alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Andrian, Karyawan Bank Persembahkan Perunggu untuk Kalbar dari Cabor Menembak

JAYAPURA – Andrian, atlet menembak perwakilan Provinsi Kalimantan Barat berhasil meraih medali perunggu kategori menembak reaksi cepat, di PON Papua XX, yang dimainkan di Lapangan Tembak Outdoor Lanud AU Silas Papare, Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (7/10).

Pantauan di lapangan, Andrian Zhu, pemuda karyawan Bank Mayapada Pontianak ini tampil prima, meskipun beberapa stage terjadi penurunan waktu dan perkenaan dibandingkan saat latihan.

Andrian memang sudah diprediksi akan tunduk pada Hans Christian (DIY) dan Vincensius (DKI), karena keduanya adalah lawan tanding Andrian di beberapa kompetisi dan Andrian berat melampaui keduanya.

“Pada hari pertama, para penembak harus menyelesaikan lima stage. Kejar-kejaran angka sudah tergambar, hingga hari kedua (terakhir) stage 6 hingga 9, prediksi semakin jelas,” ungkap Putra Djaja, pelatih Andrian yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Perbakin Kalbar.

Baca Juga :  81 Ribu Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

Justru pada stage 6 hingga terakhir (9) Andrian terus dibayangi oleh Khalil Gibran dari Papua Barat dan Gunadi dari Jatim. Prediksi dan fakta di lapangan tak terbantahkan. Inilah ciri khas cabor akurasi.

“Lunas hutang saya kepada Kalbar untuk menampilkan apa yang terbaik yang bisa saya persembahkan. Sejak awal saya memang tidak menyampaikan target emas, perak atau perunggu, tapi yang terbaik,” kata Andrian.

Menembak Kalbar yang saat ini digawangi DR. Masyhudi,SH.MH (Kajati Kalbar) patut mendapatkan apresiasi. Pertama kali Menembak Kalbar mengikuti PON, bahkan sudah cukup lama kepengurusan Perbakin Kalbar vakum, baru 2018 memulai lagi geliat organisasi dengan ketuanya saat itu Ir. Edi Rusdi Kamtono, MT hingga langsung tancap gas mempersiapkan diri ikut PON.

Baca Juga :  Tingkatkan Pembinaan Kunci Atlet Berprestasi

“Saya bangga dan memberikan apresisasi yang tinggi,terimakasih kepada Perbakin Kalbar, pertama kali ikut PON dan bisa membawa pulang medali,” ucap Ketum KONI Kalbar, Fachrudin D Siregar.

Terpisah, Wali Kota Pontianak yang juga pengurus Perbakin Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono menuturkan, kabar perunggu dari Andrian sesuatu yang menggembirakan.

“Saya turut gembira dan bangga. Perbakin Kalbar bisa ikut menjadi penyumbang medali di PON Papua,” ujarnya.

Tentu usai dari PON Papua, akan ada dilakukan evaluasi di kepengurusan Perbakin Provinsi. Tujuannya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dari ini.

Dari sisi pemerintah, dia yang menjabat Wali Kota Pontianak akan semakin semangat Pemerintah daerah dan pengurus Perbakin untuk merencanakan membangun sarana prasarana latihan tembak di Kota Pontianak. (iza)

JAYAPURA – Andrian, atlet menembak perwakilan Provinsi Kalimantan Barat berhasil meraih medali perunggu kategori menembak reaksi cepat, di PON Papua XX, yang dimainkan di Lapangan Tembak Outdoor Lanud AU Silas Papare, Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (7/10).

Pantauan di lapangan, Andrian Zhu, pemuda karyawan Bank Mayapada Pontianak ini tampil prima, meskipun beberapa stage terjadi penurunan waktu dan perkenaan dibandingkan saat latihan.

Andrian memang sudah diprediksi akan tunduk pada Hans Christian (DIY) dan Vincensius (DKI), karena keduanya adalah lawan tanding Andrian di beberapa kompetisi dan Andrian berat melampaui keduanya.

“Pada hari pertama, para penembak harus menyelesaikan lima stage. Kejar-kejaran angka sudah tergambar, hingga hari kedua (terakhir) stage 6 hingga 9, prediksi semakin jelas,” ungkap Putra Djaja, pelatih Andrian yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Perbakin Kalbar.

Baca Juga :  Tinjau Kesiapan Atlet PON dan Peparnas

Justru pada stage 6 hingga terakhir (9) Andrian terus dibayangi oleh Khalil Gibran dari Papua Barat dan Gunadi dari Jatim. Prediksi dan fakta di lapangan tak terbantahkan. Inilah ciri khas cabor akurasi.

“Lunas hutang saya kepada Kalbar untuk menampilkan apa yang terbaik yang bisa saya persembahkan. Sejak awal saya memang tidak menyampaikan target emas, perak atau perunggu, tapi yang terbaik,” kata Andrian.

Menembak Kalbar yang saat ini digawangi DR. Masyhudi,SH.MH (Kajati Kalbar) patut mendapatkan apresiasi. Pertama kali Menembak Kalbar mengikuti PON, bahkan sudah cukup lama kepengurusan Perbakin Kalbar vakum, baru 2018 memulai lagi geliat organisasi dengan ketuanya saat itu Ir. Edi Rusdi Kamtono, MT hingga langsung tancap gas mempersiapkan diri ikut PON.

Baca Juga :  Holding Ultra Mikro Terbit, Jalan Penguatan Pemberdayaan Ekonomi Wong Cilik Kian Nyata

“Saya bangga dan memberikan apresisasi yang tinggi,terimakasih kepada Perbakin Kalbar, pertama kali ikut PON dan bisa membawa pulang medali,” ucap Ketum KONI Kalbar, Fachrudin D Siregar.

Terpisah, Wali Kota Pontianak yang juga pengurus Perbakin Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono menuturkan, kabar perunggu dari Andrian sesuatu yang menggembirakan.

“Saya turut gembira dan bangga. Perbakin Kalbar bisa ikut menjadi penyumbang medali di PON Papua,” ujarnya.

Tentu usai dari PON Papua, akan ada dilakukan evaluasi di kepengurusan Perbakin Provinsi. Tujuannya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dari ini.

Dari sisi pemerintah, dia yang menjabat Wali Kota Pontianak akan semakin semangat Pemerintah daerah dan pengurus Perbakin untuk merencanakan membangun sarana prasarana latihan tembak di Kota Pontianak. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/