31 C
Pontianak
Monday, June 5, 2023

GP Amerika Pun Terancam

Roma Eprix Ditunda, Seoul dan Jakarta Bisa Menyusul

AUSTIN– Balapan pembuka kelas MotoGP yang sedianya berlangsung hari ini di Sirkuit Losail Qatar harus ditunda lantaran masalah virus korona (Covid-19) yang melanda seluruh dunia. Berikutnya, GP Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA) Austin 5 April mendatang disiapkan menjadi race perdana musim ini. Namun muncul keraguan gelaran GP Amerika bakal berjalan sesuai rencana.

Penyebabnya, pemerintah Austin-Texas memastikan status wilayahnya dalam “bencana lokal” terkait kasus Covid-19. Di wilayah tersebut hingga kini tercatat sudah ada 17 kasus Covid-19. Langkah yang dibuat pemerintah Austin merupakan bagian dari upaya pencegahan menjelang gelaran SXSW, festival tahunan terkait teknologi, film dan pagelaran musik yang berlangsung di Austin.

Praktis, ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 13-22 Maret 2020 itu harus dibatalkan untuk kali pertama dalam 34 tahun terakhir. “Kami telah menetapkan status bencana lokal, terkait itu kami mengeluarkan perintah untuk membatalkan SXSW tahun ini,” papar Walikota Austin Steve Adler sebagaimana dikutip website resmi Austintexas.gov.

Pemerintah Austin melarang adanya event yang mengumpulkan 2.500 orang atau lebih. Kecuali, pihak penyelenggara bisa menyakinkan otoritas kesehatan Austin terkait rencana mitigasi penyakit menular (Covid-19). “Kami fokus dalam strategi tindakan mengurangi dampak virus untuk melindungan warga,” sebut otoritas Kesehatan Austin Mark Escott.

Baca Juga :  Pengurus Cabang Olahraga Harus Memiliki Idealisme

Kondisi tersebut membuat persiapan balapan pembuka di COTA menjadi tanda tanya. Terlebih, GP AS berpotensi mendatangkan massa lebih dari 2.500 penonton. Di sisi lain, Dorna sebagai promotor MotoGP telah mengeluarkan revisi kalender balap musim ini.

CEO Dorna Carmelo Ezpeleta sebelumnya menyatakan tidak menutup kemungkinan menggelar balapan secara tertutup. Tetapi menerapkan kebijakan tersebut pada balapan pembuka akan membuat perbedaan. Banyak pertimbangan yang akan bermain di dalamnya.

“Semuanya sangat memungkinkan (balapan tanpa penonton). Yang terpenting bagi kami bisa memberikan solusi terbaik buat semuanya,” kata Ezpeleta sebagaimana dikutip GP One. Namun, jika memang COTA gagal menggelar opening race, GP Argentina di Termas de Rio Honda bisa disiapkan untuk menjadi pengganti pada 19 April mendatang.

Roma ePrix Ditunda

Covid-19 juga telah membuat balapan Formula E (FE) harus ditunda. Terbaru Roma ePrix dipastikan untuk ditunda menyusul virus menular tersebut sedang merebak di Italia. Keputusan itu membuat balapan yang semula dijadwalkan pada 4 April 2020 itu menyusul Sanya ePrix di Tiongkok yang sebelumnya juga ditunda.

Baca Juga :  Bukti Suzuki Kuat Di Akselerasi

Situasi tersebut berpotensi meluas. Apalagi Paris ePrix, Seoul ePrix dan Jakarta ePrix akan menyusul berlangsung pada April-Juni 2020. Persoalan muncul setelah pemerintah di Prancis, Korea Selatan dan Indonesia membuat kebijakan khusus terkait gelaran event yang mengumpulkan banyak massa.

Khusus di Jakarta, wabah Covid-19 harus menunda pertandingan Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang semula dijadwalkan kemarin. Terkait gelaran Jakarta ePrix panitia lokal masih menunggu situasi terkini. Kendati demikian, jubir Jakarta ePrix Husain Abdullah memastikan timnya masih menjalankan persiapan sesuai jadwal yang sudah disiapkan.

“Kami sangat menghargai dukungan demi keselamatan bersama. Kami respect pada situasi global berjuang menghadapi situasi berat,” sebut Direktur Komunikasi OC Formula E Jakarta Felicia Idama dalam pernyataan resmi. Jakarta ePrix dijadwalkan berlangsung di kawasan Monas pada 6 Juni 2020. (nap)

Roma Eprix Ditunda, Seoul dan Jakarta Bisa Menyusul

AUSTIN– Balapan pembuka kelas MotoGP yang sedianya berlangsung hari ini di Sirkuit Losail Qatar harus ditunda lantaran masalah virus korona (Covid-19) yang melanda seluruh dunia. Berikutnya, GP Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA) Austin 5 April mendatang disiapkan menjadi race perdana musim ini. Namun muncul keraguan gelaran GP Amerika bakal berjalan sesuai rencana.

Penyebabnya, pemerintah Austin-Texas memastikan status wilayahnya dalam “bencana lokal” terkait kasus Covid-19. Di wilayah tersebut hingga kini tercatat sudah ada 17 kasus Covid-19. Langkah yang dibuat pemerintah Austin merupakan bagian dari upaya pencegahan menjelang gelaran SXSW, festival tahunan terkait teknologi, film dan pagelaran musik yang berlangsung di Austin.

Praktis, ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 13-22 Maret 2020 itu harus dibatalkan untuk kali pertama dalam 34 tahun terakhir. “Kami telah menetapkan status bencana lokal, terkait itu kami mengeluarkan perintah untuk membatalkan SXSW tahun ini,” papar Walikota Austin Steve Adler sebagaimana dikutip website resmi Austintexas.gov.

Pemerintah Austin melarang adanya event yang mengumpulkan 2.500 orang atau lebih. Kecuali, pihak penyelenggara bisa menyakinkan otoritas kesehatan Austin terkait rencana mitigasi penyakit menular (Covid-19). “Kami fokus dalam strategi tindakan mengurangi dampak virus untuk melindungan warga,” sebut otoritas Kesehatan Austin Mark Escott.

Baca Juga :  Hindari Aib Nomor Sembilan

Kondisi tersebut membuat persiapan balapan pembuka di COTA menjadi tanda tanya. Terlebih, GP AS berpotensi mendatangkan massa lebih dari 2.500 penonton. Di sisi lain, Dorna sebagai promotor MotoGP telah mengeluarkan revisi kalender balap musim ini.

CEO Dorna Carmelo Ezpeleta sebelumnya menyatakan tidak menutup kemungkinan menggelar balapan secara tertutup. Tetapi menerapkan kebijakan tersebut pada balapan pembuka akan membuat perbedaan. Banyak pertimbangan yang akan bermain di dalamnya.

“Semuanya sangat memungkinkan (balapan tanpa penonton). Yang terpenting bagi kami bisa memberikan solusi terbaik buat semuanya,” kata Ezpeleta sebagaimana dikutip GP One. Namun, jika memang COTA gagal menggelar opening race, GP Argentina di Termas de Rio Honda bisa disiapkan untuk menjadi pengganti pada 19 April mendatang.

Roma ePrix Ditunda

Covid-19 juga telah membuat balapan Formula E (FE) harus ditunda. Terbaru Roma ePrix dipastikan untuk ditunda menyusul virus menular tersebut sedang merebak di Italia. Keputusan itu membuat balapan yang semula dijadwalkan pada 4 April 2020 itu menyusul Sanya ePrix di Tiongkok yang sebelumnya juga ditunda.

Baca Juga :  Ngaku Tak Sehebat Bos Honda

Situasi tersebut berpotensi meluas. Apalagi Paris ePrix, Seoul ePrix dan Jakarta ePrix akan menyusul berlangsung pada April-Juni 2020. Persoalan muncul setelah pemerintah di Prancis, Korea Selatan dan Indonesia membuat kebijakan khusus terkait gelaran event yang mengumpulkan banyak massa.

Khusus di Jakarta, wabah Covid-19 harus menunda pertandingan Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang semula dijadwalkan kemarin. Terkait gelaran Jakarta ePrix panitia lokal masih menunggu situasi terkini. Kendati demikian, jubir Jakarta ePrix Husain Abdullah memastikan timnya masih menjalankan persiapan sesuai jadwal yang sudah disiapkan.

“Kami sangat menghargai dukungan demi keselamatan bersama. Kami respect pada situasi global berjuang menghadapi situasi berat,” sebut Direktur Komunikasi OC Formula E Jakarta Felicia Idama dalam pernyataan resmi. Jakarta ePrix dijadwalkan berlangsung di kawasan Monas pada 6 Juni 2020. (nap)

Most Read

Artikel Terbaru