PONTIANAK POST - Kejuaraan Bridge Terbuka memperebutkan Piala Rektor dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) resmi ditutup Minggu (16/11) sore. Wakil Ketua I KONI Kalimantan Barat, Mei Purwowidodo berharap dari kejuaraan ini mampu melahirkan atlet bridge berprestasi baik di level nasional dan internasional.
“Saya apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan yang mempertemukan unsur kampus, organisasi olahraga, dan komunitas bridge. Kejuaraan seperti ini merupakan sinergi ideal antara akademisi, organisasi olahraga, dan komunitas pecinta bridge,” ujar Mei.
Menurutnya, dengan semakin seringnya kejuaraan bridge dilaksanakan, akan membuat jam terbang atlet bridge Kalbar semakin banyak. Dengan adanya pengalaman bertanding, akan membuat atlet semakin bagus.
Baik dari sisi strategis, mental bertanding dan lainnya. Sebab latihan paling baik bagi atlet adalah arena pertandingan. Jika ini dilakukan secara berkelanjutan, tak menutup kemungkinan akan banyak prestasi bridge Kalbar ke depan.
Sekretaris Panitia Ahmad Farid Mujahid menjelaskan terdapat 12 tim kategori Open Swiss Team. Kemudian 33 pasangan kategori Open Swiss Pair. Dipaparkannya, untuk juara kategori Open Swiss Pair juara 1 Rusdi-Hengki, juara 2 Kurnia-Fery dan juara 3 Arif-Fadror. Sedangkan best mix diraih Vesya-Teguh dan Best Junior diraih Wukuh-Sarah.
Sedangkan kategori open Swiss Team juara 1 diraih FTBC Gabpon, juara 2 FTBC KD, juara 3 FTBC Karimatan Bellin, Juara 4 Kapuas Gabpon dan best junior diraih Sambas Exodus. (iza)
Editor : Miftahul Khair