alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Mercedes Pilih Bottas

Ocon Merapat Ke Renault

STAVELOT— Valtteri Bottas bisa lebih nyaman menjalani balapan di GP Belgia. Sebab, Mercedes mempertahankan pembalap Finlandia itu untuk menyongsong musim depan. Itu akan menjadi musim keempatnya bersama Tim Silver Arrows sejak musim 2017.

Mercedes memang butuh waktu lebih lama untuk memutuskan siapa tandem Lewis Hamilton untuk musim depan. Progres bagus Bottas sepanjang musim menjadi salah satu yang menyakinkan manajemen Mercedes. Meskipun, sebenarnya dia seperti kehilangan sentuhan setelah memenangkan race di Sirkuit jalanan Baku, Azerbaijan April lalu.

Selanjutnya, Bottas seperti digantung setelah tak mampu menggeser dominasi rekan setimnya dari podium juara. Musim ini, pembalap Finlandia itu sudah dua kali mencecap kemenangan. Selain di Azerbaijan, pembalap Finlandia itu membuka musim dengan kemenangan di Australia. Tetapi, setelah balapan di Baku, Bottas mendapatkan tekanan besar.

Dampaknya bisa terlihat dalam dua balapan terakhir. Bottas harus terlempar dari 5 besar finisher. Di Sirkuit Hockenheimring (Jerman) dia harus gagal finis setelah menghantam pembatas lintasan. Sedangkan di Hungaroring (Hungaria), dia hanya mampu finis ketiga.

Bottas senang bisa bertahan di tim juara dunia. “Setiap tahun performa saya nsemakin membaik, ini adalah cara yang bagus untuk memulai paro kedua 2019,” terangnya sebagaimana dikutip Crash. Secara umum, dia menargetkan untuk bisa menjadi juara dunia F1 tahun depan.

Baca Juga :  Pergantian Tengah Musim Yang Dinanti

“Saya yakin, di atas kertas dan berkaca dari pengalaman saya bersama tim, Mercedes menjadi opsi terbaik buat saya untuk mencapai tujuan itu di 2020,” bebernya. Team Principal Mercedes Toto Wolff optimistis pembalapnya bisa kembali bersaing di papan atas.

“Dia bertekad untuk terus berkembang dan meningkatkan levelnya,” sebut Wolff.

Deal Mercedes bersama Bottas tersebut akhirnya memupus kans Esteban Ocon berbagi paddock dengan Hamilton. Sebagaimana diketahui, mantan pembalap Force India (sekarang Racing Point) tersebut sepanjang musim ini menjadi pembalap pengganti di tim Mercedes. Ocon dipastikan menjadi bagian tim Renault untuk musim depan. Dia akan menggantikan posisi Nico Hulkenberg yang berakhir kontraknya di akhir musim 2019.

Keputusan Mercedes tentu melibatkan pertimbangan yang dalam. Sebab, Ocon merupakan salah satu pembalap muda yang cukup menjanjikan. Di sisi lain, pembalap Prancis itu mengaku terikat dengan Renault. “Mereka adalah pihak yang membuka pintu level teratas motorsport buat saya,” lanjutnya.
Ocon secara reguler mulai tampil di F1 bersama Manor. Dia menggantikan pembalap kebanggan Indonesia Rio Haryanto di tengah musim 2016. Hingga musim lalu, capaian terbaiknya yakni finis kelima di GP Spanyol dan GP Meksiko 2017 silam.

Baca Juga :  Sulit Bertanding, Kans Olimpiade Nol

Sementara itu, Honda memastikan bakal menyuplai dua mesin baru buat Alexander Albon (Red Bull) dan Daniil Kvyat (Toro Rosso). Mesin Spec 4 dengan update terbaru power unit (PU) bakal menjadi senjata kedua pembalap pada balapan di Sirkuit Spa-Franchorchamp Minggu (1/9).

“Seperti biasa, kami fokus dalam meningkatkan performa dan reliability, dengan harapan bisa mencapai hasil yang lebih bagus buat dua tim di sisa musim ini,” terang Technical Director Honda Toyoharu Tanabe. Sokongan mesin baru ini bakal mendukung debut Albon bersama Red Bull.

Namun, menggunakan mesin baru Spec 4 berarti ada konsekuensi yang dihadapi Albon dan Kvyat. Keduanya bakal mendapatkan penalti dengan memulai balapan dari buncit saat race berlangsung lusa. (nap)

Ocon Merapat Ke Renault

STAVELOT— Valtteri Bottas bisa lebih nyaman menjalani balapan di GP Belgia. Sebab, Mercedes mempertahankan pembalap Finlandia itu untuk menyongsong musim depan. Itu akan menjadi musim keempatnya bersama Tim Silver Arrows sejak musim 2017.

Mercedes memang butuh waktu lebih lama untuk memutuskan siapa tandem Lewis Hamilton untuk musim depan. Progres bagus Bottas sepanjang musim menjadi salah satu yang menyakinkan manajemen Mercedes. Meskipun, sebenarnya dia seperti kehilangan sentuhan setelah memenangkan race di Sirkuit jalanan Baku, Azerbaijan April lalu.

Selanjutnya, Bottas seperti digantung setelah tak mampu menggeser dominasi rekan setimnya dari podium juara. Musim ini, pembalap Finlandia itu sudah dua kali mencecap kemenangan. Selain di Azerbaijan, pembalap Finlandia itu membuka musim dengan kemenangan di Australia. Tetapi, setelah balapan di Baku, Bottas mendapatkan tekanan besar.

Dampaknya bisa terlihat dalam dua balapan terakhir. Bottas harus terlempar dari 5 besar finisher. Di Sirkuit Hockenheimring (Jerman) dia harus gagal finis setelah menghantam pembatas lintasan. Sedangkan di Hungaroring (Hungaria), dia hanya mampu finis ketiga.

Bottas senang bisa bertahan di tim juara dunia. “Setiap tahun performa saya nsemakin membaik, ini adalah cara yang bagus untuk memulai paro kedua 2019,” terangnya sebagaimana dikutip Crash. Secara umum, dia menargetkan untuk bisa menjadi juara dunia F1 tahun depan.

Baca Juga :  Menanti Kejutan Lainnya

“Saya yakin, di atas kertas dan berkaca dari pengalaman saya bersama tim, Mercedes menjadi opsi terbaik buat saya untuk mencapai tujuan itu di 2020,” bebernya. Team Principal Mercedes Toto Wolff optimistis pembalapnya bisa kembali bersaing di papan atas.

“Dia bertekad untuk terus berkembang dan meningkatkan levelnya,” sebut Wolff.

Deal Mercedes bersama Bottas tersebut akhirnya memupus kans Esteban Ocon berbagi paddock dengan Hamilton. Sebagaimana diketahui, mantan pembalap Force India (sekarang Racing Point) tersebut sepanjang musim ini menjadi pembalap pengganti di tim Mercedes. Ocon dipastikan menjadi bagian tim Renault untuk musim depan. Dia akan menggantikan posisi Nico Hulkenberg yang berakhir kontraknya di akhir musim 2019.

Keputusan Mercedes tentu melibatkan pertimbangan yang dalam. Sebab, Ocon merupakan salah satu pembalap muda yang cukup menjanjikan. Di sisi lain, pembalap Prancis itu mengaku terikat dengan Renault. “Mereka adalah pihak yang membuka pintu level teratas motorsport buat saya,” lanjutnya.
Ocon secara reguler mulai tampil di F1 bersama Manor. Dia menggantikan pembalap kebanggan Indonesia Rio Haryanto di tengah musim 2016. Hingga musim lalu, capaian terbaiknya yakni finis kelima di GP Spanyol dan GP Meksiko 2017 silam.

Baca Juga :  Mir Raih Kemenangan Perdana di Moto GP

Sementara itu, Honda memastikan bakal menyuplai dua mesin baru buat Alexander Albon (Red Bull) dan Daniil Kvyat (Toro Rosso). Mesin Spec 4 dengan update terbaru power unit (PU) bakal menjadi senjata kedua pembalap pada balapan di Sirkuit Spa-Franchorchamp Minggu (1/9).

“Seperti biasa, kami fokus dalam meningkatkan performa dan reliability, dengan harapan bisa mencapai hasil yang lebih bagus buat dua tim di sisa musim ini,” terang Technical Director Honda Toyoharu Tanabe. Sokongan mesin baru ini bakal mendukung debut Albon bersama Red Bull.

Namun, menggunakan mesin baru Spec 4 berarti ada konsekuensi yang dihadapi Albon dan Kvyat. Keduanya bakal mendapatkan penalti dengan memulai balapan dari buncit saat race berlangsung lusa. (nap)

Most Read

Siapkan Skenario Jika Hujan

Ketua STKIP Singkawang Raih Gelar Doktor

Lahirkan Buku di Tengah Pandemi

Pemkab Berpedoman pada SAKIP

Artikel Terbaru

/