alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Barcelona Resmi Pecat Ronald Koeman

BARCELONA, Manajenen klub Barcelona secara resmi memecat Ronald Koeman sebagai pelatih menyusul kekalahan atas Rayo Vallecano pada Kamis dini hari (28/10), demikian pengumuman di situs resmi klub Katalunya itu.Kekalahan itu membuat Barcelona berada di urutan kesembilan klasemen LaLiga, setelah hanya memenangkan empat dari 10 pertandingan.

“FC Barcelona telah membebaskan Ronald Koeman dari tugasnya sebagai pelatih tim utama. Presiden Klub, Joan Laporta memberi tahu tentang keputusan tersebut setelah kekalahan melawan Rayo Vallecano. Ronald Koeman akan mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain pada Kamis (waktu setempat) di Ciutat Esportiva.” Demikian keterangan resmi Barcelona disitus resminya.

Perjalanan Pelatih asal Belanda berusia 58 tahun sebagai pelatih Barcelona hanya bertahan selama 14 bulan yang sengit. Kekalahan 1-0 dari Rayo Vallecano, yang membuat raksasa Spanyol itu duduk di urutan kesembilan di La Liga.

Barca hanya memenangi dua dari tujuh pertandingan liga terakhir mereka di bawah asuhan Koeman, termasuk kekalahan dari Real Madrid dalam El Clasico pada Minggu di Camp Nou.

Baca Juga :  Setor Dana 200 Juta, Kontraktor Diimingi Proyek Tak Urung Terealisasi

Blaugrana mengalami kesulitan di Liga Champions musim ini, yang menyebabkan Koeman kehilangan posisinya setelah lebih dari satu musim bertugas.Sebelumnya, Barcelona menelan kekalahan tandang 2-0 dari Atletico Madrid di LaLiga pada 3 Oktober.

Kekalahan 2-1 mereka dari Real Madrid di Nou Camp pada 24 Oktober menjadi kekalahan ketiga Koeman di El Clasico berturut-turut.Usai pertandingan itu, pelatih asal Belanda itu menjadi sasaran kemarahan suporter saat mereka merusak mobil Koeman ketika mencoba meninggalkan Camp Nou.

Usai dikalahkan Vallecano, Koeman mengatakan: “Itu (posisi liga Barcelona) mengatakan bahwa kami tidak baik.”

“Tim telah kehilangan keseimbangan dalam skuat, kehilangan pemain yang sangat efektif, itu terlihat. Dalam beberapa tahun terakhir, klub lain telah memperkuat tim setiap musim dan kami tidak, itu juga terlihat,”ujarnya.

Koeman ditunjuk menjadi pelatih Barcelona pada Agustus tahun lalu, dia membawa klub finish posisi ketiga di LaLiga musim lalu dan memenangkan Copa del Rey.Namun, dia alami kesulitan di musim keduanya setelah kepergian Lionel Messi.

Baca Juga :  Xavi Tentang Reinkarnasi Pep dan DNA Barcelona

Nama-nama seperti Xavi Hernandez, pelatih timnas Belgia Roberto Martinez, pelatih Ajax Erik Ten Hag telah dikaitkan sebagai pengganti Koeman. Gelandang legendaris Xavi Hernandez menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisinya.

Xavi, yang saat ini bertanggung jawab atas klub Qatar Al Sadd, dianggap sebagai penerus Koeman yang paling mungkin dan akan menjadi pilihan yang sangat populer di kalangan penggemar Barca, mengingat karier bermainnya yang gemilang di sana. Selain itu, ada pula anggapan bahwa pelatih berusia 41 tahun itu akan menanamkan gaya atraktif seperti yang dimainkan Barcelona di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pelatih River Plate Marcelo Gallardo dan Erik ten Hag dari Ajax juga telah dikaitkan dengan jabatan tersebut, tetapi mungkin enggan meninggalkan pekerjaan mereka di pertengahan musim.(int)

BARCELONA, Manajenen klub Barcelona secara resmi memecat Ronald Koeman sebagai pelatih menyusul kekalahan atas Rayo Vallecano pada Kamis dini hari (28/10), demikian pengumuman di situs resmi klub Katalunya itu.Kekalahan itu membuat Barcelona berada di urutan kesembilan klasemen LaLiga, setelah hanya memenangkan empat dari 10 pertandingan.

“FC Barcelona telah membebaskan Ronald Koeman dari tugasnya sebagai pelatih tim utama. Presiden Klub, Joan Laporta memberi tahu tentang keputusan tersebut setelah kekalahan melawan Rayo Vallecano. Ronald Koeman akan mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain pada Kamis (waktu setempat) di Ciutat Esportiva.” Demikian keterangan resmi Barcelona disitus resminya.

Perjalanan Pelatih asal Belanda berusia 58 tahun sebagai pelatih Barcelona hanya bertahan selama 14 bulan yang sengit. Kekalahan 1-0 dari Rayo Vallecano, yang membuat raksasa Spanyol itu duduk di urutan kesembilan di La Liga.

Barca hanya memenangi dua dari tujuh pertandingan liga terakhir mereka di bawah asuhan Koeman, termasuk kekalahan dari Real Madrid dalam El Clasico pada Minggu di Camp Nou.

Baca Juga :  Xavi Tentang Reinkarnasi Pep dan DNA Barcelona

Blaugrana mengalami kesulitan di Liga Champions musim ini, yang menyebabkan Koeman kehilangan posisinya setelah lebih dari satu musim bertugas.Sebelumnya, Barcelona menelan kekalahan tandang 2-0 dari Atletico Madrid di LaLiga pada 3 Oktober.

Kekalahan 2-1 mereka dari Real Madrid di Nou Camp pada 24 Oktober menjadi kekalahan ketiga Koeman di El Clasico berturut-turut.Usai pertandingan itu, pelatih asal Belanda itu menjadi sasaran kemarahan suporter saat mereka merusak mobil Koeman ketika mencoba meninggalkan Camp Nou.

Usai dikalahkan Vallecano, Koeman mengatakan: “Itu (posisi liga Barcelona) mengatakan bahwa kami tidak baik.”

“Tim telah kehilangan keseimbangan dalam skuat, kehilangan pemain yang sangat efektif, itu terlihat. Dalam beberapa tahun terakhir, klub lain telah memperkuat tim setiap musim dan kami tidak, itu juga terlihat,”ujarnya.

Koeman ditunjuk menjadi pelatih Barcelona pada Agustus tahun lalu, dia membawa klub finish posisi ketiga di LaLiga musim lalu dan memenangkan Copa del Rey.Namun, dia alami kesulitan di musim keduanya setelah kepergian Lionel Messi.

Baca Juga :  Barca Tinting Xavi dan Roberto Martinez Sebagai Pelatih Baru

Nama-nama seperti Xavi Hernandez, pelatih timnas Belgia Roberto Martinez, pelatih Ajax Erik Ten Hag telah dikaitkan sebagai pengganti Koeman. Gelandang legendaris Xavi Hernandez menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisinya.

Xavi, yang saat ini bertanggung jawab atas klub Qatar Al Sadd, dianggap sebagai penerus Koeman yang paling mungkin dan akan menjadi pilihan yang sangat populer di kalangan penggemar Barca, mengingat karier bermainnya yang gemilang di sana. Selain itu, ada pula anggapan bahwa pelatih berusia 41 tahun itu akan menanamkan gaya atraktif seperti yang dimainkan Barcelona di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pelatih River Plate Marcelo Gallardo dan Erik ten Hag dari Ajax juga telah dikaitkan dengan jabatan tersebut, tetapi mungkin enggan meninggalkan pekerjaan mereka di pertengahan musim.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/