alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Penalti Salah Menangkan Liverpool atas 10 Pemain Atletico

MADRID,- Tendangan penalti yang dikonversi Mohamed Salah memenangkan Liverpool 3-2 atas Atletico Madrid, yang menuntaskan permainan dengan 10 pemain, dalam laga lanjutan Grup B Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Rabu dini hari Wib (20/10).

Salah sebetulnya mencetak dua gol, tapi gol pertamanya menjadi milik James Milner sebagai pemain yang melakukan sentuhan terakhir sebelum bola bersarang ke gawang Atletico di awal laga.

Naby Keita menggandakan keunggulan Liverpool sebelum Atletico bangkit membalas lewat dwigol Antoine Griezmann, yang sayangnya harus masuk ke ruang ganti lebih awal karena kartu merah yang diterimanya.

Mohamed Salah telah mencatatkan rekor baru di Liverpool setelah menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut dalam sejarah klub Inggris tersebut.Penyerang timnas Mesir itu membuka skor untuk The Reds di Wanda Metropolitano dalam pertandingan Liga Champions mereka melawan Atletico Madrid pada Rabu dini hari Wib (20/10).

Rekor Salah tersebut dimulai sejak akhir Agustus, ketika dia mengonversi penalti dalam hasil imbang 1-1 melawan Chelsea (28/8) di Liga Premier Inggris.Sejak itu, dia selalu mencetak gol di setiap penampilan melawan Leeds, Milan, Crystal Palace, Brentford, Porto, Manchester City dan Watford.Satu-satunya laga di mana dia tidak mencetak gol adalah pertandingan Piala Carabao melawan Norwich. Namun, itu terjadi karena Salah tidak ada dalam skuat.

Baca Juga :  Resmi Terima Tropi Juara Liga Premier Setelah 30 Tahun

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tidak peduli timnya menang dengan cara “kotor” dalam pertandingan lawan Atletico Madrid di Grup B Liga Champions, yang berakhir dengan skor 3-2.

Sempat tertinggal dua gol, Atletico mampu menyamakan kedudukan lewat dua gol Antoine Griezmann sebelum pemain Prancis itu diusir keluar lapangan karena diganjar kartu merah langsung usai melanggar Firmino.

Mohamed Salah menjadi pahlawan kemenangan Liverpool setelah mencetak gol lewat penalti pada menit ke-73.Pertandingan ini diwarnai drama ketika wasit Jerman Daniel Siebert memberikan Atletico tendangan penalti setelah Diogo Jota melanggar Jose Gimenez.

Namun, Siebert membatalkan keputusannya setelah berkonsultasi dengan VAR dan melihat tayangan ulang lewat monitor di pinggir lapangan.Atletico diketahui tidak senang dengan sebagian besar keputusan Siebert dalam pertandingan tersebut, khususnya ketika memberikan Griezmann kartu merah.

Baca Juga :  Liverpool Perkasa Kuasai Derbi Merseyside

Sementara itu, Klopp senang bisa mengamankan tiga poin meski timnya menang dengan “kotor.” “Ayolah, itu adalah pertandingan yang sulit. Jujur, Anda tidak peduli dengan cara memenangkannya! Tiga poin kotor adalah yang terpenting! Pada malam seperti ini, mendapatkan tiga poin sangatlah berarti,” katanya kepada BT Sport usai pertandingan.

“Penalti kami sah. Dan saya pikir yang penalti lain (Atletico) bukanlah penalti, tetapi saya tidak sering melihatnya ketika wasit membatalkan penalti. Saya tidak mengharapkan itu, tetapi saya pikir itu keputusan yang tepat,”paparnya.

“Tidak beruntung mendapatkan kartu merah seperti itu, tetapi tetap saja kartu merah. Menaikkan kaki terlalu tinggi dan hal-hal seperti ini, kami pernah mendapatkan kartu merah seperti ini di masa lalu,” tambah Klopp

MADRID,- Tendangan penalti yang dikonversi Mohamed Salah memenangkan Liverpool 3-2 atas Atletico Madrid, yang menuntaskan permainan dengan 10 pemain, dalam laga lanjutan Grup B Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Rabu dini hari Wib (20/10).

Salah sebetulnya mencetak dua gol, tapi gol pertamanya menjadi milik James Milner sebagai pemain yang melakukan sentuhan terakhir sebelum bola bersarang ke gawang Atletico di awal laga.

Naby Keita menggandakan keunggulan Liverpool sebelum Atletico bangkit membalas lewat dwigol Antoine Griezmann, yang sayangnya harus masuk ke ruang ganti lebih awal karena kartu merah yang diterimanya.

Mohamed Salah telah mencatatkan rekor baru di Liverpool setelah menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut dalam sejarah klub Inggris tersebut.Penyerang timnas Mesir itu membuka skor untuk The Reds di Wanda Metropolitano dalam pertandingan Liga Champions mereka melawan Atletico Madrid pada Rabu dini hari Wib (20/10).

Rekor Salah tersebut dimulai sejak akhir Agustus, ketika dia mengonversi penalti dalam hasil imbang 1-1 melawan Chelsea (28/8) di Liga Premier Inggris.Sejak itu, dia selalu mencetak gol di setiap penampilan melawan Leeds, Milan, Crystal Palace, Brentford, Porto, Manchester City dan Watford.Satu-satunya laga di mana dia tidak mencetak gol adalah pertandingan Piala Carabao melawan Norwich. Namun, itu terjadi karena Salah tidak ada dalam skuat.

Baca Juga :  Shaqiri Siap Tinggalkan Liverpool

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tidak peduli timnya menang dengan cara “kotor” dalam pertandingan lawan Atletico Madrid di Grup B Liga Champions, yang berakhir dengan skor 3-2.

Sempat tertinggal dua gol, Atletico mampu menyamakan kedudukan lewat dua gol Antoine Griezmann sebelum pemain Prancis itu diusir keluar lapangan karena diganjar kartu merah langsung usai melanggar Firmino.

Mohamed Salah menjadi pahlawan kemenangan Liverpool setelah mencetak gol lewat penalti pada menit ke-73.Pertandingan ini diwarnai drama ketika wasit Jerman Daniel Siebert memberikan Atletico tendangan penalti setelah Diogo Jota melanggar Jose Gimenez.

Namun, Siebert membatalkan keputusannya setelah berkonsultasi dengan VAR dan melihat tayangan ulang lewat monitor di pinggir lapangan.Atletico diketahui tidak senang dengan sebagian besar keputusan Siebert dalam pertandingan tersebut, khususnya ketika memberikan Griezmann kartu merah.

Baca Juga :  Buat Malu MU Berkat Dua Blunder

Sementara itu, Klopp senang bisa mengamankan tiga poin meski timnya menang dengan “kotor.” “Ayolah, itu adalah pertandingan yang sulit. Jujur, Anda tidak peduli dengan cara memenangkannya! Tiga poin kotor adalah yang terpenting! Pada malam seperti ini, mendapatkan tiga poin sangatlah berarti,” katanya kepada BT Sport usai pertandingan.

“Penalti kami sah. Dan saya pikir yang penalti lain (Atletico) bukanlah penalti, tetapi saya tidak sering melihatnya ketika wasit membatalkan penalti. Saya tidak mengharapkan itu, tetapi saya pikir itu keputusan yang tepat,”paparnya.

“Tidak beruntung mendapatkan kartu merah seperti itu, tetapi tetap saja kartu merah. Menaikkan kaki terlalu tinggi dan hal-hal seperti ini, kami pernah mendapatkan kartu merah seperti ini di masa lalu,” tambah Klopp

Most Read

Artikel Terbaru

/