alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Garansi Komitmen Tiga Musim Lagi

Verstappen Bersama Red Bull Sampai 2023

MILTON KEYNES— Max Verstappen menjadi salah satu talenta besar yang ada di grid Formula 1. Tak heran bila sejumlah tim besar menginginkan jasanya. Tetapi, wacana tersebut akhirnya mentah. Sebab, pembalap berusia 22 tahun itu telah meneken perpanjangan kontrak selama tiga tahun ke depan bersama Red Bull, sampai akhir musim 2023.

Sebenarnya, tahun ini adalah musim terakhir buat Verstappen di paddock Red Bull. Namun, melihat potensi besar yang dimilikinya membuat Red Bull mempertahankan putra mantan pembalap F1, Jos Verstappen tersebut.

Max mengaku senang dengan kesempatan yang diberikan Red Bull kepadanya. Kini, dia semakin matang dan menjadi pembalap papan atas di kelas premier tersebut. Sepanjang tahun lalu dia menciptakan hasil terbaiknya selama berkarir di pentas F1 sejak 2015. Musim lalu, dia finis di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan raihan 278 poin.

Baca Juga :  Mercedes Pilih Bottas

“Setahun lalu, aku berkembang lebih dekat bersama tim. Dengan semangat dari mereka juga kinerja di lintasan membuatku lebih nyaman bekerja bersama tim yang hebat ini,” katanya sebagaimana dikutip Crash.

Selain itu, bergabungnya Honda sebagai penyedia mesin buat Red Bull membuat performa Verstappen semakin solid sepanjang musim lalu. Itu pula yang meyakinkan dia bertahan bersama tim pesaing Mercedes dan Ferrari tersebut.

Dia punya misi besar bersama Red Bull di masa mendatang. “Aku ingin menang bersama Red Bull, dan tujuanku tentu saja berjuang untuk memperebutkan juara dunia,” bebernya.

Sementara itu, Team Principal Red Bull Christian Horner siap menyosong era baru bersama pembalap andalannya tersebut. Apalagi, regulasi teknik dan pembatasan anggaran tim bakal diterapkan pada 2021 mendatang. “Max membuktikan dia adalah aset penting buat tim. Dia percaya dengan langkah kami bekerja sama dengan Honda, tentu saja kami senang bisa memperpanjang kerja sama dengannya,” sebut Horner.

Baca Juga :  Minta MU Jangan Rusak "Chemistry"

Pada 2015, Max memulai kiprahnya sebagai pembalap junior Red Bull. Setahun berikutnya dia mendapatkan kesempatan pertama tampil di F1 pada usia yang relatif muda, 17 tahun 166 hari. Saat itu dia dipercaya menjadi bagian Toro Rosso, tim junior Red Bull di F1.

Tak perlu waktu lama baginya mendapatkan promosi ke tim utama Red Bull. Pada 2016, tepatnya setelah empat seri musim itu, Verstappen akhirnya berlabuh ke paddock Red Bull. Di seri pertamanya Verstappen langsung tancap gas dan memenangi balapan di GP Spanyol.

Sebelumnya, pasca berakhirnya musim 2019, Verstappen santer dikaitkan dengan Ferrari dan Mercedes. Namun, kepastian perpanjangan kontrak bersama Red Bull mementahkan rumor yang berkembang cukup deras tersebut. (nap)

Verstappen Bersama Red Bull Sampai 2023

MILTON KEYNES— Max Verstappen menjadi salah satu talenta besar yang ada di grid Formula 1. Tak heran bila sejumlah tim besar menginginkan jasanya. Tetapi, wacana tersebut akhirnya mentah. Sebab, pembalap berusia 22 tahun itu telah meneken perpanjangan kontrak selama tiga tahun ke depan bersama Red Bull, sampai akhir musim 2023.

Sebenarnya, tahun ini adalah musim terakhir buat Verstappen di paddock Red Bull. Namun, melihat potensi besar yang dimilikinya membuat Red Bull mempertahankan putra mantan pembalap F1, Jos Verstappen tersebut.

Max mengaku senang dengan kesempatan yang diberikan Red Bull kepadanya. Kini, dia semakin matang dan menjadi pembalap papan atas di kelas premier tersebut. Sepanjang tahun lalu dia menciptakan hasil terbaiknya selama berkarir di pentas F1 sejak 2015. Musim lalu, dia finis di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan raihan 278 poin.

Baca Juga :  Siapkan Strategi Khusus

“Setahun lalu, aku berkembang lebih dekat bersama tim. Dengan semangat dari mereka juga kinerja di lintasan membuatku lebih nyaman bekerja bersama tim yang hebat ini,” katanya sebagaimana dikutip Crash.

Selain itu, bergabungnya Honda sebagai penyedia mesin buat Red Bull membuat performa Verstappen semakin solid sepanjang musim lalu. Itu pula yang meyakinkan dia bertahan bersama tim pesaing Mercedes dan Ferrari tersebut.

Dia punya misi besar bersama Red Bull di masa mendatang. “Aku ingin menang bersama Red Bull, dan tujuanku tentu saja berjuang untuk memperebutkan juara dunia,” bebernya.

Sementara itu, Team Principal Red Bull Christian Horner siap menyosong era baru bersama pembalap andalannya tersebut. Apalagi, regulasi teknik dan pembatasan anggaran tim bakal diterapkan pada 2021 mendatang. “Max membuktikan dia adalah aset penting buat tim. Dia percaya dengan langkah kami bekerja sama dengan Honda, tentu saja kami senang bisa memperpanjang kerja sama dengannya,” sebut Horner.

Baca Juga :  Pergantian Tengah Musim Yang Dinanti

Pada 2015, Max memulai kiprahnya sebagai pembalap junior Red Bull. Setahun berikutnya dia mendapatkan kesempatan pertama tampil di F1 pada usia yang relatif muda, 17 tahun 166 hari. Saat itu dia dipercaya menjadi bagian Toro Rosso, tim junior Red Bull di F1.

Tak perlu waktu lama baginya mendapatkan promosi ke tim utama Red Bull. Pada 2016, tepatnya setelah empat seri musim itu, Verstappen akhirnya berlabuh ke paddock Red Bull. Di seri pertamanya Verstappen langsung tancap gas dan memenangi balapan di GP Spanyol.

Sebelumnya, pasca berakhirnya musim 2019, Verstappen santer dikaitkan dengan Ferrari dan Mercedes. Namun, kepastian perpanjangan kontrak bersama Red Bull mementahkan rumor yang berkembang cukup deras tersebut. (nap)

Most Read

Artikel Terbaru

/