alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Percaya Diri Raih Tropi Juara

Leicester City vs Manchester United

MANCHESTER—Selepas mengalahkan AC Milan di leg kedua di Liga Eropa dengan skor 1-0, Manchester United akan bertandang ke King Power Stadium, markas Leicester City, Senin (22/03) pukul 00.00 WIB, di ajang perempat final Piala FA.

Tentunya, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer ingin melanjutkan tren positif usai berhasil meraih tiket ke babak perempat final Liga Europa 2020/21 guna meraih tiket ke babak semifinal Piala FA.

Dikutip dari laman cnn-indonesia, Striker Manchester UnitedEdinson Cavani mendorong timnya untuk bisa percaya diri meraih gelar musim ini. Man Utd masih bisa berjuang di tiga kompetisi musim ini, yaitu Liga Inggris, Liga Europa, dan Piala FA. Di Liga Europa, Man Utd berhasil memastikan diri lolos ke perempat final dan bakal menghadapi Granada.

“Bila kami yakin bahwa kami bisa meraih sesuatu yang kami inginkan, dengan level konsentrasi yang tepat dan determinasi yang dibutuhkan, kami bakal bisa mewujudkannya,” kata Cavani.

“Itulah alasan saya mengatakan bahwa semua ini tergantung kami. Itu semua tergantung berapa besar kami ingin sukses,” ujar Cavani dikutip dari Sportsmole.

Baca Juga :  Emas Pertama Kalbar Dipersembahkan Veddriq, Atlet Panjat Tebing

Cavani percaya MU punya barisan pemain hebat yang bisa jadi modal bagi ‘Setan Merah’ untuk bersaing di seluruh kompetisi yang diikuti. “United punya banyak pemain bagus di klub dan juga pemain yang punya banyak pengalaman, pemain-pemain yang punya banyak pengalaman dan gelar juara.”

“Mereka [pemain muda] punya keuntungan saat berbagi ruang ganti dengan pemain-pemain hebat. Saya yakin mereka tahu benar arti memenangkan trofi juara,” kata Cavani.

Man Utd akan mendapat duel sulit untuk bisa menembus babak semifinal Piala FA. Mereka harus berhadapan dengan Leicester City pada Senin dini hari. Sedangkan di Liga Inggris, Man Utd butuh kesalahan dari Man City untuk bisa memperbesar peluang juara.

Sementara itu dilansir dari Mirror, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan kalau ada yang lebih penting buat timnya dibanding trofi. “Saya sudah di sini selama dua setengah tahun, seperti yang telah saya katakan berulang kali, saya merasa pembangunan besar di dalam tim lebih penting dari segalanya,” terang Solskjaer.

Baca Juga :  Balapan Pertama Tanpa Penonton

“Kami terus untuk membangun dan mengembangkan tim,” lanjutnya.

Bagi Ole Gunnar Solskjaer, mendapatkan suatu trofi merupakan ego yang wajar bagi seorang pelatih. Tapi kembali, dirinya menekankan kalau perkembangan tim harus diutamakan. Supaya, Manchester United punya pondasi yang kukuh.

“Ya, trofi bisa jadi standar untuk seorang pelatih. Meski begitu, setiap pemain harus belajar dengan semua tekanan, standar, dan ekspektasi. Itu dulu yang penting,” ungkap Solskjaer.

Di pihak tuan rumah, Leicester City baru kembali ke jalur kemenangan dalam dua partai terakhir, setelah menderita dua kekalahan beruntun pada pengujung Februari lalu.

Di laga terakhir kontra Sheffield United, Leicester menang dengan skor telak 5-0. Itu  terjadi sepekan yang lalu. Dengan begitu, Brendan Rodgers memiliki skuat dengan kebugaran tinggi karena cukup beristirahat menghadapi partai ini.

Oleh karena itu, The Foxes diperkirakan akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, minus para pesakitan seperti James Maddison, Harvey Barnes, Ricardo Pereira, dan James Justin. (net/detik/cnn-id)

Leicester City vs Manchester United

MANCHESTER—Selepas mengalahkan AC Milan di leg kedua di Liga Eropa dengan skor 1-0, Manchester United akan bertandang ke King Power Stadium, markas Leicester City, Senin (22/03) pukul 00.00 WIB, di ajang perempat final Piala FA.

Tentunya, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer ingin melanjutkan tren positif usai berhasil meraih tiket ke babak perempat final Liga Europa 2020/21 guna meraih tiket ke babak semifinal Piala FA.

Dikutip dari laman cnn-indonesia, Striker Manchester UnitedEdinson Cavani mendorong timnya untuk bisa percaya diri meraih gelar musim ini. Man Utd masih bisa berjuang di tiga kompetisi musim ini, yaitu Liga Inggris, Liga Europa, dan Piala FA. Di Liga Europa, Man Utd berhasil memastikan diri lolos ke perempat final dan bakal menghadapi Granada.

“Bila kami yakin bahwa kami bisa meraih sesuatu yang kami inginkan, dengan level konsentrasi yang tepat dan determinasi yang dibutuhkan, kami bakal bisa mewujudkannya,” kata Cavani.

“Itulah alasan saya mengatakan bahwa semua ini tergantung kami. Itu semua tergantung berapa besar kami ingin sukses,” ujar Cavani dikutip dari Sportsmole.

Baca Juga :  Hadapi Dua Tim Asal Surabaya

Cavani percaya MU punya barisan pemain hebat yang bisa jadi modal bagi ‘Setan Merah’ untuk bersaing di seluruh kompetisi yang diikuti. “United punya banyak pemain bagus di klub dan juga pemain yang punya banyak pengalaman, pemain-pemain yang punya banyak pengalaman dan gelar juara.”

“Mereka [pemain muda] punya keuntungan saat berbagi ruang ganti dengan pemain-pemain hebat. Saya yakin mereka tahu benar arti memenangkan trofi juara,” kata Cavani.

Man Utd akan mendapat duel sulit untuk bisa menembus babak semifinal Piala FA. Mereka harus berhadapan dengan Leicester City pada Senin dini hari. Sedangkan di Liga Inggris, Man Utd butuh kesalahan dari Man City untuk bisa memperbesar peluang juara.

Sementara itu dilansir dari Mirror, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan kalau ada yang lebih penting buat timnya dibanding trofi. “Saya sudah di sini selama dua setengah tahun, seperti yang telah saya katakan berulang kali, saya merasa pembangunan besar di dalam tim lebih penting dari segalanya,” terang Solskjaer.

Baca Juga :  Bukan Terakhir bagi Messi

“Kami terus untuk membangun dan mengembangkan tim,” lanjutnya.

Bagi Ole Gunnar Solskjaer, mendapatkan suatu trofi merupakan ego yang wajar bagi seorang pelatih. Tapi kembali, dirinya menekankan kalau perkembangan tim harus diutamakan. Supaya, Manchester United punya pondasi yang kukuh.

“Ya, trofi bisa jadi standar untuk seorang pelatih. Meski begitu, setiap pemain harus belajar dengan semua tekanan, standar, dan ekspektasi. Itu dulu yang penting,” ungkap Solskjaer.

Di pihak tuan rumah, Leicester City baru kembali ke jalur kemenangan dalam dua partai terakhir, setelah menderita dua kekalahan beruntun pada pengujung Februari lalu.

Di laga terakhir kontra Sheffield United, Leicester menang dengan skor telak 5-0. Itu  terjadi sepekan yang lalu. Dengan begitu, Brendan Rodgers memiliki skuat dengan kebugaran tinggi karena cukup beristirahat menghadapi partai ini.

Oleh karena itu, The Foxes diperkirakan akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, minus para pesakitan seperti James Maddison, Harvey Barnes, Ricardo Pereira, dan James Justin. (net/detik/cnn-id)

Most Read

Artikel Terbaru

/