alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Tidak Suka Semua Keributan

Paris Saint-Germain benar-benar membuktikan keseriusannya untuk mendatangkan megabintang Barcelona, Lionel Messi. Hal tersebut pun disambut baik oleh Marco Verratti. PSG terlihat masih belum puas dengan skuad yang sudah ada dengan mengincar Messi di bursa transfer saat ini.

Padahal klub yang menjuarai Ligue 1 tujuh kali berturut-turut itu sudah memiliki nama-nama bintang seperti Neymar dan Kylian Mbappe. Namun, kondisi ini bisa saja terjadi mengingat kontrak Messi akan habis pada Juni mendatang. Oleh karenanya La Pulga bebas melakukan negosiasi dengan klub lain sejak 1 Januari lalu.

Bicara harga Messi, seperti dilansir Vivagoal, tentu tidak perlu diragukan lagi. PSG merupakan salah satu klub yang bergelimang uang. Mengutip dari Deloitte’s Football Money League, pendapatan PSG di musim 2018/19 sebesar 635,9 juta euro atau sekitar Rp 11 triliun.

Marco Verratti pun sangat mendukung klubnya untuk mendatangkan Messi ke Le Parc des Princes. Dia mengaku bahagia bisa bermain dengan pemain yang sudah memenangkan lima trofi Ballon d’Or.

“Saya akan memberinya dia dan juga Neymar bola, saya akan duduk dan menonton sebentar. Sungguh menakjubkan memiliki dia bersama kami, hadiah lain untuk saya dari sepak bola,” ujar Verratti dilansir dari laman Tribalfootball, Selasa (9/2).

Sementara itu, Manchester City dikabarkan masih menjaga ambisi mereka untuk bisa memboyong mega bintang milik Barcelona, Lionel Messi ke Kota Manchester.

Baca Juga :  Melihat Komunitas PlayOn Indonesia, Kumpulan Para Joki Mini 4WD

Menurut laporan ESPN, pihak City akan menunggu hingga Bulan Maret atau April sebelum membahas situasi mengenai nasib Messi di Barca.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, City justru terlihat cukup tenang terkait dengan pendekatan pada Messi. Sebaliknya, PSG justru telah membuat banyak keributan tentang keinginan mereka untuk merekrut Messi di akhir musim nanti.

The Citizen lebih memilih untuk melihat situasi yang berkembang disekitar Messi saat ini, meski PSG telah mengambil pendekatan yang berbeda. Menurut sumber dari ESPN, hal yang dilakukan Les Parisiens itu adalah cara yang salah untuk mencoba mendekati dan merayu Messi.

“PSG membuat kesalahan dengan strategi yang mereka gunakan. Leo tidak suka semua keributan di media dan bahkan jenis komentar (yang telah dibuat).” ujar satu sumber dalam laporan ESPN.

Direktur olahraga PSG Leonardo telah mengkonfirmasi juara Prancis itu memantau situasi Messi. Sementara Mauricio Pochettino, Neymar dan Angel Di Maria secara terbuka menyatakan bahwa akan menyambut Messi dengan tangan terbuka. Namun, Messi menegaskan dia tidak akan membuat keputusan tentang masa depannya sampai musim berakhir.

Selain sukses di lapangan, masa depan Messi juga bergantung pemilu Presiden Baru Barcelona yang akan berlangsung 7 Maret nanti. Messi akan mendengarkan rencana presiden yang akan datang, dengan Joan Laporta, Victor Font dan Toni Freixa merupakan tiga kandidat calon terkuat Presiden Baru El Barca.

Baca Juga :  Mengaku Hampir Bergabung Dengan Barcelona

Disamping itu, seperti dilansir Vivagoal, Direktur olahraga PSG, Leonardo wajib berpikir dua kali untuk mendatangkan Sergio Ramos dari Real Madrid. Kontrak Ramos di Madrid akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Pihak Madrid masih setengah hati untuk mempertahankannya.

Tuntutan kontrak dua tahun dan gaji tidak kurang dari 12 juta euro membuat Madrid gentar. Florentino Perez juga memiliki kebijakan terkait kontrak pemain di atas 30 tahun di mana mereka enggan menahan sang pemain lebih dari satu tahun kontrak baru.

Situasi Ramos kian sulit di Madrid setelah dirinya harus menjalani operasi lutut. Proses pemulihan yang lama bisa berpengaruh kepada negosiasi kontrak baru.

Fabrizio Romano dilansir dari Le10Sport menyebut jika ada ketertarikan klub luar terhadap Ramos. Salah satu peminat adalah PSG. Namun raksasa Ligue1 tersebut wajib menimbang berbagai kemungkinan terkait Ramos. Usianya yang akan menginjak 35 tahun pada bulan depan dengan cedera yang dialami bisa menjadi nilai minus untuk sang bek.

Belum lagi PSG memiliki tanggungan gaji yang tidak sedikit. Kedatangan Ramos bisa membuat finansial mereka terancam terkena sanksi FFP. (ist/*)

Paris Saint-Germain benar-benar membuktikan keseriusannya untuk mendatangkan megabintang Barcelona, Lionel Messi. Hal tersebut pun disambut baik oleh Marco Verratti. PSG terlihat masih belum puas dengan skuad yang sudah ada dengan mengincar Messi di bursa transfer saat ini.

Padahal klub yang menjuarai Ligue 1 tujuh kali berturut-turut itu sudah memiliki nama-nama bintang seperti Neymar dan Kylian Mbappe. Namun, kondisi ini bisa saja terjadi mengingat kontrak Messi akan habis pada Juni mendatang. Oleh karenanya La Pulga bebas melakukan negosiasi dengan klub lain sejak 1 Januari lalu.

Bicara harga Messi, seperti dilansir Vivagoal, tentu tidak perlu diragukan lagi. PSG merupakan salah satu klub yang bergelimang uang. Mengutip dari Deloitte’s Football Money League, pendapatan PSG di musim 2018/19 sebesar 635,9 juta euro atau sekitar Rp 11 triliun.

Marco Verratti pun sangat mendukung klubnya untuk mendatangkan Messi ke Le Parc des Princes. Dia mengaku bahagia bisa bermain dengan pemain yang sudah memenangkan lima trofi Ballon d’Or.

“Saya akan memberinya dia dan juga Neymar bola, saya akan duduk dan menonton sebentar. Sungguh menakjubkan memiliki dia bersama kami, hadiah lain untuk saya dari sepak bola,” ujar Verratti dilansir dari laman Tribalfootball, Selasa (9/2).

Sementara itu, Manchester City dikabarkan masih menjaga ambisi mereka untuk bisa memboyong mega bintang milik Barcelona, Lionel Messi ke Kota Manchester.

Baca Juga :  Diperlakukan Seperti Robot, Minions Protes Bwf

Menurut laporan ESPN, pihak City akan menunggu hingga Bulan Maret atau April sebelum membahas situasi mengenai nasib Messi di Barca.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, City justru terlihat cukup tenang terkait dengan pendekatan pada Messi. Sebaliknya, PSG justru telah membuat banyak keributan tentang keinginan mereka untuk merekrut Messi di akhir musim nanti.

The Citizen lebih memilih untuk melihat situasi yang berkembang disekitar Messi saat ini, meski PSG telah mengambil pendekatan yang berbeda. Menurut sumber dari ESPN, hal yang dilakukan Les Parisiens itu adalah cara yang salah untuk mencoba mendekati dan merayu Messi.

“PSG membuat kesalahan dengan strategi yang mereka gunakan. Leo tidak suka semua keributan di media dan bahkan jenis komentar (yang telah dibuat).” ujar satu sumber dalam laporan ESPN.

Direktur olahraga PSG Leonardo telah mengkonfirmasi juara Prancis itu memantau situasi Messi. Sementara Mauricio Pochettino, Neymar dan Angel Di Maria secara terbuka menyatakan bahwa akan menyambut Messi dengan tangan terbuka. Namun, Messi menegaskan dia tidak akan membuat keputusan tentang masa depannya sampai musim berakhir.

Selain sukses di lapangan, masa depan Messi juga bergantung pemilu Presiden Baru Barcelona yang akan berlangsung 7 Maret nanti. Messi akan mendengarkan rencana presiden yang akan datang, dengan Joan Laporta, Victor Font dan Toni Freixa merupakan tiga kandidat calon terkuat Presiden Baru El Barca.

Baca Juga :  Melihat Komunitas PlayOn Indonesia, Kumpulan Para Joki Mini 4WD

Disamping itu, seperti dilansir Vivagoal, Direktur olahraga PSG, Leonardo wajib berpikir dua kali untuk mendatangkan Sergio Ramos dari Real Madrid. Kontrak Ramos di Madrid akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Pihak Madrid masih setengah hati untuk mempertahankannya.

Tuntutan kontrak dua tahun dan gaji tidak kurang dari 12 juta euro membuat Madrid gentar. Florentino Perez juga memiliki kebijakan terkait kontrak pemain di atas 30 tahun di mana mereka enggan menahan sang pemain lebih dari satu tahun kontrak baru.

Situasi Ramos kian sulit di Madrid setelah dirinya harus menjalani operasi lutut. Proses pemulihan yang lama bisa berpengaruh kepada negosiasi kontrak baru.

Fabrizio Romano dilansir dari Le10Sport menyebut jika ada ketertarikan klub luar terhadap Ramos. Salah satu peminat adalah PSG. Namun raksasa Ligue1 tersebut wajib menimbang berbagai kemungkinan terkait Ramos. Usianya yang akan menginjak 35 tahun pada bulan depan dengan cedera yang dialami bisa menjadi nilai minus untuk sang bek.

Belum lagi PSG memiliki tanggungan gaji yang tidak sedikit. Kedatangan Ramos bisa membuat finansial mereka terancam terkena sanksi FFP. (ist/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/