alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Cabut dari Australia Open 2021

MELBOURNE – Petenis asal Jepang, Naomi Osaka memutuskan mundur dari semifinal Gippsland Trophy, yang akan berlangsung pada Sabtu, (6/2) waktu setempat. Ada alasan mengapa Osakacabut  dari turnamen pemanasan Australia Open 2021 tersebut.

Alasan yang disebutkan pihak Osaka adalah petenis berusia 23 tahun itu mengalami cedera yang mengganggu. Akan tetapi, dilansir Okezone, dia tetap menantikan untuk berlaga di Australian Open yang dimulai Senin mendatang.

“Maaf untuk Tennis Australia dan fans saya harus mundur hari ini,” kata Osaka dalam pernyataan yang di-tweet oleh WTA, Sabtu (6/2).  “Saya mengalami cedera yang mengganggu dan mengingat Australian Open di depan mata, saya harus berhati-hati. Saya berharap untuk berkompetisi minggu depan,”

Pemain asal Jepang yang menjadi juara di Melbourne Park pada 2019 merupakan salah satu pemain papan atas dan berpeluang untuk menjadi yang terbaik di Grand Slam pertama tahun ini.

Osaka akan memulai pertandingan dengan melawan mantan perempat finalis Anastasia Pavlyuchenkova. Petenis Belgia Elise Mertens akhirnya lolos ke final Piala Gippsland lewat kemenangan walkover.

Baca Juga :  Veteran Kalah Lebih Awal

Sementara itu, pil pahit harus ditelan petenis cantik asal Ukraina, Dayana Yastremska. Dia dipastikan tampil di turnamen tenis bergengsi, Australia Open 2021, lantaran terseret kasus doping. Dayana diketahui terseret kasus doping. Banding pun diajukan petenis cantik Ukraina ke pengadilan arbitrase olahraga internasional (CAS), tetapi sayangnya ditolak.

Yastremska divonis positif menggunakan substansi terlarang ketika menjalani tes doping pada November 2020. Akibatnya, partisipasi pada kejuaraan tenis profesional ditangguhkan oleh International Tennis Federation (ITF) pada Januari 2021. Namun, petenis berusia 20 tahun ini mengajukan banding ke CAS. Dia menyatakan tidak bersalah sehingga tetap terbang ke Melbourne demi Australia Open 2021. Sayangnya, CAS telah memutuskan untuk menolak banding tersebut. “Penangguhan sementara yang diberlakukan kepada Dayana Yastremska dalam keputusan yang digugat akan tetap berlaku sampai keputusan akhir yang dibuat oleh ITF,” tulis pernyataan ITF. Dengan keputusan itu, petenis peringkat 29 dunia tersebut dipastikan absen dari Australia Open tahun ini. Yastremska juga menerima keputusan CAS serta berjanji untuk mengembalikan semua biaya terkait penerbangan sewaan dan biaya hotel selama tinggal di Australia. Namun, dia tetap bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan.

Baca Juga :  Van de Beek Harus Memperjuangkan Posisinya

“Prosedur Pengadilan Independen ITF dan CAS mencabut penangguhan sementara saya, sehingga memungkinkan saya untuk bisa berkompetisi di Australia Terbuka,” kata Yastremska melalui akun Twitter pribadinya.

“Itulah alasan mengapa saya diizinkan terbang ke Melbourne. Saya tidak bisa mengekspresikan kekecewaan saya tidak bisa bermain di Grand Slam pertama musim ini,” lanjutnya.

Yastremska menambahkan bahwa orang terdekatnya sangat percaya bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan itu. Namun, Keputusan CAS sudah menjadi akhir yang tragis bagi Yastremska yang melewati perjalanan panjang menuju Melbourne dan bertahan selama 14 hari diisolasi tanpa membuahkan hasil apa pun.

“Saya merasa percaya diri dengan kemampuan kami untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah setelah Pengadilan Independen ITF akan mendengar dari saya, para saksi, dan saksi ahli,” ucap Yastremska.

“Saya masih bertekad untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah dan membersihkan nama saya. Saya berterima kasih kepada semua penggemar saya atas semua dukungan mereka,” ungkapnya. (ist/*)

MELBOURNE – Petenis asal Jepang, Naomi Osaka memutuskan mundur dari semifinal Gippsland Trophy, yang akan berlangsung pada Sabtu, (6/2) waktu setempat. Ada alasan mengapa Osakacabut  dari turnamen pemanasan Australia Open 2021 tersebut.

Alasan yang disebutkan pihak Osaka adalah petenis berusia 23 tahun itu mengalami cedera yang mengganggu. Akan tetapi, dilansir Okezone, dia tetap menantikan untuk berlaga di Australian Open yang dimulai Senin mendatang.

“Maaf untuk Tennis Australia dan fans saya harus mundur hari ini,” kata Osaka dalam pernyataan yang di-tweet oleh WTA, Sabtu (6/2).  “Saya mengalami cedera yang mengganggu dan mengingat Australian Open di depan mata, saya harus berhati-hati. Saya berharap untuk berkompetisi minggu depan,”

Pemain asal Jepang yang menjadi juara di Melbourne Park pada 2019 merupakan salah satu pemain papan atas dan berpeluang untuk menjadi yang terbaik di Grand Slam pertama tahun ini.

Osaka akan memulai pertandingan dengan melawan mantan perempat finalis Anastasia Pavlyuchenkova. Petenis Belgia Elise Mertens akhirnya lolos ke final Piala Gippsland lewat kemenangan walkover.

Baca Juga :  Deja Vu Oriundi Lippi

Sementara itu, pil pahit harus ditelan petenis cantik asal Ukraina, Dayana Yastremska. Dia dipastikan tampil di turnamen tenis bergengsi, Australia Open 2021, lantaran terseret kasus doping. Dayana diketahui terseret kasus doping. Banding pun diajukan petenis cantik Ukraina ke pengadilan arbitrase olahraga internasional (CAS), tetapi sayangnya ditolak.

Yastremska divonis positif menggunakan substansi terlarang ketika menjalani tes doping pada November 2020. Akibatnya, partisipasi pada kejuaraan tenis profesional ditangguhkan oleh International Tennis Federation (ITF) pada Januari 2021. Namun, petenis berusia 20 tahun ini mengajukan banding ke CAS. Dia menyatakan tidak bersalah sehingga tetap terbang ke Melbourne demi Australia Open 2021. Sayangnya, CAS telah memutuskan untuk menolak banding tersebut. “Penangguhan sementara yang diberlakukan kepada Dayana Yastremska dalam keputusan yang digugat akan tetap berlaku sampai keputusan akhir yang dibuat oleh ITF,” tulis pernyataan ITF. Dengan keputusan itu, petenis peringkat 29 dunia tersebut dipastikan absen dari Australia Open tahun ini. Yastremska juga menerima keputusan CAS serta berjanji untuk mengembalikan semua biaya terkait penerbangan sewaan dan biaya hotel selama tinggal di Australia. Namun, dia tetap bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan.

Baca Juga :  Gapki Kalbar Dorong Lahirnya Bibit Atlet Tenis Lapangan

“Prosedur Pengadilan Independen ITF dan CAS mencabut penangguhan sementara saya, sehingga memungkinkan saya untuk bisa berkompetisi di Australia Terbuka,” kata Yastremska melalui akun Twitter pribadinya.

“Itulah alasan mengapa saya diizinkan terbang ke Melbourne. Saya tidak bisa mengekspresikan kekecewaan saya tidak bisa bermain di Grand Slam pertama musim ini,” lanjutnya.

Yastremska menambahkan bahwa orang terdekatnya sangat percaya bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan itu. Namun, Keputusan CAS sudah menjadi akhir yang tragis bagi Yastremska yang melewati perjalanan panjang menuju Melbourne dan bertahan selama 14 hari diisolasi tanpa membuahkan hasil apa pun.

“Saya merasa percaya diri dengan kemampuan kami untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah setelah Pengadilan Independen ITF akan mendengar dari saya, para saksi, dan saksi ahli,” ucap Yastremska.

“Saya masih bertekad untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah dan membersihkan nama saya. Saya berterima kasih kepada semua penggemar saya atas semua dukungan mereka,” ungkapnya. (ist/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/