alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Jelang Pilpres Barcelona, Laporta Unggul Telak atas Pesaingnya

Barcelona –Joan Laporta sepertinya bakal jadi presiden Barcelona. Sebab dari empat kandidat, Laporta sejauh ini memiliki suara dukungan terbanyak.Setelah Josep Maria Bartomeu mundur awal Desember lalu, Barcelona langsung mengadakan pemilu 24 Januari 2021, dengan penyaringan kandidat presiden dilakukan lebih awal.

Ada empat kandidat yakni Laporta, Victor Font, Toni Freixa, dan Emili Rousaud. Mereka semua bukan muka baru di Barcelona karena sebelumnya sudah pernah masuk jajaran manajemen Barcelona, termasuk Laporta yang jadi presiden sedari 2003 hingga 2010.

Maka dari itu, Laporta jadi calon presiden Barcelona dengan suara dukungan terbanyak sejauh ini, sebagai syarat awal untuk ikut pemilu. Sebab setiap calon presiden harus mengumpulkan tanda tangan minimal 2.257 anggota klub.

Laporta memimpin dengan 10.257 tanda tangan disusul Font yang “cuma” mendapat 4.710 tanda tangan. Sementara, dua calon lainnya Toni Freixa punya 2.821 tanda tangan dan Rosaud dengan 2.510.

Tanda tangan akan diverifikasi lebih dulu oleh tim seleksi dan hasilnya diumumkan, Kamis (14/1), terkait apakah memenuhi persyaratan minimal.”Kami akan lolos dengan mental juara, tapi memang tidak ada favorit di sini,” ujar Laporta seperti dikutip ESPN.

Setiap capres memang punya misi masing-masing untuk menarik dukungan anggota klub dan khususnya fans. Tapi, untuk pemilu kali ini, Laporta diprediksi punya peluang lebih besar.

Baca Juga :  Lorenzo Kembali Tunda Mengaspal

Sebab, para anggota klub dan fans tahu seperti apa kinerja Laporta selama memimpin Barcelona. Tujuh tahun mejadi presiden, Laporta memberikan banyak gelar termasuk enam trofi di era Pep Guardiola pada tahun 2009.

Bahkan Laporta berkeinginan untuk menahan Lionel Messi yang menunjukkan gelagat ingin pergi dari Barcelona musim panas nanti, saat kontraknya habis. Joan Laporta mau memperpanjang masa tinggal Messi sekaligus membawa Xavi Hernandez sebagai pelatih masa depan klub itu.

Sebelumnya memberi psywar ke Real Madrid. Calon presiden Barcelona itu mengaku kangen melihat gawang sang rival dibobol enam kali lagi.

Laporta menjadi salah satu calon presiden Barcelona. Adapun pemilihannya akan digelar pada 24 Januari 2021.Beberapa waktu lalu, Laporta membuat heboh karena poster kampanyenya. Pria 58 tahun itu memasang poster dekat markas Madrid, Santiago Bernabeu, dengan nada ancaman.

Baca Juga :  Muller dan Hummels Kembali ke Skuad Jerman untuk Euro 2020

Poster itu diberi tulisan, ‘Tak sabar bertemu anda lagi,” tulis Laporta.Laporta pun menjelaskan maksud dari tulisan di posternya. Rupanya, ia mengaku kangen melihat Barcelona mengalahkan Real Madrid lagi dengan skor enam gol lagi.

“Posternya seperti berkata; ‘Tak sabar untuk membobol anda enam kali lagi,” kata Laporta kepada chanel Youtube Dani Senabre.

“Poster itu menandakan kerusakan, persiapan, pengalaman, bahwa saya tidak sabar untuk melalui persaingan itu lagi dengan rasa hormat antara kedua tim. Kami harus membalikkan situasi ekonomi klub untuk melakukannya,” jelas Laporta.

Laporta sendiri merupakan eks presiden Barcelona. Ia menjabat dalam periode 2003 hingga 2010.Di bawah kepemimpinannya, Barcelona memang pernah menghajar Madrid dengan telak. Masing-masing dengan skor 6-2 dan 5-0.(int)

Barcelona –Joan Laporta sepertinya bakal jadi presiden Barcelona. Sebab dari empat kandidat, Laporta sejauh ini memiliki suara dukungan terbanyak.Setelah Josep Maria Bartomeu mundur awal Desember lalu, Barcelona langsung mengadakan pemilu 24 Januari 2021, dengan penyaringan kandidat presiden dilakukan lebih awal.

Ada empat kandidat yakni Laporta, Victor Font, Toni Freixa, dan Emili Rousaud. Mereka semua bukan muka baru di Barcelona karena sebelumnya sudah pernah masuk jajaran manajemen Barcelona, termasuk Laporta yang jadi presiden sedari 2003 hingga 2010.

Maka dari itu, Laporta jadi calon presiden Barcelona dengan suara dukungan terbanyak sejauh ini, sebagai syarat awal untuk ikut pemilu. Sebab setiap calon presiden harus mengumpulkan tanda tangan minimal 2.257 anggota klub.

Laporta memimpin dengan 10.257 tanda tangan disusul Font yang “cuma” mendapat 4.710 tanda tangan. Sementara, dua calon lainnya Toni Freixa punya 2.821 tanda tangan dan Rosaud dengan 2.510.

Tanda tangan akan diverifikasi lebih dulu oleh tim seleksi dan hasilnya diumumkan, Kamis (14/1), terkait apakah memenuhi persyaratan minimal.”Kami akan lolos dengan mental juara, tapi memang tidak ada favorit di sini,” ujar Laporta seperti dikutip ESPN.

Setiap capres memang punya misi masing-masing untuk menarik dukungan anggota klub dan khususnya fans. Tapi, untuk pemilu kali ini, Laporta diprediksi punya peluang lebih besar.

Baca Juga :  Peluang The Gunners untuk Menang

Sebab, para anggota klub dan fans tahu seperti apa kinerja Laporta selama memimpin Barcelona. Tujuh tahun mejadi presiden, Laporta memberikan banyak gelar termasuk enam trofi di era Pep Guardiola pada tahun 2009.

Bahkan Laporta berkeinginan untuk menahan Lionel Messi yang menunjukkan gelagat ingin pergi dari Barcelona musim panas nanti, saat kontraknya habis. Joan Laporta mau memperpanjang masa tinggal Messi sekaligus membawa Xavi Hernandez sebagai pelatih masa depan klub itu.

Sebelumnya memberi psywar ke Real Madrid. Calon presiden Barcelona itu mengaku kangen melihat gawang sang rival dibobol enam kali lagi.

Laporta menjadi salah satu calon presiden Barcelona. Adapun pemilihannya akan digelar pada 24 Januari 2021.Beberapa waktu lalu, Laporta membuat heboh karena poster kampanyenya. Pria 58 tahun itu memasang poster dekat markas Madrid, Santiago Bernabeu, dengan nada ancaman.

Baca Juga :  Pastikan Satu Tiket Semifinal

Poster itu diberi tulisan, ‘Tak sabar bertemu anda lagi,” tulis Laporta.Laporta pun menjelaskan maksud dari tulisan di posternya. Rupanya, ia mengaku kangen melihat Barcelona mengalahkan Real Madrid lagi dengan skor enam gol lagi.

“Posternya seperti berkata; ‘Tak sabar untuk membobol anda enam kali lagi,” kata Laporta kepada chanel Youtube Dani Senabre.

“Poster itu menandakan kerusakan, persiapan, pengalaman, bahwa saya tidak sabar untuk melalui persaingan itu lagi dengan rasa hormat antara kedua tim. Kami harus membalikkan situasi ekonomi klub untuk melakukannya,” jelas Laporta.

Laporta sendiri merupakan eks presiden Barcelona. Ia menjabat dalam periode 2003 hingga 2010.Di bawah kepemimpinannya, Barcelona memang pernah menghajar Madrid dengan telak. Masing-masing dengan skor 6-2 dan 5-0.(int)

Most Read

Selamat Hari Hutan Sedunia

Jelajah Turki Bersama PT Al Mahdar Travel

Cemas Memasuki Periode Waswas

Kantor PT Arrtu Dibakar

Artikel Terbaru

/