

“Kebanyakan wilayah sudah menerapkan langkah ekstrem, sudah jelas bahwa kita butuh melakukan yang lebih, secara bersama-sama, agar varian baru ini bisa terkontrol saat vaksinasi kita bergulir,” kata Perdan Menteri Inggris Boris Johnson ke media.

Tim-tim lain menguntit. Leicester City di peringkat ketiga punya 32 poin. Kemudian di peringkat keempat sampai ketujuh yang dihuni Tottenham Hotspur, Manchester City, Southampton, dan Everton poin-poinnya sama yakni 29 poin.

Peningkatan kasus virus corona di Inggris bisa mengancam keberlangsungan Premier League. Kalau sampai dihentikan, Manchester United bisa dinobatkan jadi juara.

Baca Juga :  Enggan Beberkan Kunci Kebangkitan

Sementara, MU yang baru bermain 16 kali punya rataan poin lebih baik, yakni 2,06 poin dan Liverpool cuma punya 1,94 poin. Total rataan poin Liverpool unggul tipis atas Manchester City di posisi ketiga dengan 1,93 poin dari 15 laga.

Di posisi keempat ada Leicester City dengan 1,88 poin. Tottenham Hotspur dan Everton di posisi kelima serta keenam dengan 1,81 poin. Aston Villa, Southampton, Chelsea, dan West Ham United melengkapi 10 besar.

Arsenal ada di posisi ke-11 dengan 1,35 poin per laga. Sementara tiga tim terdegradasi adalah Fulham, West Bromwic Albion, dan Sheffield United.

Sayangnya, pandemi virus Corona masih menghantui dunia termasuk Liga Inggris sendiri. Sudah banyak pertandingan ditunda hingga para pemain positif Corona.

Tak sedikit klub-klub yang memiliki ‘tabungan’ laga. Sebut saja seperti Manchester United dan Tottenham Hotspur punya satu laga yang belum dimainkan, sampai Aston Villa dan Fulham punya dua laga yang belum dimainkan.

Nah, jika Liga Inggris sampai dihentikan maka bakal ada perdebatan, apakah musim 2020/2021 dibatalkan atau tidak. Dikutip The Sun, Premier League kemungkinan akan menentukan klasemen akhir berdasarkan poin per laga jika Liga Inggris benar-benar dihentikan dalam dua pekan ke depan.

Baca Juga :  Tanjung Apresiasi Atlet Sepak Bola Popda Kalbar

Maka dari itu, Manchester United yang akan dinobatkan sebagai juara jika memakai acuan poin per pertandingan atau biasa disebut PPG (Point per Game). Liverpool meski ada di puncak klasemen dengan 33 poin dan unggul selisih gol atas MU, mereka sudah bermain 17 kali.

Dirangkum dari berbagai sumber, kasus positif virus Corona di Liga Inggris pun naik lagi. Dari rentang tanggal 28 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021, diketahui ada 40 orang yang positif Corona!

Jumlah tersebut naik sebanyak 22 angka dari kasus positif pada rentang 21-27 Desember lalu.  Seruan Liga Inggris disetop sementara bergema. Ditambah, Inggris memberlakukan lockdown selama tujuh minggu, alias sampai pertengahann bulan Februari nanti.

Itu disebabkan oleh galur (strain) baru virus Corona di Inggris yang berbahaya. Dipercaya galur baru virus Corona ini menyebar lebih cepat.Sebelumnya di tahun 2020 kemarin, Liga Inggris juga sempat disetop sementara kala awal masa pandemi Corona. Ketika itu, Liga Inggris disetop dari bulan Maret sampai Juni.

Penyetopan sementara itu pun begitu berdampak besar. Perekonomian klub-klub merugi terkait hak siar, sampai pemain mudah cedera karena masalah kebugaran ditambah jadwal yang mau tak mau harus dipadatkan.(int)

London – Kasus positif virus Corona di Liga Inggris terus meningkat. Apakah kompetisi sepakbola terpopuler di dunia itu akan ‘mati suri’ lagi? Premier League sudah memasuki pekan ke-17. Persaingan terus berjalan ketat, dengan Liverpool dan Manchester United sementara di posisi paling atas Klasemen Liga Inggris yang sama-sama mengoleksi 33 poin.

Inggris sendiri kembali menjalani lockdown akibat COVID-19 selama satu bulan ke depan. Sebelumnya, Perdana Menteri Boris Johnson sudah memberikan pernyataan terkait lockdown tersebut. Seluruh Inggris akan tutup mulai Rabu (6/1) kemarin hingga pertengahan Februari.

Lockdown Inggris pada Januari 2021 ini juga disebutkan sama dengan lockdown medio Maret-Juni 2020 lalu. Sekolah ditutup dan warga dilarang keluar rumah kecuali untuk olahraga atau berbelanja kebutuhan pokok.

“Kebanyakan wilayah sudah menerapkan langkah ekstrem, sudah jelas bahwa kita butuh melakukan yang lebih, secara bersama-sama, agar varian baru ini bisa terkontrol saat vaksinasi kita bergulir,” kata Perdan Menteri Inggris Boris Johnson ke media.

Tim-tim lain menguntit. Leicester City di peringkat ketiga punya 32 poin. Kemudian di peringkat keempat sampai ketujuh yang dihuni Tottenham Hotspur, Manchester City, Southampton, dan Everton poin-poinnya sama yakni 29 poin.

Peningkatan kasus virus corona di Inggris bisa mengancam keberlangsungan Premier League. Kalau sampai dihentikan, Manchester United bisa dinobatkan jadi juara.

Baca Juga :  MU Tampung Sergio Ramos

Sementara, MU yang baru bermain 16 kali punya rataan poin lebih baik, yakni 2,06 poin dan Liverpool cuma punya 1,94 poin. Total rataan poin Liverpool unggul tipis atas Manchester City di posisi ketiga dengan 1,93 poin dari 15 laga.

Di posisi keempat ada Leicester City dengan 1,88 poin. Tottenham Hotspur dan Everton di posisi kelima serta keenam dengan 1,81 poin. Aston Villa, Southampton, Chelsea, dan West Ham United melengkapi 10 besar.

Arsenal ada di posisi ke-11 dengan 1,35 poin per laga. Sementara tiga tim terdegradasi adalah Fulham, West Bromwic Albion, dan Sheffield United.

Sayangnya, pandemi virus Corona masih menghantui dunia termasuk Liga Inggris sendiri. Sudah banyak pertandingan ditunda hingga para pemain positif Corona.

Tak sedikit klub-klub yang memiliki ‘tabungan’ laga. Sebut saja seperti Manchester United dan Tottenham Hotspur punya satu laga yang belum dimainkan, sampai Aston Villa dan Fulham punya dua laga yang belum dimainkan.

Nah, jika Liga Inggris sampai dihentikan maka bakal ada perdebatan, apakah musim 2020/2021 dibatalkan atau tidak. Dikutip The Sun, Premier League kemungkinan akan menentukan klasemen akhir berdasarkan poin per laga jika Liga Inggris benar-benar dihentikan dalam dua pekan ke depan.

Baca Juga :  Jamie Vardy Jadi Penyelamat

Maka dari itu, Manchester United yang akan dinobatkan sebagai juara jika memakai acuan poin per pertandingan atau biasa disebut PPG (Point per Game). Liverpool meski ada di puncak klasemen dengan 33 poin dan unggul selisih gol atas MU, mereka sudah bermain 17 kali.

Dirangkum dari berbagai sumber, kasus positif virus Corona di Liga Inggris pun naik lagi. Dari rentang tanggal 28 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021, diketahui ada 40 orang yang positif Corona!

Jumlah tersebut naik sebanyak 22 angka dari kasus positif pada rentang 21-27 Desember lalu.  Seruan Liga Inggris disetop sementara bergema. Ditambah, Inggris memberlakukan lockdown selama tujuh minggu, alias sampai pertengahann bulan Februari nanti.

Itu disebabkan oleh galur (strain) baru virus Corona di Inggris yang berbahaya. Dipercaya galur baru virus Corona ini menyebar lebih cepat.Sebelumnya di tahun 2020 kemarin, Liga Inggris juga sempat disetop sementara kala awal masa pandemi Corona. Ketika itu, Liga Inggris disetop dari bulan Maret sampai Juni.

Penyetopan sementara itu pun begitu berdampak besar. Perekonomian klub-klub merugi terkait hak siar, sampai pemain mudah cedera karena masalah kebugaran ditambah jadwal yang mau tak mau harus dipadatkan.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/