alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Ingin Lebih Efektif

Liverpool vs Crystal Palace

Pemimpin klasemen Liverpool akan main kandang melawan peringkat 9 Crystal Palace di pekan ke-31 Premier League 2019/20, Kamis (25/6). Liverpool wajib tampil jauh lebih baik daripada laga sebelumnya. Performa Liverpool tidak setajam sebelum tiga bulan lalu. Lini serang mereka tampak kurang menggigit, terlebih dengan absennya Mohamed Salah.

Dalam laga pertamanya di periode New Normal, Liverpool cuma bisa imbang 0-0 di kandang sang rival sekota Everton. Usai pertandingan itu, Jurgen Klopp mengatakan performa The Reds sebenarnya cukup lumayan. Akan tetapi penampilan Everton sendiri juga bagus.

“Saya menyukai intensitas permainan dari para pemain saya. Yang tidak terlalu saya sukai adalah ritme. Hal-hal defensif ada di sana. Ofensif, kami butuh momen. Saya tahu kami bisa bermain sepak bola yang lebih baik. Tingkat kinerjanya baik-baik saja.,” ujar Klopp seperti dilansir Goal dikutip Bola.net.
Ketika Liverpool cuma bisa imbang, peringkat 2 Manchester City berturut-turut menghajar Arsenal 3-0 dan Burnley 5-0. Kepastian Liverpool juara pun kembali tertunda. Jika terpeleset lagi, maka penantian pasukan Jurgen Klopp bakal terus berlanjut. Mereka tentu tak menginginkannya. Palace wajib dikalahkan dalam laga kandang pertama mereka pasca-lockdown. Namun, itu tidak bakal mudah. Skuad Liverpool, Nathaniel Clyne,  Xherdan Shaqiri dan James Milner dilanda cedera.

Baca Juga :  Ponsel Berdering pun Kena Denda Rp 18 Juta

Saat melawan Everton, Klopp tak mengambil risiko dengan Mohamed Salah yang belum fit 100 persen. Top skor Liverpool itu tak dimainkan. Namun, Salah diyakini berpeluang tampil sebagai starter saat jumpa Palace.

Klopp menginginkan lini serang The Reds bermain dengan lebih efektif saat jumpa Crystal Palace. Ia ingin anak-anak asuhnya bermain lebih kreatif. “Tentu saja kami ingin membuat lebih banyak peluang; kita harus lebih jelas dalam situasi – mengoper bola, menembak di saat yang tepat, lebih banyak umpan silang,” kata Klopp pada Sky Sports.
Jurgen Klopp mengatakan bahwa di laga lawan Crystal Palace nanti, ia bisa memanfaatkan tenaga para pemain yang sebelumnya hanya ada di bangku cadangan. Apalagi ada pemain Liverpool yang tumbang karena cedera saat lawan Everton. Dengan Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino di lini serang, peluang Liverpool untuk mengamankan poin maksimal bakal lebih terbuka.

Klopp juga mengatakan ia telah mengamati performa Crystal Palace. Ia yakin duel tengah pekan nanti tak akan mudah bagi anak-anak asuhnya. “Sekarang saya tahu kami siap karena Anda tidak tahu 100 persen jika kami cukup (selama istirahat), tetapi kami bisa melibatkan kaki-kaki baru pada hari Rabu. Sejauh ini, sangat bagus tapi saya melihat Crystal Palace kemarin dan mereka terlihat seperti mesin yang diminyaki dengan baik. Itu akan jadi laga yang sulit,” seru Klopp.

Baca Juga :  Liverpool Diragukan Kejar Dominasi MU

Palace baru saja menang 2-0 di kandang Bournemouth lewat gol-gol Luka Milivojevic dan Jordan Ayew. Dua pemain itu, juga Wilfried Zaha dan Christian Benteke, benar-benar harus diwaspadai oleh Liverpool.  Dikutip CNN dari Gulf News, The Eagles, julukan Palace, merupakan tim terakhir yang menang atas Liverpool di Stadion Anfield, tiga tahun lalu saat menang 2-1, April 2017. Pada pertandingan pekan ke-34 musim 2016/2017 itu, Palace yang dilatih Sam Allardyce menang di kandang lawan lewat dua gol mantan striker Liverpool Christian Benteke (42′ dan 74′). Sebelumnya Liverpool unggul lebih dahulu melalui Philippe Coutinho di menit ke-24. Liverpool perlu waspada dalam pertandingan nanti, meskipun diunggulkan dalam laga tersebut. (ist)

Liverpool vs Crystal Palace

Pemimpin klasemen Liverpool akan main kandang melawan peringkat 9 Crystal Palace di pekan ke-31 Premier League 2019/20, Kamis (25/6). Liverpool wajib tampil jauh lebih baik daripada laga sebelumnya. Performa Liverpool tidak setajam sebelum tiga bulan lalu. Lini serang mereka tampak kurang menggigit, terlebih dengan absennya Mohamed Salah.

Dalam laga pertamanya di periode New Normal, Liverpool cuma bisa imbang 0-0 di kandang sang rival sekota Everton. Usai pertandingan itu, Jurgen Klopp mengatakan performa The Reds sebenarnya cukup lumayan. Akan tetapi penampilan Everton sendiri juga bagus.

“Saya menyukai intensitas permainan dari para pemain saya. Yang tidak terlalu saya sukai adalah ritme. Hal-hal defensif ada di sana. Ofensif, kami butuh momen. Saya tahu kami bisa bermain sepak bola yang lebih baik. Tingkat kinerjanya baik-baik saja.,” ujar Klopp seperti dilansir Goal dikutip Bola.net.
Ketika Liverpool cuma bisa imbang, peringkat 2 Manchester City berturut-turut menghajar Arsenal 3-0 dan Burnley 5-0. Kepastian Liverpool juara pun kembali tertunda. Jika terpeleset lagi, maka penantian pasukan Jurgen Klopp bakal terus berlanjut. Mereka tentu tak menginginkannya. Palace wajib dikalahkan dalam laga kandang pertama mereka pasca-lockdown. Namun, itu tidak bakal mudah. Skuad Liverpool, Nathaniel Clyne,  Xherdan Shaqiri dan James Milner dilanda cedera.

Baca Juga :  Larangan 5 Pergantian Pemain Juga Berdampak ke Timnas Inggris

Saat melawan Everton, Klopp tak mengambil risiko dengan Mohamed Salah yang belum fit 100 persen. Top skor Liverpool itu tak dimainkan. Namun, Salah diyakini berpeluang tampil sebagai starter saat jumpa Palace.

Klopp menginginkan lini serang The Reds bermain dengan lebih efektif saat jumpa Crystal Palace. Ia ingin anak-anak asuhnya bermain lebih kreatif. “Tentu saja kami ingin membuat lebih banyak peluang; kita harus lebih jelas dalam situasi – mengoper bola, menembak di saat yang tepat, lebih banyak umpan silang,” kata Klopp pada Sky Sports.
Jurgen Klopp mengatakan bahwa di laga lawan Crystal Palace nanti, ia bisa memanfaatkan tenaga para pemain yang sebelumnya hanya ada di bangku cadangan. Apalagi ada pemain Liverpool yang tumbang karena cedera saat lawan Everton. Dengan Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino di lini serang, peluang Liverpool untuk mengamankan poin maksimal bakal lebih terbuka.

Klopp juga mengatakan ia telah mengamati performa Crystal Palace. Ia yakin duel tengah pekan nanti tak akan mudah bagi anak-anak asuhnya. “Sekarang saya tahu kami siap karena Anda tidak tahu 100 persen jika kami cukup (selama istirahat), tetapi kami bisa melibatkan kaki-kaki baru pada hari Rabu. Sejauh ini, sangat bagus tapi saya melihat Crystal Palace kemarin dan mereka terlihat seperti mesin yang diminyaki dengan baik. Itu akan jadi laga yang sulit,” seru Klopp.

Baca Juga :  Euro 2020, Antara Desember 2020 atau Juni 2021

Palace baru saja menang 2-0 di kandang Bournemouth lewat gol-gol Luka Milivojevic dan Jordan Ayew. Dua pemain itu, juga Wilfried Zaha dan Christian Benteke, benar-benar harus diwaspadai oleh Liverpool.  Dikutip CNN dari Gulf News, The Eagles, julukan Palace, merupakan tim terakhir yang menang atas Liverpool di Stadion Anfield, tiga tahun lalu saat menang 2-1, April 2017. Pada pertandingan pekan ke-34 musim 2016/2017 itu, Palace yang dilatih Sam Allardyce menang di kandang lawan lewat dua gol mantan striker Liverpool Christian Benteke (42′ dan 74′). Sebelumnya Liverpool unggul lebih dahulu melalui Philippe Coutinho di menit ke-24. Liverpool perlu waspada dalam pertandingan nanti, meskipun diunggulkan dalam laga tersebut. (ist)

Most Read

Artikel Terbaru

/