alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Bundesliga Dihentikan setelah Kilian Terjangkit

ADA lima dari 9 total laga di spieltag ke-25 Bundesliga yang seharusnya dihelat kemarin. Tetapi, beberapa jam sebelum laga antara Fortuna Düsseldorf dan SC Paderborn 07 pada kemarin dini hari, Bundesliga resmi menghentikan semua agenda mereka.  Penghentian berlaku hingga minimal 2 April 2020. Ajang kasta tertinggi Jerman itu jadi yang terakhir dari lima liga elite Eropa yang menghentikan kompetisi karena meluasnya pandemi virus korona.

Ternyata, ada seorang pemain Paderborn yang terjangkit Covid-19. Dia adalah Luca Kilian. Bek 19 tahun itu jadi pemain pertama di Bundesliga yang terjangkit Covid-19. Padahal, sebelumnya der trainer Steffen Baumgart yang dicurigai karena menunjukkan beberapa gejala infeksi. Tetapi, hasil tesnya negatif.

Baca Juga :  Pertimbangkan Pensiun Dini?

Awalnya, melalui DFL selaku otoritas yang mengoperasikan Bundesliga dan Bundesliga 2, mereka tetap ngotot ingin memainkan spieltag ke-25 sesuai jadwal meski tanpa penonton. Mereka baru menghentikan semua pertandingan setelah sembilan laga di spieltag ke-25 selesai. Hal yang menuai banyak kritik karena dianggap mengabaikan keselamatan banyak orang. Salah seorang yang protes adalah gelandang Bayern Muenchen Thiago Alcantara.

Tetapi, tidak semua pihak kontra dengan keputusan DFL. Uniknya, dia adalah bos Thiago di Bayern, presiden Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge. Menurut dia, keputusan awal DFL untuk memainkan satu spieltag lagi sangat masuk akal.

Salah satu penyebabnya adalah waktu yang mepet hari H pertandingan. Jika dihentikan secara tiba-tiba, itu bisa berdampak secara finansial bagi klub-klub kecil. Bahkan, ada wacana Bundesliga bisa berakhir prematur dengan Bayern keluar jadi juara karena berstatus pemimpin klasemen saat ini. Akan ada pertemuan dengan semua perwakilan klub Senin besok (16/3). Dan, CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke berharap bahwa ada solusi lainnya yang bisa dipertimbangkan terkait kelanjutan kompetisi musim ini.

Baca Juga :   Vinales Rebut Pole Position

”Harus diakui bahwa saat ini sepak bola Jerman berada dalam krisis terbesar dalam sejarah. Semoga semua pihak bisa selamat dari ancaman tersebut,” ucap Watzke seperti dilansir Bild. (io/bas)

ADA lima dari 9 total laga di spieltag ke-25 Bundesliga yang seharusnya dihelat kemarin. Tetapi, beberapa jam sebelum laga antara Fortuna Düsseldorf dan SC Paderborn 07 pada kemarin dini hari, Bundesliga resmi menghentikan semua agenda mereka.  Penghentian berlaku hingga minimal 2 April 2020. Ajang kasta tertinggi Jerman itu jadi yang terakhir dari lima liga elite Eropa yang menghentikan kompetisi karena meluasnya pandemi virus korona.

Ternyata, ada seorang pemain Paderborn yang terjangkit Covid-19. Dia adalah Luca Kilian. Bek 19 tahun itu jadi pemain pertama di Bundesliga yang terjangkit Covid-19. Padahal, sebelumnya der trainer Steffen Baumgart yang dicurigai karena menunjukkan beberapa gejala infeksi. Tetapi, hasil tesnya negatif.

Baca Juga :  UEFA dan City Gelar Pembicaraan Damai

Awalnya, melalui DFL selaku otoritas yang mengoperasikan Bundesliga dan Bundesliga 2, mereka tetap ngotot ingin memainkan spieltag ke-25 sesuai jadwal meski tanpa penonton. Mereka baru menghentikan semua pertandingan setelah sembilan laga di spieltag ke-25 selesai. Hal yang menuai banyak kritik karena dianggap mengabaikan keselamatan banyak orang. Salah seorang yang protes adalah gelandang Bayern Muenchen Thiago Alcantara.

Tetapi, tidak semua pihak kontra dengan keputusan DFL. Uniknya, dia adalah bos Thiago di Bayern, presiden Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge. Menurut dia, keputusan awal DFL untuk memainkan satu spieltag lagi sangat masuk akal.

Salah satu penyebabnya adalah waktu yang mepet hari H pertandingan. Jika dihentikan secara tiba-tiba, itu bisa berdampak secara finansial bagi klub-klub kecil. Bahkan, ada wacana Bundesliga bisa berakhir prematur dengan Bayern keluar jadi juara karena berstatus pemimpin klasemen saat ini. Akan ada pertemuan dengan semua perwakilan klub Senin besok (16/3). Dan, CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke berharap bahwa ada solusi lainnya yang bisa dipertimbangkan terkait kelanjutan kompetisi musim ini.

Baca Juga :  Midji Apresiasi Pengusaha Kalbar Peduli Covid-19, Terima Bantuan Rapid Test

”Harus diakui bahwa saat ini sepak bola Jerman berada dalam krisis terbesar dalam sejarah. Semoga semua pihak bisa selamat dari ancaman tersebut,” ucap Watzke seperti dilansir Bild. (io/bas)

Most Read

Artikel Terbaru

/