alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Lawan Tim Gurem-pun Barca Kesusahan

Madrid – Lionel Messi berjasa besar dalam kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano di 16 besar Copa del Rey. Laga itu membuktikan betapa Blaugrana amat bergantung pada La Pulga, meski melawan klub kecil sekalipun.

Barcelona menang 2-1 atas Vallecano di Estadio de Vallecas, Kamis (28/1) dini hari WIB. Sempat tertinggal lewat gol Francisco Garcia, Messi dan Frenkie de Jong akhirnya memastikan kemenangan skuad asuhan Ronald Koeman.

Kelolosan ini diraih dengan susah payah, sekalipun Messi sudah kembali bermain. Bahkan nasib Barcelona bisa saja berbeda jika bintang asal Argentina itu tak ada di lapangan.Seperti biasa, Messi menjadi otak serangan Barcelona. Ia nyaris selalu terlibat dalam serangan-serangan berbahaya yang dibangun, mulai dari kreator hingga eksekutor.

Setidaknya Ada 10 peluang Barcelona di laga itu yang melibatkan Messi, 5 di antaranya Messi bertindak sebagai eksekutor. Hasilnya, satu menjadi gol, dua ditepis kiper, dua membentur tiang.

Sedangkan dari 5 peluang yang melibatkan dirinya, satu menjadi gol. Messi-lah yang memprakarsai gol de Jong, sebab ia yang memberi umpan terobosan kepada Jordi Alba, yang lantas meneruskannya kepada de Jong.

Vallecano memang mangsa empuk bagi Messi. 11 kali ia berhadapan dengan mereka, 18 gol dan 8 assist ia ciptakan. Namun kali ini kondisinya berbeda.Jika biasanya Barcelona menang meyakinkan setiap bertemu Vallecano, maka kali ini mereka harus pontang-panting untuk bisa menang, bahkan sempat tertinggal lebih dulu.

Baca Juga :  Bukti Rapuhnya Pertahanan Setan Merah

“Leo selalu ingin main dan menang.Dia terbiasa meraih trofi. Dia seorang juara dan ingin bermain di setiap pertandingan,” ujar Koeman soal Lionel Messi seperti dilansir Sport.

“Dia sempat cedera ringan tapi dia sangat ingin kembali main setelah hukumannya. Dia segar dan tak punya masalah kebugaran. Kami perlu Messi dalam performa terbaik untuk menang,” ucap Koeman.

Messi memang sudah sering muncul sebagai penyelamat Barcelona, termasuk saat menghadapi klub-klub besar. Namun kali ini apa yang ia lakukan menjadi peringatan buat Barcelona.Akhir musim nanti, Messi mungkin pergi. Sinyal itu makin kuat dengan adanya krisis keuangan di Barcelona.

Rayo Vallecano adalah satu dari 28 tim yang selalu dikalahkan Messi. Dia sudah 10 kali bertanding melawan Rayo Vallecano dan selalu menang dengan mencetak total 17 gol.Dari 10 pertandingan itu, Messi hanya satu kali absen mencetak gol. Dia tercatat dua kali mencatat hat-trick dan empat kali bikin brace (dua gol dalam satu laga).

Baca Juga :  Blaugrana Paling Berduka

Disisi lain performa on fire Frenkie de Jong, berlanjut untuk memenangkan Barcelona di Copa del Rey. Ronald Koeman meyakini, De Jong kini menjadi pemain yang lebih komplet. Itu adalah gol kelima De Jong dalam 27 penampilannya untuk Barca di sepanjang 2020/21, atau yang ketiga dalam empat pertandingan terakhirnya. Pemain berusia 23 tahun itu sudah melampaui torehannya di musim lalu saat mengemas dua gol dan empat assist selama 42 penampilan.

Pelatih Barcelona Koeman memuji penampilan pemain yang digaet dari Ajax itu. Ketajaman Frenkie de Jong tidak lepas dari perannya yang lebih aktif membantu serangan.”Kami memerlukan dia,” ungkap entrenador asal Belanda itu dikutip Football-Espana. “Kami butuh agar gelandang-gelandang kami ofensif, dan dia membantu serangan dari belakang,” lanjut Koeman.

“Kami sudah berbicara dengan dia untuk membantu permainan menyerangnya dan mencetak lebih dari satu gol per musim. Dia sekarang sudah lebih komplet dibanding saat dia bermain untuk Ajax,” tambahnya.

“Setelah tertinggal 0-1, kami bereaksi dengan baik dan memenangi pertandingan. Kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol lagi. Tapi yang paling penting adalah kami memenangi duel ini,” cetus Koeman usai laga. (int)

Madrid – Lionel Messi berjasa besar dalam kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano di 16 besar Copa del Rey. Laga itu membuktikan betapa Blaugrana amat bergantung pada La Pulga, meski melawan klub kecil sekalipun.

Barcelona menang 2-1 atas Vallecano di Estadio de Vallecas, Kamis (28/1) dini hari WIB. Sempat tertinggal lewat gol Francisco Garcia, Messi dan Frenkie de Jong akhirnya memastikan kemenangan skuad asuhan Ronald Koeman.

Kelolosan ini diraih dengan susah payah, sekalipun Messi sudah kembali bermain. Bahkan nasib Barcelona bisa saja berbeda jika bintang asal Argentina itu tak ada di lapangan.Seperti biasa, Messi menjadi otak serangan Barcelona. Ia nyaris selalu terlibat dalam serangan-serangan berbahaya yang dibangun, mulai dari kreator hingga eksekutor.

Setidaknya Ada 10 peluang Barcelona di laga itu yang melibatkan Messi, 5 di antaranya Messi bertindak sebagai eksekutor. Hasilnya, satu menjadi gol, dua ditepis kiper, dua membentur tiang.

Sedangkan dari 5 peluang yang melibatkan dirinya, satu menjadi gol. Messi-lah yang memprakarsai gol de Jong, sebab ia yang memberi umpan terobosan kepada Jordi Alba, yang lantas meneruskannya kepada de Jong.

Vallecano memang mangsa empuk bagi Messi. 11 kali ia berhadapan dengan mereka, 18 gol dan 8 assist ia ciptakan. Namun kali ini kondisinya berbeda.Jika biasanya Barcelona menang meyakinkan setiap bertemu Vallecano, maka kali ini mereka harus pontang-panting untuk bisa menang, bahkan sempat tertinggal lebih dulu.

Baca Juga :  Sama-Sama Memble

“Leo selalu ingin main dan menang.Dia terbiasa meraih trofi. Dia seorang juara dan ingin bermain di setiap pertandingan,” ujar Koeman soal Lionel Messi seperti dilansir Sport.

“Dia sempat cedera ringan tapi dia sangat ingin kembali main setelah hukumannya. Dia segar dan tak punya masalah kebugaran. Kami perlu Messi dalam performa terbaik untuk menang,” ucap Koeman.

Messi memang sudah sering muncul sebagai penyelamat Barcelona, termasuk saat menghadapi klub-klub besar. Namun kali ini apa yang ia lakukan menjadi peringatan buat Barcelona.Akhir musim nanti, Messi mungkin pergi. Sinyal itu makin kuat dengan adanya krisis keuangan di Barcelona.

Rayo Vallecano adalah satu dari 28 tim yang selalu dikalahkan Messi. Dia sudah 10 kali bertanding melawan Rayo Vallecano dan selalu menang dengan mencetak total 17 gol.Dari 10 pertandingan itu, Messi hanya satu kali absen mencetak gol. Dia tercatat dua kali mencatat hat-trick dan empat kali bikin brace (dua gol dalam satu laga).

Baca Juga :  Spurs Bertekuk Lutut di Kandang

Disisi lain performa on fire Frenkie de Jong, berlanjut untuk memenangkan Barcelona di Copa del Rey. Ronald Koeman meyakini, De Jong kini menjadi pemain yang lebih komplet. Itu adalah gol kelima De Jong dalam 27 penampilannya untuk Barca di sepanjang 2020/21, atau yang ketiga dalam empat pertandingan terakhirnya. Pemain berusia 23 tahun itu sudah melampaui torehannya di musim lalu saat mengemas dua gol dan empat assist selama 42 penampilan.

Pelatih Barcelona Koeman memuji penampilan pemain yang digaet dari Ajax itu. Ketajaman Frenkie de Jong tidak lepas dari perannya yang lebih aktif membantu serangan.”Kami memerlukan dia,” ungkap entrenador asal Belanda itu dikutip Football-Espana. “Kami butuh agar gelandang-gelandang kami ofensif, dan dia membantu serangan dari belakang,” lanjut Koeman.

“Kami sudah berbicara dengan dia untuk membantu permainan menyerangnya dan mencetak lebih dari satu gol per musim. Dia sekarang sudah lebih komplet dibanding saat dia bermain untuk Ajax,” tambahnya.

“Setelah tertinggal 0-1, kami bereaksi dengan baik dan memenangi pertandingan. Kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol lagi. Tapi yang paling penting adalah kami memenangi duel ini,” cetus Koeman usai laga. (int)

Most Read

Artikel Terbaru

/