alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Italia Menang Meyakinkan di Bulgaria

Sofia.-Tim nasional Italia dibawah Roberto Mancini terus melaju, kali ini menang meyakinkan di Bulgaria dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup C ketika di pertandingan lainnya Swiss mampu mengatasi Lithuania.Bertandang ke Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia Senin (29/3).

Italia menang 2-0 atas Bulgari berkat gol-gol Andrea Belotti dan Manuel Locatelli. Namun situasi diakui bisa berbeda jika tak ada gol pembuka dari titik penalti. Gli Azzurri makin dekat untuk memecahkan rekor baru.

Juara dunia empat kali itu sudah tidak terkalahkan di 24 pertandingan beruntun.Kali terakhir, Italia-nya Mancini tumbang saat dikalahkan Portugal dengan skor 0-1 pada UEFA Nations League 2018/2019. Setelah itu Italia meraih 19 kemenangan dan lima imbang.

Bahkan dari 14 pertandingan terakhirnya, Italia cuma kebobolan tiga gol. Total ada 17 clean sheet diraih La Nazionale selama 24 laga tersebut. Kini Italia cuma berjarak satu laga lagi dari catatan 25 laga tanpa terkalahkan milik Marcelo Lippi yang diraih dari 2004 hingga 2006, saat menjuarai Piala Dunia. Rekor Timnas Italia masih dipegang pelatih legendarisnya Vittorio Pozzo yang melewati 30 laga tanpa terkalahkan di tahun 1930-an.

Baca Juga :  Lega Mampu Hentikan Lini Depan PSG

Gli Azzurri tampil sangat dominan, mencatatkan 22 tembakan dengan enam menemui target plus satu membentur tiang. Sementara Bulgaria hanya punya tiga percobaan dengan satu yang mengarah ke gawang.

Namun pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini menepis anggapan ini kemenangan mudah untuk anak-anak asuhnya. Tanpa gol penalti dari Belotti, pertandingan bisa saja berakhir tanpa pemenang.

“Semua pertandingan itu sulit, terutama melawan tim-tim seperti Bulgaria yang menumpuk pemain di belakang dan menunggu melakukan serangan balik. Sampai Anda menemukan jalan keluar, tidak ada celah dan itu sangat menyulitkan,” ungkapnya kepada RAI Sport dikutip Football Italia.

“Kami ada di titik musim di mana para pemain sedikit kelelahan. Kami tak membiarkan ada ancaman di babak pertama, dan cuma memberikan peluang untuk lawan di babak kedua setelah membuang sejumlah kans untuk menambah keunggulan,”lanjutnya.

Baca Juga :  Manchester United Merugi Terbanyak

“Seperti yang saya bilang, tidak ada yang namanya laga mudah. Tim-tim lain tidak memberikan Anda celah dan alih-alih, cuma mencoba menetralkan Anda. Sampai mendapatkan gol pembuka, itu adalah jalan buntu,” ujarnya.(int)

Sofia.-Tim nasional Italia dibawah Roberto Mancini terus melaju, kali ini menang meyakinkan di Bulgaria dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup C ketika di pertandingan lainnya Swiss mampu mengatasi Lithuania.Bertandang ke Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia Senin (29/3).

Italia menang 2-0 atas Bulgari berkat gol-gol Andrea Belotti dan Manuel Locatelli. Namun situasi diakui bisa berbeda jika tak ada gol pembuka dari titik penalti. Gli Azzurri makin dekat untuk memecahkan rekor baru.

Juara dunia empat kali itu sudah tidak terkalahkan di 24 pertandingan beruntun.Kali terakhir, Italia-nya Mancini tumbang saat dikalahkan Portugal dengan skor 0-1 pada UEFA Nations League 2018/2019. Setelah itu Italia meraih 19 kemenangan dan lima imbang.

Bahkan dari 14 pertandingan terakhirnya, Italia cuma kebobolan tiga gol. Total ada 17 clean sheet diraih La Nazionale selama 24 laga tersebut. Kini Italia cuma berjarak satu laga lagi dari catatan 25 laga tanpa terkalahkan milik Marcelo Lippi yang diraih dari 2004 hingga 2006, saat menjuarai Piala Dunia. Rekor Timnas Italia masih dipegang pelatih legendarisnya Vittorio Pozzo yang melewati 30 laga tanpa terkalahkan di tahun 1930-an.

Baca Juga :  BAWA SEMANGAT TREBLE 1999

Gli Azzurri tampil sangat dominan, mencatatkan 22 tembakan dengan enam menemui target plus satu membentur tiang. Sementara Bulgaria hanya punya tiga percobaan dengan satu yang mengarah ke gawang.

Namun pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini menepis anggapan ini kemenangan mudah untuk anak-anak asuhnya. Tanpa gol penalti dari Belotti, pertandingan bisa saja berakhir tanpa pemenang.

“Semua pertandingan itu sulit, terutama melawan tim-tim seperti Bulgaria yang menumpuk pemain di belakang dan menunggu melakukan serangan balik. Sampai Anda menemukan jalan keluar, tidak ada celah dan itu sangat menyulitkan,” ungkapnya kepada RAI Sport dikutip Football Italia.

“Kami ada di titik musim di mana para pemain sedikit kelelahan. Kami tak membiarkan ada ancaman di babak pertama, dan cuma memberikan peluang untuk lawan di babak kedua setelah membuang sejumlah kans untuk menambah keunggulan,”lanjutnya.

Baca Juga :  Trofi Kesepuluh dari Zizou

“Seperti yang saya bilang, tidak ada yang namanya laga mudah. Tim-tim lain tidak memberikan Anda celah dan alih-alih, cuma mencoba menetralkan Anda. Sampai mendapatkan gol pembuka, itu adalah jalan buntu,” ujarnya.(int)

Most Read

Artikel Terbaru

/