alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Fernando Alonso Diinvestigasi, Diduga Melanggar Yellow Flag

FERNANDO Alonso menghadapi investigasi oleh pengawas balapan karena dugaan melanggar aturan double yellow flag pada sesi kualifikasi GP Turki.

Pembalap Alpine-Renault tersebut sekali lagi menampilkan performa apik dengan menembus kualifikasi ketiga (Q3) dengan mudah.

Juara dunia F1 dua kali tersebut akhirnya mampu mengamankan posisi start kelima untuk balapan besok.

Namun, usai kualifikasi berakhir, stewards memanggil pembalap Spanyol tersebut untuk diinvestigasi.

Penyebabnya adalah ketika bendera kuning dikibarkan tanda ada area yang berbahaya di tengah sirkuit akibat insiden pada Q3, Alonso diketahui tidak menurunkan kecepatan mobilnya.

‘’Pembalap yang melewati sektor dimana bendera kuning dikibarkan harus mengurangi kecepatan secara signifikan dan bersiap mengubah arah mobil atau berhenti,’’ ucap Race Director Michael Masi.

Baca Juga :  Warkop Masih Bandel

‘’Untuk memastikan bahwa pembalap mematuhi aturann tersebut, stewards harus meyakini bahwa pembalap tersebut membatalkan lap-nya itu,’’ tambahnya.

Jika terbukti bersalah, Alonso bisa dijatuhi penalti turun grid start.

Berbicara sebelum dipanggil oleh Steward, Fernando Alonso mengaku puas atas penampilannya, sembari mengatakan performanya itu mungkin yang terkuat sejauh F1 2021 berjalan.

“Pastinya, saya sangat senang. Itu mungkin Sabtu terbaik tahun ini. Kami datang dari balapan terbaik dalam hal daya saing di Sochi, dan sekarang saya merasa baik juga,” ucapnya sepeti dikutip dari DAZN.

“Hampir dalam semua kondisi basah, kami berada di urutan keempat, kelima, keenam, dan sekarang juga di Q3, ketika biasanya kami turun ke urutan kesembilan atau lebih.

Baca Juga :  Jadi Orang Tua Asuh Mangrove ala Desa Sungai Kupah

“Dengan penalti (Lewis) Hamilton, kami akan start di posisi kelima. Dan dengan ban medium, kami lolos ke Q2. Jadi, ini Sabtu yang bagus. Mari kita lihat bagaimana kami menyelesaikan pekerjaan besok (Minggu).” (jp)

FERNANDO Alonso menghadapi investigasi oleh pengawas balapan karena dugaan melanggar aturan double yellow flag pada sesi kualifikasi GP Turki.

Pembalap Alpine-Renault tersebut sekali lagi menampilkan performa apik dengan menembus kualifikasi ketiga (Q3) dengan mudah.

Juara dunia F1 dua kali tersebut akhirnya mampu mengamankan posisi start kelima untuk balapan besok.

Namun, usai kualifikasi berakhir, stewards memanggil pembalap Spanyol tersebut untuk diinvestigasi.

Penyebabnya adalah ketika bendera kuning dikibarkan tanda ada area yang berbahaya di tengah sirkuit akibat insiden pada Q3, Alonso diketahui tidak menurunkan kecepatan mobilnya.

‘’Pembalap yang melewati sektor dimana bendera kuning dikibarkan harus mengurangi kecepatan secara signifikan dan bersiap mengubah arah mobil atau berhenti,’’ ucap Race Director Michael Masi.

Baca Juga :  Rumah Sakitku, Rumah Keduaku; POPTI Berterima Kasih Atas Dukungan Gubernur Sutarmidji

‘’Untuk memastikan bahwa pembalap mematuhi aturann tersebut, stewards harus meyakini bahwa pembalap tersebut membatalkan lap-nya itu,’’ tambahnya.

Jika terbukti bersalah, Alonso bisa dijatuhi penalti turun grid start.

Berbicara sebelum dipanggil oleh Steward, Fernando Alonso mengaku puas atas penampilannya, sembari mengatakan performanya itu mungkin yang terkuat sejauh F1 2021 berjalan.

“Pastinya, saya sangat senang. Itu mungkin Sabtu terbaik tahun ini. Kami datang dari balapan terbaik dalam hal daya saing di Sochi, dan sekarang saya merasa baik juga,” ucapnya sepeti dikutip dari DAZN.

“Hampir dalam semua kondisi basah, kami berada di urutan keempat, kelima, keenam, dan sekarang juga di Q3, ketika biasanya kami turun ke urutan kesembilan atau lebih.

Baca Juga :  Menang Lawan Tuntutan Forum Pengusaha Sawit, Perusahaan Wajib Serahkan 30 Persen Lahan

“Dengan penalti (Lewis) Hamilton, kami akan start di posisi kelima. Dan dengan ban medium, kami lolos ke Q2. Jadi, ini Sabtu yang bagus. Mari kita lihat bagaimana kami menyelesaikan pekerjaan besok (Minggu).” (jp)

Most Read

Artikel Terbaru

/