alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Awal yang Terjal untuk Leo/Daniel

Promosi Saat Kualifikasi Olimpiade

JAKARTA–Pasangan ganda putra juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memasuki babak baru dalam karir mereka. Setelah resmi masuk skuad pelatnas utama Desember lalu, mereka bersiap terjun ke level senior. Ajang BWF Tour perdana mereka tahun ini adalah Thailand Masters, turnamen berlevel super 300 yang berlangsung pada 21-26 Januari mendatang.

Pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi menyambut baik kesempatan buat Leo/Daniel.

“Mereka kan baru naik dari junior ke senior, jadi ini bisa untuk menambah jam pertandingan di kelas senior lah,” tutur Herry kemarin.

Menurut pria berjuluk Coach Naga Api itu, menambah jam terbang sangatlah penting. Sebab, selama ini prestasi Leo/Daniel yang menonjol hanya di turnamen junior. Misalnya Kejuaraan Asia junior, Kejuaraan Dunia junior, dan Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix. Ketika terjun di level senior, masih sulit juara.

Baca Juga :  Dua Atlet Renang Junior Bersiap Ikuti O2SN Nasional

Contohnya ketika mereka mencatat debut BWF Tour di Akita Masters 2019, Oktober lalu. Leo/Daniel hanya bertahan hingga perempat final. Kalah oleh pasangan Tiongkok, Huang Kai Xiang/Liu Cheng.

Nah, di Thailand Masters nanti, Leo/Daniel yang menduduki peringkat 82 harus merangkak dari babak kualifikasi dulu. Pada pertandingan pertama nanti, mereka akan menghadapi Berry Angriawan/Rian Agung Saputro. Karena itu pula, Herry tidak memasang target muluk. “Bisa lolos babak awal saja itu sudah bagus buat mereka,” ungkap pelatih kelahiran 21 Agustus 1962 itu.

Selain itu, kata Herry, langkah awal Leo/Daniel di level senior ini tidak akan mudah. Sebab, empat bulan pertama 2020 ini masih terhitung kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo. Persaingan makin sengit. Untuk bisa masuk babak utama turnamen BWF Tour, waiting list makin panjang.

“Untuk level super 300 saja mungkin bisa ada pemain top yang peringkatnya kurang, mengejar poin di sana. Nah, bisa pada numpuk itu,” jelas Herry. ”Saya mau mengirim pemain muda masih menunggu itu bisa lima sampai enam pasangan waiting list-nya,” imbuh dia.

Baca Juga :  SSB Tanjungpura dan SSB Mansungai Sambas Wakili Kalbar Ke Kejuaraan Nasional

Meski begitu, Herry tidak khawatir progres Leo/Daniel akan terhambat. “Latihan kan sudah mendukung. Setiap hari mereka sparing sama ranking satu dan dua dunia,” ujarnya, lantas tersenyum. Pasangan yang dimaksud tentu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan M. Ahsan/Hendra Setiawan.

Di samping itu, untuk mendukung perkembangan pemain, Herry sering mengadakan home tournament khusus untuk skuad ganda putra. Pasangannya diundi. Menurut dia, model latihan itu efektif, karena dia bisa langsung memberi evaluasi. ”Mereka serius kok. Soalnya bayar. Kalau menang dapat hadiah juga. Dan pasangannya di-mix. Biar yang muda terangkat,” tuturnya. (gil/na)

Promosi Saat Kualifikasi Olimpiade

JAKARTA–Pasangan ganda putra juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memasuki babak baru dalam karir mereka. Setelah resmi masuk skuad pelatnas utama Desember lalu, mereka bersiap terjun ke level senior. Ajang BWF Tour perdana mereka tahun ini adalah Thailand Masters, turnamen berlevel super 300 yang berlangsung pada 21-26 Januari mendatang.

Pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi menyambut baik kesempatan buat Leo/Daniel.

“Mereka kan baru naik dari junior ke senior, jadi ini bisa untuk menambah jam pertandingan di kelas senior lah,” tutur Herry kemarin.

Menurut pria berjuluk Coach Naga Api itu, menambah jam terbang sangatlah penting. Sebab, selama ini prestasi Leo/Daniel yang menonjol hanya di turnamen junior. Misalnya Kejuaraan Asia junior, Kejuaraan Dunia junior, dan Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix. Ketika terjun di level senior, masih sulit juara.

Baca Juga :  Percayalah, Minions Akan Cepat Bangkit

Contohnya ketika mereka mencatat debut BWF Tour di Akita Masters 2019, Oktober lalu. Leo/Daniel hanya bertahan hingga perempat final. Kalah oleh pasangan Tiongkok, Huang Kai Xiang/Liu Cheng.

Nah, di Thailand Masters nanti, Leo/Daniel yang menduduki peringkat 82 harus merangkak dari babak kualifikasi dulu. Pada pertandingan pertama nanti, mereka akan menghadapi Berry Angriawan/Rian Agung Saputro. Karena itu pula, Herry tidak memasang target muluk. “Bisa lolos babak awal saja itu sudah bagus buat mereka,” ungkap pelatih kelahiran 21 Agustus 1962 itu.

Selain itu, kata Herry, langkah awal Leo/Daniel di level senior ini tidak akan mudah. Sebab, empat bulan pertama 2020 ini masih terhitung kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo. Persaingan makin sengit. Untuk bisa masuk babak utama turnamen BWF Tour, waiting list makin panjang.

“Untuk level super 300 saja mungkin bisa ada pemain top yang peringkatnya kurang, mengejar poin di sana. Nah, bisa pada numpuk itu,” jelas Herry. ”Saya mau mengirim pemain muda masih menunggu itu bisa lima sampai enam pasangan waiting list-nya,” imbuh dia.

Baca Juga :  Dua Atlet Renang Junior Bersiap Ikuti O2SN Nasional

Meski begitu, Herry tidak khawatir progres Leo/Daniel akan terhambat. “Latihan kan sudah mendukung. Setiap hari mereka sparing sama ranking satu dan dua dunia,” ujarnya, lantas tersenyum. Pasangan yang dimaksud tentu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan M. Ahsan/Hendra Setiawan.

Di samping itu, untuk mendukung perkembangan pemain, Herry sering mengadakan home tournament khusus untuk skuad ganda putra. Pasangannya diundi. Menurut dia, model latihan itu efektif, karena dia bisa langsung memberi evaluasi. ”Mereka serius kok. Soalnya bayar. Kalau menang dapat hadiah juga. Dan pasangannya di-mix. Biar yang muda terangkat,” tuturnya. (gil/na)

Most Read

Artikel Terbaru

/