alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Empat Peanggar Kapuas Hulu Sabet Empat Perunggu

PUTUSSIBAU  Empat dari enam atlet anggar dari Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kapuas Hulu berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan Anggar Antar pelajar se-Kalbar, 22 – 23 Februari lalu di Kota Pontianak. Keempat atlet anggar pelajar tersebut yakni Afdal Faruqi, Jesica Ester Grace Lumintang, Asih Yesika Grace, dan Ratu Cahyani.

“Kejuaraan Anggar dilaksanakan tanggal 22-23 Februari 2020 kemarin. Kita mendapatkan empat medali Perunggu,” kata M. Ari Mariadi, pelatih anggar dari Pengurus Kabupaten IKASI Kapuas Hulu, Selasa (25/2) di Putussibau. Dalam kejuaraan tersebut, diungkapkan dia bahwa peanggar-peanggar pelajar Kapuas Hulu harus berhadapan dengan atlet-atlet dari Kabupaten Sintang, Kabupaten Mempawah, dan Kota Pontianak.

Baca Juga :  Pemilik Akun Raja Rantau Minta Maaf

Dalam kejuaraan kali ini pihaknya menurunkan tiga kategori pertandingan yakni sabel putra, sabel putri, dan degen putri. Medali-medali perunggu sendiri dipersembangkan dari cabang sabel putra atas nama Afdal Faruqi, sabel putri dari Jesica Ester Grace Lumintang, degen putri dari Asih Yesika Grace serta Ratu Cahyani. Sayangnya dua atlet pelajar lainnya gagal mempersembahkan medali, yakni Vlorensius Edi dan Dodi Riyadi.

Lanjut Ari, sebagai tim pelatih bangga dengan atlet-atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Kapuas Hulu.

Setelah ini untuk jangka pendek kejuaraan yang akan diikuti mereka adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah dan Seleksi Daerah 2020 dan untuk jangka panjang mempersiapkan menghadapai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022. “Untuk persiapan mengikuti kejuaraan kemarin kami sudah lakukan maksimal sebelumnya. Kami tim pelatih sebenarnya telah menyusun tiga program latihan yaitu fisik, taktikal, dan permainan,” ucapnya.

Baca Juga :  KPU Kapuas Hulu Gelar Rakor Persiapan Pendaftaran Paslon

Hanya saja, kata Ari, saat menjalankan program latihan ini, pihaknya di lapangan terkendala beberapa faktor, seperti tempat latihan dan faktor cuaca yang tidak menentu. “Mudahan kendala-kendala kami dalam latihan selama ini mendapat perhatian dari pemerintah,” harapnya. (arf)

PUTUSSIBAU  Empat dari enam atlet anggar dari Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kapuas Hulu berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan Anggar Antar pelajar se-Kalbar, 22 – 23 Februari lalu di Kota Pontianak. Keempat atlet anggar pelajar tersebut yakni Afdal Faruqi, Jesica Ester Grace Lumintang, Asih Yesika Grace, dan Ratu Cahyani.

“Kejuaraan Anggar dilaksanakan tanggal 22-23 Februari 2020 kemarin. Kita mendapatkan empat medali Perunggu,” kata M. Ari Mariadi, pelatih anggar dari Pengurus Kabupaten IKASI Kapuas Hulu, Selasa (25/2) di Putussibau. Dalam kejuaraan tersebut, diungkapkan dia bahwa peanggar-peanggar pelajar Kapuas Hulu harus berhadapan dengan atlet-atlet dari Kabupaten Sintang, Kabupaten Mempawah, dan Kota Pontianak.

Baca Juga :  Kanim Putussibau Awasi Administratif WNA

Dalam kejuaraan kali ini pihaknya menurunkan tiga kategori pertandingan yakni sabel putra, sabel putri, dan degen putri. Medali-medali perunggu sendiri dipersembangkan dari cabang sabel putra atas nama Afdal Faruqi, sabel putri dari Jesica Ester Grace Lumintang, degen putri dari Asih Yesika Grace serta Ratu Cahyani. Sayangnya dua atlet pelajar lainnya gagal mempersembahkan medali, yakni Vlorensius Edi dan Dodi Riyadi.

Lanjut Ari, sebagai tim pelatih bangga dengan atlet-atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Kapuas Hulu.

Setelah ini untuk jangka pendek kejuaraan yang akan diikuti mereka adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah dan Seleksi Daerah 2020 dan untuk jangka panjang mempersiapkan menghadapai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022. “Untuk persiapan mengikuti kejuaraan kemarin kami sudah lakukan maksimal sebelumnya. Kami tim pelatih sebenarnya telah menyusun tiga program latihan yaitu fisik, taktikal, dan permainan,” ucapnya.

Baca Juga :  Seorang Pelajar Disetubuhi di Kebun

Hanya saja, kata Ari, saat menjalankan program latihan ini, pihaknya di lapangan terkendala beberapa faktor, seperti tempat latihan dan faktor cuaca yang tidak menentu. “Mudahan kendala-kendala kami dalam latihan selama ini mendapat perhatian dari pemerintah,” harapnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/