alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Peran Besar Lacazette 

MANAJER Arsenal Mikel Arteta berharap Alexandre Lacazette terus tajam di sisa musim ini. Harapan itu terlontar dari mulut Arteta setelah pemain Prancis itu tampil oke lawan Sheffield United. Saat itu ia berhasil mencetak brace alias dua gol. Lacazette akhirnya diharap Arteta agar bisa membawa The Gunners finis di posisi yang lebih baik di liga. Ia mengatakan Lacazette sekarang sedang bagus-bagusnya.

Dua gol Lacazette itu membantu Arsenal menang dengan skor 3-1 atas Sheffield di Bramall Lane. Kemenangan itu juga membuat The Gunners kini naik satu strip di klasemen liga.

Arsenal sekarang mengoleksi 45 angka dari 31 pertandingan. Mereka nangkring di posisi sembilan klasemen sementara Premier League.

Usai pertandingan tersebut, Mikel Arteta ditanya oleh para jurnalis apakah Alexandre Lacazette akan memiliki peran besar bagi timnya di sisa musim ini. Pria asal Spanyol itu pun menganggukkan kepalanya.

“Ya, seperti yang saya katakan, ia dalam performa terbaik dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Ia harus terus melakukannya hingga akhir musim,” serunya seperti dilansir Bola.net dari Footbal London. “Jika ia akan melanjutkan langkah ini, itu berarti kami tampil dengan baik dan akan memenangkan pertandingan sepak bola,” ujar Arteta.

Baca Juga :  Lega Imbang Lawan Chelsea

Mikel Arteta kemudian ditanya apakah Alexandre Lacazette mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam semusim bagi Arsenal musim depan. Ia pun yakin itu bisa terjadi.

“Bisa tapi ia harus memainkan 37 atau 38 pertandingan. Para pemain yang mencapai level tersebut memainkan hampir setiap pertandingan, juga menerima penalti. Ia memiliki kualitas untuk melakukan itu dengan pasti,” tegas Arteta.

Musim ini di Premier League, Alexandre Lacazette telah mengemas 13 gol dari 27 pertandingan bagi Arsenal. Ia berpeluang besar melampaui catatan terbaiknya di liga dalam semusim pada 2017-18 silam (14 gol).

Selain itu, Mikel Arteta melakukan eksperimen terhadap Granit Xhaka. Pemain asal Swiss itu dicoba-coba mengisi posisi bek sayap.

Xhaka tampil penuh saat Arsenal mengalahkan Sheffield United akhir pekan lalu. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Arsenal, Xhaka tidak turun sebagai gelandang, melainkan full-back kiri.

Baca Juga :  Puasa Gol Terlama di El Clasico

Entah apa yang ada di benak Arteta memainkan Xhaka sebagai full-back. Manajer asal Spanyol itu lebih memilih Thomas Partey dan Dani Ceballos sebagai double pivot.

“Saya pikir itu bekerja dengan sangat baik. Jelas kami membutuhkan beberapa pekerjaan untuk itu,” kata Arteta seperti dikutip Detiksport dari situs resmi Arsenal. “Saya memiliki perasaan bahwa Granit dapat berkembang menjadi bek sayap yang sangat baik, seperti apa yang kami butuhkan dalam permainan tertentu untuk dilakukan,” tegasnya.

Arteta bisanya memainkan Kieran Tierney di posisi bek sayap kiri. Tierney tak bisa tampil di laga melawan Sheffield karena dalam kondisi cedera.

Xhaka sebelumnya pernah juga bermain sebagai bek tengah dalam skema tiga pemain belakang. Itu dia lalui dalam duel Arsenal vs Leicester City yang berakhir dengan kekalahan 0-1. (ist/*)

MANAJER Arsenal Mikel Arteta berharap Alexandre Lacazette terus tajam di sisa musim ini. Harapan itu terlontar dari mulut Arteta setelah pemain Prancis itu tampil oke lawan Sheffield United. Saat itu ia berhasil mencetak brace alias dua gol. Lacazette akhirnya diharap Arteta agar bisa membawa The Gunners finis di posisi yang lebih baik di liga. Ia mengatakan Lacazette sekarang sedang bagus-bagusnya.

Dua gol Lacazette itu membantu Arsenal menang dengan skor 3-1 atas Sheffield di Bramall Lane. Kemenangan itu juga membuat The Gunners kini naik satu strip di klasemen liga.

Arsenal sekarang mengoleksi 45 angka dari 31 pertandingan. Mereka nangkring di posisi sembilan klasemen sementara Premier League.

Usai pertandingan tersebut, Mikel Arteta ditanya oleh para jurnalis apakah Alexandre Lacazette akan memiliki peran besar bagi timnya di sisa musim ini. Pria asal Spanyol itu pun menganggukkan kepalanya.

“Ya, seperti yang saya katakan, ia dalam performa terbaik dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Ia harus terus melakukannya hingga akhir musim,” serunya seperti dilansir Bola.net dari Footbal London. “Jika ia akan melanjutkan langkah ini, itu berarti kami tampil dengan baik dan akan memenangkan pertandingan sepak bola,” ujar Arteta.

Baca Juga :  Koviko Unggul Atas Persipon Legend, Laga Persahabatan Selanjutnya Ajak FC Journalist

Mikel Arteta kemudian ditanya apakah Alexandre Lacazette mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam semusim bagi Arsenal musim depan. Ia pun yakin itu bisa terjadi.

“Bisa tapi ia harus memainkan 37 atau 38 pertandingan. Para pemain yang mencapai level tersebut memainkan hampir setiap pertandingan, juga menerima penalti. Ia memiliki kualitas untuk melakukan itu dengan pasti,” tegas Arteta.

Musim ini di Premier League, Alexandre Lacazette telah mengemas 13 gol dari 27 pertandingan bagi Arsenal. Ia berpeluang besar melampaui catatan terbaiknya di liga dalam semusim pada 2017-18 silam (14 gol).

Selain itu, Mikel Arteta melakukan eksperimen terhadap Granit Xhaka. Pemain asal Swiss itu dicoba-coba mengisi posisi bek sayap.

Xhaka tampil penuh saat Arsenal mengalahkan Sheffield United akhir pekan lalu. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Arsenal, Xhaka tidak turun sebagai gelandang, melainkan full-back kiri.

Baca Juga :  Ciptakan All-English Final Ketiga Champions

Entah apa yang ada di benak Arteta memainkan Xhaka sebagai full-back. Manajer asal Spanyol itu lebih memilih Thomas Partey dan Dani Ceballos sebagai double pivot.

“Saya pikir itu bekerja dengan sangat baik. Jelas kami membutuhkan beberapa pekerjaan untuk itu,” kata Arteta seperti dikutip Detiksport dari situs resmi Arsenal. “Saya memiliki perasaan bahwa Granit dapat berkembang menjadi bek sayap yang sangat baik, seperti apa yang kami butuhkan dalam permainan tertentu untuk dilakukan,” tegasnya.

Arteta bisanya memainkan Kieran Tierney di posisi bek sayap kiri. Tierney tak bisa tampil di laga melawan Sheffield karena dalam kondisi cedera.

Xhaka sebelumnya pernah juga bermain sebagai bek tengah dalam skema tiga pemain belakang. Itu dia lalui dalam duel Arsenal vs Leicester City yang berakhir dengan kekalahan 0-1. (ist/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/