alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Golnya Tidak Disahkan, Ronaldo Ngamuk!

Beograd – Gol Cristiano Ronaldo di menit akhir pertandingan Serbia vs Portugal tidak disahkan wasit. Hal itu membuat CR7 ngamuk, sampai membanting ban kaptennya.Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa dari Grup A mempertemukan Serbia vs Portugal di Stadion Rajko Mitic, Minggu (28/3) dini hari WIB. Kedua tim bertarung ketat di lapangan.

Portugal sempat unggul di menit ke-11 lewat gol Diogo Jota. Kemudian, striker Liverpool itu menggandakan keunggulan di menit ke-36, yang membuat Portugal unggul 2-0 saat jeda. Di babak kedua, Serbia bisa membalas dua gol tim tamu. Gol dari Aleksandr Mitrovic dan Filip Kostic membuat skor menjadi 2-2.

Di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3, Portugal sempat bersorak ketika Ronaldo bisa membuat gol. Sepakannya dari dalam kotak penalti, terlihat mengarahkan bola meluncur ke gawang.

Namun, bolanya bisa disapu Mitrovic. Bola muntah sempat kembali disepak Bernardo Silva, dan lagi-lagi bisa dimentahkan Mitrovic.Dalam tayangan ulang, terlihat bola sepakan Ronaldo rupanya sudah melewati garis gawang, dengan jarak yang cukup jauh. Namun, wasit Danny Makkelie tidak mengesahkannya.

Ronaldo, yang sudah berselebrasi, langsung marah-marah. Kemudian, penyerang Juventus itu malah dikartu kuning karena protes berlebihan. Ronaldo rupanya masih masih marah-marah sebelum laga tuntas. Ia malah meninggalkan lapangan dan terlihat pemilik 5 Ballon d’Or itu sampai membanting ban kaptennya sesaat sebelum masuk ke lorong stadion.

Baca Juga :  Kini Sebagai Pemenang

Laga kemudian berakhir, Serbia vs Portugal tuntas 2-2. Hasil imbang sendiri membuat Portugal masih di posisi dua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa dengan 4 poin, di bawah Serbia karena kalah produktivitas gol. Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Luksemburg pada 31 Maret mendatang.

Usai laga itu, Ronaldo membuat unggahan di media sosialnya. Pemain 36 tahun itu menyindir bahwa negaranya merasa dirugikan. “Menjadi kapten tim Portugal adalah salah satu kebanggaan dan hak istimewa terbesar dalam hidup saya. Saya selalu memberi dan akan memberikan segalanya untuk negara saya, itu tidak akan pernah berubah,” tulis Ronaldo di caption foto Instagramnya.

“Tetapi ada masa-masa sulit untuk dihadapi, terutama ketika kita merasa seluruh bangsa dirugikan. Angkat kepalamu dan hadapi tantangan berikutnya sekarang! Ayo, Portugal!” tulis mantan pemain Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid itu.

Fernando Santos, pelatih Timnas Portugal, juga terlihat protes ke wasit usai peluit akhir dibunyikan di laga kualifikasi Piala Dunia tersebut. Kepada jurnalis, ia pun menegaskan keyakinannya bahwa gol Cristiano Ronaldo harusnya disahkan.

“Bolanya sudah masuk ke gawang lebih dari setengah meter. Itu memang tidak mengubah fakta bahwa kami harusnya bisa tampil lebih baik. Tapi dalam sepakbola, sungguh mustahil gol tak disahkan padahal bola sudah masuk ke gawang sampai setengah meter.”

Baca Juga :  Hazard : Ancelotti adalah Berita Bagus

Dalam sesi konferensi pers, Fernando Santos juga mengungkap pembicaraan yang ia lakukan dengan pengadil lapangan. Ia mengklaim, wasit Danny Makkelie sudah minta maaf tidak mengesahkan gol Cristiano Ronaldo.”Wasitnya sudah minta maaf kepada saya. Itu adalah yang kedua kalinya dalam sebuah partai kualifikasi (piala dunia) mereka minta maaf kepada saya usai sebuah laga,” ujar Fernando Santos.

“Sungguh sukar dicerna bahwa dalam sebuah ajang sebesar ini, karena kami membidik Piala Dunia, tidak ada VAR atau teknologi garis gawang. Bahkan ini merupakan salah satu hal yang ia (wasit) katakan kepada saya di lapangan, bahwa tidak ada teknologi garis gawang padahal sebenarnya itu penting sekali. Kemudian ia minta maaf kepada saya.”

“Namun, itu tidak banyak mengubah fakta bahwa pada akhirnya kami mendapatkan hasil seri. Jadi saya harus menegaskan bahwa kita mesti benar-benar memikirkan hal ini. Wasit adalah manusia, mereka bisa bikin kesalahan. Itu mengapa ada VAR dan teknologi garis gawang agar hal semacam ini tidak terulang lagi,” tuturnya.(int)

Beograd – Gol Cristiano Ronaldo di menit akhir pertandingan Serbia vs Portugal tidak disahkan wasit. Hal itu membuat CR7 ngamuk, sampai membanting ban kaptennya.Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa dari Grup A mempertemukan Serbia vs Portugal di Stadion Rajko Mitic, Minggu (28/3) dini hari WIB. Kedua tim bertarung ketat di lapangan.

Portugal sempat unggul di menit ke-11 lewat gol Diogo Jota. Kemudian, striker Liverpool itu menggandakan keunggulan di menit ke-36, yang membuat Portugal unggul 2-0 saat jeda. Di babak kedua, Serbia bisa membalas dua gol tim tamu. Gol dari Aleksandr Mitrovic dan Filip Kostic membuat skor menjadi 2-2.

Di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3, Portugal sempat bersorak ketika Ronaldo bisa membuat gol. Sepakannya dari dalam kotak penalti, terlihat mengarahkan bola meluncur ke gawang.

Namun, bolanya bisa disapu Mitrovic. Bola muntah sempat kembali disepak Bernardo Silva, dan lagi-lagi bisa dimentahkan Mitrovic.Dalam tayangan ulang, terlihat bola sepakan Ronaldo rupanya sudah melewati garis gawang, dengan jarak yang cukup jauh. Namun, wasit Danny Makkelie tidak mengesahkannya.

Ronaldo, yang sudah berselebrasi, langsung marah-marah. Kemudian, penyerang Juventus itu malah dikartu kuning karena protes berlebihan. Ronaldo rupanya masih masih marah-marah sebelum laga tuntas. Ia malah meninggalkan lapangan dan terlihat pemilik 5 Ballon d’Or itu sampai membanting ban kaptennya sesaat sebelum masuk ke lorong stadion.

Baca Juga :  Misi Sulit untuk Bangkit

Laga kemudian berakhir, Serbia vs Portugal tuntas 2-2. Hasil imbang sendiri membuat Portugal masih di posisi dua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa dengan 4 poin, di bawah Serbia karena kalah produktivitas gol. Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Luksemburg pada 31 Maret mendatang.

Usai laga itu, Ronaldo membuat unggahan di media sosialnya. Pemain 36 tahun itu menyindir bahwa negaranya merasa dirugikan. “Menjadi kapten tim Portugal adalah salah satu kebanggaan dan hak istimewa terbesar dalam hidup saya. Saya selalu memberi dan akan memberikan segalanya untuk negara saya, itu tidak akan pernah berubah,” tulis Ronaldo di caption foto Instagramnya.

“Tetapi ada masa-masa sulit untuk dihadapi, terutama ketika kita merasa seluruh bangsa dirugikan. Angkat kepalamu dan hadapi tantangan berikutnya sekarang! Ayo, Portugal!” tulis mantan pemain Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid itu.

Fernando Santos, pelatih Timnas Portugal, juga terlihat protes ke wasit usai peluit akhir dibunyikan di laga kualifikasi Piala Dunia tersebut. Kepada jurnalis, ia pun menegaskan keyakinannya bahwa gol Cristiano Ronaldo harusnya disahkan.

“Bolanya sudah masuk ke gawang lebih dari setengah meter. Itu memang tidak mengubah fakta bahwa kami harusnya bisa tampil lebih baik. Tapi dalam sepakbola, sungguh mustahil gol tak disahkan padahal bola sudah masuk ke gawang sampai setengah meter.”

Baca Juga :  Ingin Perpanjang Masa Kerja Cavani

Dalam sesi konferensi pers, Fernando Santos juga mengungkap pembicaraan yang ia lakukan dengan pengadil lapangan. Ia mengklaim, wasit Danny Makkelie sudah minta maaf tidak mengesahkan gol Cristiano Ronaldo.”Wasitnya sudah minta maaf kepada saya. Itu adalah yang kedua kalinya dalam sebuah partai kualifikasi (piala dunia) mereka minta maaf kepada saya usai sebuah laga,” ujar Fernando Santos.

“Sungguh sukar dicerna bahwa dalam sebuah ajang sebesar ini, karena kami membidik Piala Dunia, tidak ada VAR atau teknologi garis gawang. Bahkan ini merupakan salah satu hal yang ia (wasit) katakan kepada saya di lapangan, bahwa tidak ada teknologi garis gawang padahal sebenarnya itu penting sekali. Kemudian ia minta maaf kepada saya.”

“Namun, itu tidak banyak mengubah fakta bahwa pada akhirnya kami mendapatkan hasil seri. Jadi saya harus menegaskan bahwa kita mesti benar-benar memikirkan hal ini. Wasit adalah manusia, mereka bisa bikin kesalahan. Itu mengapa ada VAR dan teknologi garis gawang agar hal semacam ini tidak terulang lagi,” tuturnya.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/