alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

Derby Sevilla Menandai Restart La Liga Spanyol

SEVILLA – Presiden La Liga Javier Tebas berharap kompetisi musim ini dapat dilanjutkan kembali pada 11 Juni, ditandai dengan pertandingan derby Sevilla dalam laga bertajuk “satu pertandingan untuk semua Spanyol”.

“Ada kemungkinan bahwa pada Kamis 11 Juni nanti kami dapat menghadirkan pertandingan Liga pertama,” kata Tebas kepada televisi Movistar Plus, seperti dikutip AFP. “Kami ingin nanti ada Derby Sevilla – Real Betis vs Sevilla – pada pukul 22.00 (20.00 GMT),” lanjutnya.

“(Pertandingan) ini akan menjadi harapan kami untuk menghadirkan satu pertandingan liga” hari itu sehingga tim “bermain secara eksklusif untuk seluruh Spanyol, sebagai penghargaan dan untuk mengenang apa yang telah terjadi,” kata Tebas.

Tebas mengkonfirmasi bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pengumuman resmi mengenai tanggal dimulainya kembali kompetisi yang ditunda pada bulan Maret karena virus korona. “Tapi yang pasti adalah akhir pekan ke-12,” ujarnya.

Pada Sabtu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan bahwa La Liga dapat dilanjutkan pada pekan mulai 8 Juni. Semua pertandingan akan dilangsungkan tanpa penonton di stadion.

Baca Juga :  Ajang Pembaptisan Trisula

“Pembukaan kembali kompetisi olahraga profesional utama dan khususnya La Liga akan diizinkan mulai pekan 8 Juni,” kata Sanchez pada konferensi pers.

Lebih dari dua bulan setelah pandemi COVID-19 menghentikan musim kompetisi sepak bola di Spanyol, para pemain mulai berlatih dalam kelompok-kelompok kecil.

Sementara itu masih ada saja pemain sepak bola di La Liga Spanyol yang melanggar aturan pemerintah Spanyol terkait pembatasan sosial selama pandemi korona. Situasi yang membuat Presiden La Liga Javier Tebas angkat bicara.

Itu tidak lepas dari ketahuanya trio Argentina Ever Banega, Lucas Ocampos, dan Franco Vazquez, serta striker Belanda Luuk de Jong yang dikabarkan berada di sebuah pesta bersama delapan orang lainnya selama akhir pekan.

Spanyol telah melonggarkan salah satu lockdown di Eropa karena tingkat infeksi virus korona telah melambat dan jumlah kematian telah menurun, meskipun pertemuan lebih dari 10 orang masih belum diizinkan.

Gambar yang diposting di Instagram oleh istri Banega, juga menunjukkan adanya Pipa Shisha. “Pemain adalah contoh bagi masyarakat dan harus berhati-hati dengan tindakan mereka,” kata Tebas kepada jaringan televisi Movistar, seperti dilansir Reuters.

Baca Juga :  Maksimalkan Materi Ajar, Dosen Penjaskes Beri Sosialisasi Pembelajaran Bahan Ajar Bulutangkis

“Saya meminta semua pemain untuk tidak bertindak seperti ini. Kita harus sangat berhati-hati karena banyak pekerjaan orang dipertaruhkan. Keamanan dijamin di tempat latihan dan pertandingan, tetapi saya khawatir tentang tempat dan pesta lain seperti ini. Kita semua harus sangat berhati-hati,” tambah Tebas.

Sementara itu para pemain membuat pernyataan meminta maaf atas perilaku mereka, yang diterbitkan Sevilla di akun Twitter resmi klub. Sevilla tidak menyatakan apakah para pemain akan menghadapi tindakan disipliner dan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Semua event sepak bola di Spanyol untuk sementara ditangguhkan sejak 12 Maret karena pandemi COVID-19 meskipun pada hari Sabtu pemerintah mengatakan dua divisi teratas dapat dilanjutkan mulai 8 Juni.

Pertandingan derby Sevilla dengan tetangganya Real Betis akan menjadi pertandingan La Liga pertama yang dimainkan ketika musim dilanjutkan bulan depan. Tebas mengatakan dia berharap pertandingan akan dimainkan pada 11 Juni.(jp)

SEVILLA – Presiden La Liga Javier Tebas berharap kompetisi musim ini dapat dilanjutkan kembali pada 11 Juni, ditandai dengan pertandingan derby Sevilla dalam laga bertajuk “satu pertandingan untuk semua Spanyol”.

“Ada kemungkinan bahwa pada Kamis 11 Juni nanti kami dapat menghadirkan pertandingan Liga pertama,” kata Tebas kepada televisi Movistar Plus, seperti dikutip AFP. “Kami ingin nanti ada Derby Sevilla – Real Betis vs Sevilla – pada pukul 22.00 (20.00 GMT),” lanjutnya.

“(Pertandingan) ini akan menjadi harapan kami untuk menghadirkan satu pertandingan liga” hari itu sehingga tim “bermain secara eksklusif untuk seluruh Spanyol, sebagai penghargaan dan untuk mengenang apa yang telah terjadi,” kata Tebas.

Tebas mengkonfirmasi bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pengumuman resmi mengenai tanggal dimulainya kembali kompetisi yang ditunda pada bulan Maret karena virus korona. “Tapi yang pasti adalah akhir pekan ke-12,” ujarnya.

Pada Sabtu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan bahwa La Liga dapat dilanjutkan pada pekan mulai 8 Juni. Semua pertandingan akan dilangsungkan tanpa penonton di stadion.

Baca Juga :  Gol di Menit Akhir Pastikan Liverpool ke Final

“Pembukaan kembali kompetisi olahraga profesional utama dan khususnya La Liga akan diizinkan mulai pekan 8 Juni,” kata Sanchez pada konferensi pers.

Lebih dari dua bulan setelah pandemi COVID-19 menghentikan musim kompetisi sepak bola di Spanyol, para pemain mulai berlatih dalam kelompok-kelompok kecil.

Sementara itu masih ada saja pemain sepak bola di La Liga Spanyol yang melanggar aturan pemerintah Spanyol terkait pembatasan sosial selama pandemi korona. Situasi yang membuat Presiden La Liga Javier Tebas angkat bicara.

Itu tidak lepas dari ketahuanya trio Argentina Ever Banega, Lucas Ocampos, dan Franco Vazquez, serta striker Belanda Luuk de Jong yang dikabarkan berada di sebuah pesta bersama delapan orang lainnya selama akhir pekan.

Spanyol telah melonggarkan salah satu lockdown di Eropa karena tingkat infeksi virus korona telah melambat dan jumlah kematian telah menurun, meskipun pertemuan lebih dari 10 orang masih belum diizinkan.

Gambar yang diposting di Instagram oleh istri Banega, juga menunjukkan adanya Pipa Shisha. “Pemain adalah contoh bagi masyarakat dan harus berhati-hati dengan tindakan mereka,” kata Tebas kepada jaringan televisi Movistar, seperti dilansir Reuters.

Baca Juga :  Bukti Kalau Belum Layak Pergi 

“Saya meminta semua pemain untuk tidak bertindak seperti ini. Kita harus sangat berhati-hati karena banyak pekerjaan orang dipertaruhkan. Keamanan dijamin di tempat latihan dan pertandingan, tetapi saya khawatir tentang tempat dan pesta lain seperti ini. Kita semua harus sangat berhati-hati,” tambah Tebas.

Sementara itu para pemain membuat pernyataan meminta maaf atas perilaku mereka, yang diterbitkan Sevilla di akun Twitter resmi klub. Sevilla tidak menyatakan apakah para pemain akan menghadapi tindakan disipliner dan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Semua event sepak bola di Spanyol untuk sementara ditangguhkan sejak 12 Maret karena pandemi COVID-19 meskipun pada hari Sabtu pemerintah mengatakan dua divisi teratas dapat dilanjutkan mulai 8 Juni.

Pertandingan derby Sevilla dengan tetangganya Real Betis akan menjadi pertandingan La Liga pertama yang dimainkan ketika musim dilanjutkan bulan depan. Tebas mengatakan dia berharap pertandingan akan dimainkan pada 11 Juni.(jp)

Most Read

Artikel Terbaru

/