alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Harus Terhenti karena Kesalahan dan Kelelahan

TOYOTA THAILAND OPEN 2021

BANGKOK—Kesempatan Indonesia untuk merebut juara di Toyota Thailand Open 2021 pupus sudah. Langkah ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus terhenti di babak semi final, kemarin.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan disingkirkan wakil Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin di babak semifinal. Pasangan berjuluk The Daddies itu dikalahkan dengan rubber game 21-14, 20-22, 12-21 dalam pertandingan selama 50 menit yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Sabtu (23/1).

“Pertama, selamat kepada mereka (Lee/Wang). Mereka bermain bagus hari ini dan kami sudah berusaha maksimal, tapi kami harus kalah dari pemain yang bermain lebih baik hari ini,” kata Ahsan mengomentari kekalahannya, seperti dilansir laman resmi BWF, Sabtu.

Ahsan menilai lawan yang mereka hadapi itu punya keunggulan di sektor tenaga. Meski sempat memimpin di gim pembuka, namun keadaan berbalik di gim kedua hingga harus bersusah payah mengejar ketertinggalan.

“Tenaga mereka besar sekali, ada di tingkat yang bagus dan lebih semangat dibanding kami. Kualitas itu setara dengan performa mereka, terutama tenaganya ya,” katanya menerangkan. Keadaan tersebut juga disadari Hendra yang mengaku kesulitan untuk membalikkan keunggulan di gim ketiga karena tekanan dari Lee/Wang semakin kuat.

Baca Juga :  De Ridder Bikin Kejutan

“Di gim kedua, kami hanya tertinggal skor tipis dan kami sudah berusaha mengejar. Di poin kritis itu justru malah membuat kesalahan. Di gim ketiga mereka memperkuat serangan ke kami, kami tidak bisa menambah poin di situ,” ujar Hendra.

Dengan kekalahan ini, Indonesia kehilangan kesempatan untuk menyabet gelar juara dari semua sektor di turnamen Super 1000 Thailand Open 2021.

Pada hari yang sama, wakil Indonesia lainnya dari sektor ganda putri, yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga tersingkir di babak empat besar oleh pasangan unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan. Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan kelima itu takluk di tangan Lee/Shin dalam dua gim langsung berdurasi 58 menit dengan skor 16-21, 18-21.

“Sejujurnya, kondisi fisik kami sudah drop. Kondisi itu akhirnya membuat pola pikir dan mental kami juga menjadi lemah. Tapi kami tetap berusaha keras menjalani laga semifinal tadi agar bisa memberikan yang terbaik,” ujar Greysia seperti dikutip dari laman BWF.

Padahal sebelumnya, pada semifinal Yonex Thailand Open 2021 pekan lalu, Greysia/Apriyani yang menyandang predikat sebagai unggulan kelima itu mampu menumbangkan Lee/Shin rubber game dengan perolehan 15-21, 21-15, 21-16.

Baca Juga :  Alba tegaskan Barca telah kembali ke perburuan gelar

Menurut Greysia, pasangan dari Negeri Ginseng itu bermain dengan sangat baik. Bahkan jauh lebih baik dibandingkan saat keduanya terakhir bertemu pekan lalu. “Kami sudah mengeluarkan seluruh kemampuan, berusaha maksimal dan terus mencoba menekan mereka (Lee/Shin). Sayangnya, kami tidak berhasil. Mereka sangat siap. Mereka bermain jauh lebih baik dari pada kami hari ini,” kata pemain berusia 33 tahun itu.

Lebih lanjut, perempuan yang baru melepas masa lajangnya pada Desember 2020 itu mengakui dua turnamen beruntun yang baru saja mereka ikuti telah menguras pikiran dan juga tenaga. Mereka pun mulai sulit fokus pada pertandingan.

“Turnamen beruntun ini memang melelahkan. Tidak mudah untuk mempertahankan kemenangan di nomor ganda putri. Kami harus selalu menjaga fokus dan pikiran ke pertandingan, begitu juga dengan kondisi fisik,” pungkas Greysia.

Dengan demikian, tidak ada wakil Garuda yang tampil pada laga puncak turnamen bulu tangkis berhadiah total 1 juta dolar Amerika Serikat tersebut, hari ini (Minggu). (jpnn/ant)

TOYOTA THAILAND OPEN 2021

BANGKOK—Kesempatan Indonesia untuk merebut juara di Toyota Thailand Open 2021 pupus sudah. Langkah ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus terhenti di babak semi final, kemarin.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan disingkirkan wakil Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin di babak semifinal. Pasangan berjuluk The Daddies itu dikalahkan dengan rubber game 21-14, 20-22, 12-21 dalam pertandingan selama 50 menit yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Sabtu (23/1).

“Pertama, selamat kepada mereka (Lee/Wang). Mereka bermain bagus hari ini dan kami sudah berusaha maksimal, tapi kami harus kalah dari pemain yang bermain lebih baik hari ini,” kata Ahsan mengomentari kekalahannya, seperti dilansir laman resmi BWF, Sabtu.

Ahsan menilai lawan yang mereka hadapi itu punya keunggulan di sektor tenaga. Meski sempat memimpin di gim pembuka, namun keadaan berbalik di gim kedua hingga harus bersusah payah mengejar ketertinggalan.

“Tenaga mereka besar sekali, ada di tingkat yang bagus dan lebih semangat dibanding kami. Kualitas itu setara dengan performa mereka, terutama tenaganya ya,” katanya menerangkan. Keadaan tersebut juga disadari Hendra yang mengaku kesulitan untuk membalikkan keunggulan di gim ketiga karena tekanan dari Lee/Wang semakin kuat.

Baca Juga :  Penalti Depay dan Sepakan Dumfries Bawa Belanda Melaju ke 16 Besar

“Di gim kedua, kami hanya tertinggal skor tipis dan kami sudah berusaha mengejar. Di poin kritis itu justru malah membuat kesalahan. Di gim ketiga mereka memperkuat serangan ke kami, kami tidak bisa menambah poin di situ,” ujar Hendra.

Dengan kekalahan ini, Indonesia kehilangan kesempatan untuk menyabet gelar juara dari semua sektor di turnamen Super 1000 Thailand Open 2021.

Pada hari yang sama, wakil Indonesia lainnya dari sektor ganda putri, yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga tersingkir di babak empat besar oleh pasangan unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan. Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan kelima itu takluk di tangan Lee/Shin dalam dua gim langsung berdurasi 58 menit dengan skor 16-21, 18-21.

“Sejujurnya, kondisi fisik kami sudah drop. Kondisi itu akhirnya membuat pola pikir dan mental kami juga menjadi lemah. Tapi kami tetap berusaha keras menjalani laga semifinal tadi agar bisa memberikan yang terbaik,” ujar Greysia seperti dikutip dari laman BWF.

Padahal sebelumnya, pada semifinal Yonex Thailand Open 2021 pekan lalu, Greysia/Apriyani yang menyandang predikat sebagai unggulan kelima itu mampu menumbangkan Lee/Shin rubber game dengan perolehan 15-21, 21-15, 21-16.

Baca Juga :  Bundesliga Aman, DFB Pokal Menanti

Menurut Greysia, pasangan dari Negeri Ginseng itu bermain dengan sangat baik. Bahkan jauh lebih baik dibandingkan saat keduanya terakhir bertemu pekan lalu. “Kami sudah mengeluarkan seluruh kemampuan, berusaha maksimal dan terus mencoba menekan mereka (Lee/Shin). Sayangnya, kami tidak berhasil. Mereka sangat siap. Mereka bermain jauh lebih baik dari pada kami hari ini,” kata pemain berusia 33 tahun itu.

Lebih lanjut, perempuan yang baru melepas masa lajangnya pada Desember 2020 itu mengakui dua turnamen beruntun yang baru saja mereka ikuti telah menguras pikiran dan juga tenaga. Mereka pun mulai sulit fokus pada pertandingan.

“Turnamen beruntun ini memang melelahkan. Tidak mudah untuk mempertahankan kemenangan di nomor ganda putri. Kami harus selalu menjaga fokus dan pikiran ke pertandingan, begitu juga dengan kondisi fisik,” pungkas Greysia.

Dengan demikian, tidak ada wakil Garuda yang tampil pada laga puncak turnamen bulu tangkis berhadiah total 1 juta dolar Amerika Serikat tersebut, hari ini (Minggu). (jpnn/ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/