alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Keputusan Rossi Sebelum Musim 2020 Bergulir

TAVULLIA– Valentino Rossi adalah legenda hidup yang masih berhasrat tampil kompetitif di grid MotoGP. Usianya kini sudah memasuki 41 tahun, tetapi, dia berencana kembali tampil di pentas MotoGP pada 2021. Rossi rencananya akan membuat keputusan sebelum balapan pertama musim ini.

The Doctor-julukan Rossi-kini sudah memasuki musim ke-20 di kelas premier. Tepatnya, dua tahun saat era 500cc dan 18 musim MotoGP, termasuk musim 2020. Sebagai pembalap veteran, Rossi sebelumnya ingin mengetahui level kompetitifnya, minimal dalam lima hingga enam balapan pertama musim ini. Tetapi situasinya tidak memungkinkan karena serangkaian penundaan pada kalender balap 2020

“Aku harus memutuskan (masa depan) sebelum balapan (musim ini) karena dalam situasi sulit ini, paling optimistis kami bisa membalap pada paro kedua musim (2020), sekitar Agustus atau September. Kami akan membalap jika semuanya sudah membaik,” papar Rossi sebagaimana dikutip Crash.

Musim 2020 adalah tahun terakhirnya bersama Monster Yamaha. Dia belum mendapatkan perpanjangan kontrak lagi dengan tim pabrikan yang membantunya menjadi juara dunia. Situasi semakin pelik, karena tim yang berlogo Garpu Tala itu sudah merekrut pembalap muda nan potensial Fabio Quartararo untuk musim depan.

Baca Juga :  Aleric : “Ayo Datang Dan Dukung Kami”

Rossi sebelumnya mendapatkan tawaran dari tim satelit Petronas SRT Yamaha. Dia juga mendapatkan garansi tunggangan motor spesifikasi pabrikan di tim asal Malaysia tersebut. Tetapi, sampai saat ini dia belum mengisyaratkan bakal berlabuh ke mana.

Pandemi Covid-19 saat ini bukanlah momen terbaik untuk mengakhiri karir buat seorang legenda hidup MotoGP seperti Rossi, dia pun menyadari hal tersebut. “Ini bukanlah cara terbaik untuk berhenti (pension), mengingat situasi sulit saat ini mungkin kami juga tidak akan balapan pada 2020. Aku berharap untuk melanjutkan (karir) di 2021,” beber mentor sejumlah pembalap di MotoGP tersebut.

Sebenarnya, kemampuan The Doctor masih kompetitif berada di grid MotoGP. Tahun lalu, dia tercatat dua kali nyaris memenangi dua grand prix. Yakni, di Argentina dan Amerika serikat. Apalagi, musim ini Yamaha juga melakukan upgrade di motor M1. Khusus bagi Rossi, dia juga menanti perubahan seiring kehadiran kepala kru balap barunya David Munoz.

Baca Juga :  Bukti Suzuki Kuat Di Akselerasi

“Opsi pertamaku adalah mencoba melanjutkan (karir). Karena aku memiliki motivasi yang cukup besar dan aku ingin melanjutkannya,” urai pembalap kelahiran 16 Februari 1979 tersebut.

Tidak heran kemampuan Rossi juga dilirik tim pabrikan lainnya. Salah satunya adalah Aprilia. Tim asal Noalle Italia itu merupakan tim masa kecil The Doctor. Selama empat musim dia menunggangi motor Aprilia pada 1996-1999. Bahkan dia menjadi juara dunia kelas 125cc dan 250cc bersama mereka.

Itu menjadi salah satu koneksi yang nyata antara keduanya. “Kami sangat tersanjung dan tertarik jika dia ingin balapan bersama kami, tetapi aku tidak tahu seberapa masuk akal rencana tersebut,” kata Direktur Teknik Aprilia Romano Albesiano sebagaimana dikutip GPOne. (nap)

TAVULLIA– Valentino Rossi adalah legenda hidup yang masih berhasrat tampil kompetitif di grid MotoGP. Usianya kini sudah memasuki 41 tahun, tetapi, dia berencana kembali tampil di pentas MotoGP pada 2021. Rossi rencananya akan membuat keputusan sebelum balapan pertama musim ini.

The Doctor-julukan Rossi-kini sudah memasuki musim ke-20 di kelas premier. Tepatnya, dua tahun saat era 500cc dan 18 musim MotoGP, termasuk musim 2020. Sebagai pembalap veteran, Rossi sebelumnya ingin mengetahui level kompetitifnya, minimal dalam lima hingga enam balapan pertama musim ini. Tetapi situasinya tidak memungkinkan karena serangkaian penundaan pada kalender balap 2020

“Aku harus memutuskan (masa depan) sebelum balapan (musim ini) karena dalam situasi sulit ini, paling optimistis kami bisa membalap pada paro kedua musim (2020), sekitar Agustus atau September. Kami akan membalap jika semuanya sudah membaik,” papar Rossi sebagaimana dikutip Crash.

Musim 2020 adalah tahun terakhirnya bersama Monster Yamaha. Dia belum mendapatkan perpanjangan kontrak lagi dengan tim pabrikan yang membantunya menjadi juara dunia. Situasi semakin pelik, karena tim yang berlogo Garpu Tala itu sudah merekrut pembalap muda nan potensial Fabio Quartararo untuk musim depan.

Baca Juga :  Energi Ekstra di Balapan Kandang

Rossi sebelumnya mendapatkan tawaran dari tim satelit Petronas SRT Yamaha. Dia juga mendapatkan garansi tunggangan motor spesifikasi pabrikan di tim asal Malaysia tersebut. Tetapi, sampai saat ini dia belum mengisyaratkan bakal berlabuh ke mana.

Pandemi Covid-19 saat ini bukanlah momen terbaik untuk mengakhiri karir buat seorang legenda hidup MotoGP seperti Rossi, dia pun menyadari hal tersebut. “Ini bukanlah cara terbaik untuk berhenti (pension), mengingat situasi sulit saat ini mungkin kami juga tidak akan balapan pada 2020. Aku berharap untuk melanjutkan (karir) di 2021,” beber mentor sejumlah pembalap di MotoGP tersebut.

Sebenarnya, kemampuan The Doctor masih kompetitif berada di grid MotoGP. Tahun lalu, dia tercatat dua kali nyaris memenangi dua grand prix. Yakni, di Argentina dan Amerika serikat. Apalagi, musim ini Yamaha juga melakukan upgrade di motor M1. Khusus bagi Rossi, dia juga menanti perubahan seiring kehadiran kepala kru balap barunya David Munoz.

Baca Juga :  Iannone Tersandung Doping di Sepang

“Opsi pertamaku adalah mencoba melanjutkan (karir). Karena aku memiliki motivasi yang cukup besar dan aku ingin melanjutkannya,” urai pembalap kelahiran 16 Februari 1979 tersebut.

Tidak heran kemampuan Rossi juga dilirik tim pabrikan lainnya. Salah satunya adalah Aprilia. Tim asal Noalle Italia itu merupakan tim masa kecil The Doctor. Selama empat musim dia menunggangi motor Aprilia pada 1996-1999. Bahkan dia menjadi juara dunia kelas 125cc dan 250cc bersama mereka.

Itu menjadi salah satu koneksi yang nyata antara keduanya. “Kami sangat tersanjung dan tertarik jika dia ingin balapan bersama kami, tetapi aku tidak tahu seberapa masuk akal rencana tersebut,” kata Direktur Teknik Aprilia Romano Albesiano sebagaimana dikutip GPOne. (nap)

Most Read

Artikel Terbaru

/