alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Bundesliga Aman, DFB Pokal Menanti

MUNICH –Bayern Munich berhasil menyegel gelar juara Bundesliga musim 2019/2020. Kepastian tersebut didapat setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Werder Bremen di pekan ke-32. Bayern Munich memastikan trofi Liga Jerman kedelapan beruntun, Rabu (17/6) dini hari WIB. Die Roten –julukan Bayern– mengoleksi 76 angka, unggul 10 poin dari Borussia Dortmund di tempat kedua.

Juara delapan musim beruntun merupakan yang terbanyak di Liga Jerman. Namun, jika ukurannya di Benua Biru, koleksi juara delapan musim beruntun bahkan tidak masuk 10 besar! Okebola melansir saat ini klub asal Gibraltar, Lincoln Red Imps Football Club, tercatat sebagai klub dengan rentetan juara kompetisi domestik terpanjang, yakni 14 musim beruntun. Lincoln Red Imps melakukannya dari musim 2002-2003 hingga 2015-2016. Selain Lincoln, ada juga klub asal Latvia, Skonto.

Skonto tercatat 14 musim beruntun menjuarai Liga Latvia dari 1991-2004. Sebenarnya, BATE Borisov (Belarusia) hampir menyamai pencapaian Lincoln dan Skonto musim lalu. Namun, ketika hendak menyamai pencapaian juara 14 musim beruntun, BATE gagal menjadi juara Liga Belarusia 2019 setelah kalah bersaing dari Dynamo Brest.

Bagaimana dengan lima kompetisi elite Eropa (Spanyol, Jerman, Inggris, Italia dan Prancis)? Bayern dan Juventus (Italia) tercatat sebagai klub tersukses. Keduanya sama-sama delapan musim beruntun menjadi yang terbaik di kompetisi domestik.

Akan tetapi, Juventus mencatatkan sembilan musim beruntun andai menjadi juara Liga Italia 2019-2020. Saat ini hingga pekan ke-26 Liga Italia 2019-2020, Juventus duduk di puncak klasemen dengan koleksi 63 angka, unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua.

Bolatimes melansir, bertandang ke Stadion Weser, Bremen, Bayern Munich menang 1-0 melalui gol tunggal Die Roten yang dicetak oleh Robert Lewandowski pada menit ke-43.

Baca Juga :  Jelang Piala AFF 2020: Indonesia Vs Kamboja, Perkembangan Timnas Makin Baik

Gol koleksi ke-31 Lewandowski di musim ini tersebut sudah cukup bagi Bayern Munich untuk menjuarai Bundesliga untuk kedelapan kalinya secara beruntun.

Tambahan tiga poin ini membawa Bayern mengoleksi 76 poin. Jumlah yang mustahil bisa disusul Borussia Dortmund di posisi kedua (66 poin), di mana tersisa tiga laga lagi di musim ini. Tim peringkat ke-17 Bremen berusaha keras mendapatkan hasil positif untuk memperbesar peluang bertahan di Liga Jerman. Upaya tersebut mereka perlihatkan saat Maximilian Eggestein melepaskan tembakan melebar.

Jerome Boateng menjadi sosok penting bagi Bayern untuk memecah kebuntuan menjelang turun minum. Ia melepaskan operan ke dalam kotak penalti untuk diterima Lewandowski, setelah mengontrol bola dengan dadanya, penyerang Polandia itu melepaskan tembakan tanpa dapat dihalau kiper Jiri Pavlenka.

Bayern Munich yang telah unggul kemudian lebih banyak menguasai permainan. Thomas Muller dan Leon Goretzka menebar ancaman pada awal babak kedua.

Gawang Bremen kembali kemasukan oleh upaya Lewandowski pada menit ke-55. Beruntung bagi mereka, gol itu tidak disahkan karena Mueller telah berada dalam posisi offside pada proses terjadinya gol tersebut.

Bayern terpaksa bermain dengan sepuluh pemain akibat Alphonso Davies mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-79. Namun keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimaksimalkan Bremen. Peluang bagus terakhir yang mereka miliki melalui sundulan Yuya Osako masih dapat ditahan kiper Manuel Neuer.

Sementara itu, fullback Bayern Munich, Alphonso Davies, memuji rekan setimnya, Robert Lewandowski, sebagai striker terbaik di dunia. Tercatat, torehan tersebut menjadi gol ke-31 dari 29 laga yang Lewi jalani pada Bundesliga musim ini, dengan total 41 gol di semua ajang. “Kami memanggilnya ‘Lewangoalksi’ karena alasan [jumlah gol] itu. Kembali berlaga [pasca-penangguhan] dan kini sudah mencetak 31 gol, itu sulit dipercaya,” ucap Davies selepas pertandingan disiarkan Goal.com.

Baca Juga :  Shevchenko : Ini Kemenangan Mereka

Meski begitu, dengan sisa dua laga, Lewi agak berat untuk memecahkan rekor legenda Bayern, Gerd Muller, yang mampu mencetak 40 gol di Bundesliga dalam semusim pada 1971/72.

Sementara itu, Davies, kembali menjadi perbincangan setelah resmi memecahkan rekor sebagai pelari terkencang dalam sejarah Bundesliga dengan catatan 36,51 km/jam dalam satu momen pada laga tersebut, meski ia harus dikartu merah pada menit ke-79.

Gelar Bundesliga aman, Bayern akan melawan Bayer Leverkusen pada final DFB Pokal, Juli mendatang. Langkah Die Roten pun masih mulus pada babak 16 besar Liga Champions.

Gelandang senior Bayern Munich, Thomas Müller (30 tahun), mengaku bangga sekaligus terharu setelah timnya sukses merengkuh gelar Bundesliga Jerman untuk kedelapan kali beruntun. Pengganti Niko Kovac, yang dipecat pada November lalu, Hansi Flick, berhasil membuat Muller menggila. Bahkan, nama terakhir kini menjadi pencetak assist terbanyak sementara Bundesliga dengan 20 umpan berujung gol. “Kami harus berjuang keras, itu tergambar dalam beberapa laga terakhir kami [menang tipis],” ucap Muller kepada media Jerman, ARD, selepas laga.

“Dengan ‘comeback’ kami dan cara kami bermain pada paruh kedua musim, saya sebetulnya tidak memiliki banyak momen emosional, mungkin salah satunya pada laga kontra Borussia Dortmund [kemenangan 1-0, bulan lalu] dan hari ini [kemenangan melawan Bremen].”

“Ketika saya melihat rekan setim saat kami mencapai target bersama ini, itu adalah salah satu yang kami capai dengan bangga,” tambahnya dilansir Goal.com.(ist)

 

MUNICH –Bayern Munich berhasil menyegel gelar juara Bundesliga musim 2019/2020. Kepastian tersebut didapat setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Werder Bremen di pekan ke-32. Bayern Munich memastikan trofi Liga Jerman kedelapan beruntun, Rabu (17/6) dini hari WIB. Die Roten –julukan Bayern– mengoleksi 76 angka, unggul 10 poin dari Borussia Dortmund di tempat kedua.

Juara delapan musim beruntun merupakan yang terbanyak di Liga Jerman. Namun, jika ukurannya di Benua Biru, koleksi juara delapan musim beruntun bahkan tidak masuk 10 besar! Okebola melansir saat ini klub asal Gibraltar, Lincoln Red Imps Football Club, tercatat sebagai klub dengan rentetan juara kompetisi domestik terpanjang, yakni 14 musim beruntun. Lincoln Red Imps melakukannya dari musim 2002-2003 hingga 2015-2016. Selain Lincoln, ada juga klub asal Latvia, Skonto.

Skonto tercatat 14 musim beruntun menjuarai Liga Latvia dari 1991-2004. Sebenarnya, BATE Borisov (Belarusia) hampir menyamai pencapaian Lincoln dan Skonto musim lalu. Namun, ketika hendak menyamai pencapaian juara 14 musim beruntun, BATE gagal menjadi juara Liga Belarusia 2019 setelah kalah bersaing dari Dynamo Brest.

Bagaimana dengan lima kompetisi elite Eropa (Spanyol, Jerman, Inggris, Italia dan Prancis)? Bayern dan Juventus (Italia) tercatat sebagai klub tersukses. Keduanya sama-sama delapan musim beruntun menjadi yang terbaik di kompetisi domestik.

Akan tetapi, Juventus mencatatkan sembilan musim beruntun andai menjadi juara Liga Italia 2019-2020. Saat ini hingga pekan ke-26 Liga Italia 2019-2020, Juventus duduk di puncak klasemen dengan koleksi 63 angka, unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua.

Bolatimes melansir, bertandang ke Stadion Weser, Bremen, Bayern Munich menang 1-0 melalui gol tunggal Die Roten yang dicetak oleh Robert Lewandowski pada menit ke-43.

Baca Juga :  Persipon Satu Grup Dengan Tuan Rumah

Gol koleksi ke-31 Lewandowski di musim ini tersebut sudah cukup bagi Bayern Munich untuk menjuarai Bundesliga untuk kedelapan kalinya secara beruntun.

Tambahan tiga poin ini membawa Bayern mengoleksi 76 poin. Jumlah yang mustahil bisa disusul Borussia Dortmund di posisi kedua (66 poin), di mana tersisa tiga laga lagi di musim ini. Tim peringkat ke-17 Bremen berusaha keras mendapatkan hasil positif untuk memperbesar peluang bertahan di Liga Jerman. Upaya tersebut mereka perlihatkan saat Maximilian Eggestein melepaskan tembakan melebar.

Jerome Boateng menjadi sosok penting bagi Bayern untuk memecah kebuntuan menjelang turun minum. Ia melepaskan operan ke dalam kotak penalti untuk diterima Lewandowski, setelah mengontrol bola dengan dadanya, penyerang Polandia itu melepaskan tembakan tanpa dapat dihalau kiper Jiri Pavlenka.

Bayern Munich yang telah unggul kemudian lebih banyak menguasai permainan. Thomas Muller dan Leon Goretzka menebar ancaman pada awal babak kedua.

Gawang Bremen kembali kemasukan oleh upaya Lewandowski pada menit ke-55. Beruntung bagi mereka, gol itu tidak disahkan karena Mueller telah berada dalam posisi offside pada proses terjadinya gol tersebut.

Bayern terpaksa bermain dengan sepuluh pemain akibat Alphonso Davies mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-79. Namun keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimaksimalkan Bremen. Peluang bagus terakhir yang mereka miliki melalui sundulan Yuya Osako masih dapat ditahan kiper Manuel Neuer.

Sementara itu, fullback Bayern Munich, Alphonso Davies, memuji rekan setimnya, Robert Lewandowski, sebagai striker terbaik di dunia. Tercatat, torehan tersebut menjadi gol ke-31 dari 29 laga yang Lewi jalani pada Bundesliga musim ini, dengan total 41 gol di semua ajang. “Kami memanggilnya ‘Lewangoalksi’ karena alasan [jumlah gol] itu. Kembali berlaga [pasca-penangguhan] dan kini sudah mencetak 31 gol, itu sulit dipercaya,” ucap Davies selepas pertandingan disiarkan Goal.com.

Baca Juga :  Italia Memanggil, Pemain Harus Balik ke Klubnya Pekan Ini

Meski begitu, dengan sisa dua laga, Lewi agak berat untuk memecahkan rekor legenda Bayern, Gerd Muller, yang mampu mencetak 40 gol di Bundesliga dalam semusim pada 1971/72.

Sementara itu, Davies, kembali menjadi perbincangan setelah resmi memecahkan rekor sebagai pelari terkencang dalam sejarah Bundesliga dengan catatan 36,51 km/jam dalam satu momen pada laga tersebut, meski ia harus dikartu merah pada menit ke-79.

Gelar Bundesliga aman, Bayern akan melawan Bayer Leverkusen pada final DFB Pokal, Juli mendatang. Langkah Die Roten pun masih mulus pada babak 16 besar Liga Champions.

Gelandang senior Bayern Munich, Thomas Müller (30 tahun), mengaku bangga sekaligus terharu setelah timnya sukses merengkuh gelar Bundesliga Jerman untuk kedelapan kali beruntun. Pengganti Niko Kovac, yang dipecat pada November lalu, Hansi Flick, berhasil membuat Muller menggila. Bahkan, nama terakhir kini menjadi pencetak assist terbanyak sementara Bundesliga dengan 20 umpan berujung gol. “Kami harus berjuang keras, itu tergambar dalam beberapa laga terakhir kami [menang tipis],” ucap Muller kepada media Jerman, ARD, selepas laga.

“Dengan ‘comeback’ kami dan cara kami bermain pada paruh kedua musim, saya sebetulnya tidak memiliki banyak momen emosional, mungkin salah satunya pada laga kontra Borussia Dortmund [kemenangan 1-0, bulan lalu] dan hari ini [kemenangan melawan Bremen].”

“Ketika saya melihat rekan setim saat kami mencapai target bersama ini, itu adalah salah satu yang kami capai dengan bangga,” tambahnya dilansir Goal.com.(ist)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/