alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Nuggets Jungkirkan Warriors

Musim ini Golden State Warriors sedang terpuruk. Sampai saat ini mereka masih berada di posisi paling buncit wilayah barat dengan rekor 9-33. Dan kekalahan ke-33 itu mereka raih kemarin saat menjamu tim kuat wilayah barat Denver Nuggets. Warriors takluk lewat overtime 131-134.

Kekalahan tim asuhan Steve Kerr kali ini sungguh menyakitkan. Dari awal mereka selalu memimpin. Bahkan itu bertahan sampai kuarter empat tersisa satu menit. Gap terbesar yang mampu mereka ciptakan adalah 19 angka. Di babak kedua D’Angelo Russell cs masih sempat memimpin 15 angka.

Tapi Nuggets sedikit demi sedikit mengikis ketertinggalan. Datang tanpa tiga starter yakni Paul Millsap, Gary Harris, dan Jamal Murray karena cedera, tidak membuat tim asuhan Michael Malone itu kehabisan amunisi.

Baca Juga :  Honda DBL Camp 2019 Dimulai

Barisan bench Nuggets kali ini yang bekerja maksimal. Mereka berkontribusi 63 poin. Dipimpin oleh Malik Beasley yang mencetak 27 angka. Dua free throw pemain 23 tahun tersebut juga yang menjadi penentu kemenangan Nuggets di penghujung babak overtime.

“Kami gagal menyelesaikan ujungnya. Denver tahun ini luar biasa. Mereka layak mendapat pujian setinggi-tingginya,” ucap Kerr dilansir Associated Press.

Bintang Nuggets Nikola Jokic kemarin sempat frustasi karena penjagaan ketat pemain-pemain Warriors. Center asal Serbia berusia 24 tahun itu sampai mendapat technical foul di kuarter kedua karena marah-marah kepada wasit.

Di jumpa pers, Kerr sempat mendapat pertanyaan apakah ada latihan khusus untuk menjaga Jokic. Pelatih 54 tahun itu menjawab diplomatis. “Distribusi bola (Nuggets) berasal dari dia (Jokic). Jadi kalau bisa melumpuhkan jalur distribusi, kita bisa memimpin pertandingan,” ucapnya.

Baca Juga :  Rakitic : Momen Ini Tetap Terasa Aneh

Sayang, menghentikan Jokic ternyata belum cukup untuk Warriors memenangi pertandingan. Ada peluru lain milik Nuggets yang gagal dibendung. Dan peluru itu kali ini adalah barisan pemain bench mereka. (irr)

Musim ini Golden State Warriors sedang terpuruk. Sampai saat ini mereka masih berada di posisi paling buncit wilayah barat dengan rekor 9-33. Dan kekalahan ke-33 itu mereka raih kemarin saat menjamu tim kuat wilayah barat Denver Nuggets. Warriors takluk lewat overtime 131-134.

Kekalahan tim asuhan Steve Kerr kali ini sungguh menyakitkan. Dari awal mereka selalu memimpin. Bahkan itu bertahan sampai kuarter empat tersisa satu menit. Gap terbesar yang mampu mereka ciptakan adalah 19 angka. Di babak kedua D’Angelo Russell cs masih sempat memimpin 15 angka.

Tapi Nuggets sedikit demi sedikit mengikis ketertinggalan. Datang tanpa tiga starter yakni Paul Millsap, Gary Harris, dan Jamal Murray karena cedera, tidak membuat tim asuhan Michael Malone itu kehabisan amunisi.

Baca Juga :  Bekal Buruk Jelang Derby, Lakers Kalah 3 Kali Beruntun

Barisan bench Nuggets kali ini yang bekerja maksimal. Mereka berkontribusi 63 poin. Dipimpin oleh Malik Beasley yang mencetak 27 angka. Dua free throw pemain 23 tahun tersebut juga yang menjadi penentu kemenangan Nuggets di penghujung babak overtime.

“Kami gagal menyelesaikan ujungnya. Denver tahun ini luar biasa. Mereka layak mendapat pujian setinggi-tingginya,” ucap Kerr dilansir Associated Press.

Bintang Nuggets Nikola Jokic kemarin sempat frustasi karena penjagaan ketat pemain-pemain Warriors. Center asal Serbia berusia 24 tahun itu sampai mendapat technical foul di kuarter kedua karena marah-marah kepada wasit.

Di jumpa pers, Kerr sempat mendapat pertanyaan apakah ada latihan khusus untuk menjaga Jokic. Pelatih 54 tahun itu menjawab diplomatis. “Distribusi bola (Nuggets) berasal dari dia (Jokic). Jadi kalau bisa melumpuhkan jalur distribusi, kita bisa memimpin pertandingan,” ucapnya.

Baca Juga :  Sainz Amankan Gelar Ketiga

Sayang, menghentikan Jokic ternyata belum cukup untuk Warriors memenangi pertandingan. Ada peluru lain milik Nuggets yang gagal dibendung. Dan peluru itu kali ini adalah barisan pemain bench mereka. (irr)

Most Read

Artikel Terbaru

/