alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Bulan Penuh Rahmat

Oleh: Haji Heri Mustamin

Setiap hari di bulan Ramadan adalah banjir berkah, rahmat, dan ampunan bagi umat muslim yang menjalaninya. Maka itu, mari memanfaatkannya semaksimal mungkin di bulan suci ini.

Bagi umat Islam, beragam amalan sunnah dapat dilakukan guna mendapat rahmat dan ampunan. Tadarus Quran, salat malam, bersedekah, iktikaf dan memberi makan orang berbuka adalah sedikit dari sekian banyak amalam.

Ramadan sendiri adalah Bulan Rahmah. Awalnya adalah rahmah (kasih sayang) Allah SWT, pertengahannya adalah pengampunan Allah SWT, dan akhirnya adalah pembebasan dari api

neraka.  Ramadan juga Bulan Penuh Ampunan. Barang siapa yang memberikan buka puasa untuk orang yang berpuasa di bulan itu maka baginya pengampunan atas dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan  baginya pahala puasa seperti orang yang berpuasa dan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.

Bulan Ramadan juga adalah bulan Pembebasan Api Neraka. Barangsiapa yang meringankan (pekerjaan) budaknya di bulan Ramadan, maka Allah mengampuni dosanya dan membebaskannya dari api neraka.

Ramadan juga berarti dibukanya Pintu Langit. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda  “Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan padamu berpuasa di bulan itu. Dalam bulan itu dibukalah pintu-pintu langit, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan syaitan-syaitan dibelenggu.  Pada bulan Ramadan juga terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak memperoleh kebajikan di malam itu, maka ia tidak memperoleh kebajikan apapun”.

Baca Juga :  Perhutanan Sosial Mendukung Ketahanan Pangan dan Mitigasi Perubahan Iklim

Pintu-Pintu Surga Dibuka. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda “Jika telah datang bulan Ramadan maka pintu-pintu surga akan dibuka, pintu-pintu neraka akan ditutup dan setan-setan akan dibelenggu dengan rantai.”

Bulan pengampunan dosa. Barang Siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari Muslim). Bahkan dosanya dihapuskan hingga Ramadan berikutnya.

Demikian juga pahalanya dilipatgandakan. Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. “Pada bulan Ramadan juga orang berpuasa dapat dua kebahagiaan. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. (HR. Muslim)

Baca Juga :  Dahsyatnya Memberi Makan Orang Puasa

Bulan Ramadan juga menyiapkan Surga Ar Rayyan. Di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut pintu ar-Rayyan. Yang masuk melalui pintu itu di hari kiamat hanyalah orang-orang yang berpuasa. Yang lainnya tidak masuk lewat pintu itu.

Dan diserukan saat itu, ”Manakah orang-orang yang berpuasa?” Maka mereka yang berpuasa bangun untuk memasukinya, sedangkan yang lain tidak. Bilamana mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup dan tidak ada lagi yang bisa memasukinya.

Pada bulan Ramadan juga Malaikat Selalu Berseru sebagai bulan yang agung dan luhur. Seorang muslim senantiasa meningkatkan amal dan ibadahnya dengan penuh suka cita. Dan para Malaikat senantiasa berseru. “Wahai orang-orang yang menghendaki kebajikan, bergembiralah dan wahai orang-orang yang menghendaki keburukan tahanlah dirimu.”

Ramadan juga merupakan bulan sedekah. Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadan hingga kenyang. Maka Allah akan memberinya minum dari telaga (telaga Rasulullah SAW), di mana seteguk air itu menjadikannya tidak akan merasa haus selama-lamanya hingga ia masuk ke surga. (*)

Penulis adalah Anggota DPRD Kalbar Dapil Kota Pontianak.

 

Oleh: Haji Heri Mustamin

Setiap hari di bulan Ramadan adalah banjir berkah, rahmat, dan ampunan bagi umat muslim yang menjalaninya. Maka itu, mari memanfaatkannya semaksimal mungkin di bulan suci ini.

Bagi umat Islam, beragam amalan sunnah dapat dilakukan guna mendapat rahmat dan ampunan. Tadarus Quran, salat malam, bersedekah, iktikaf dan memberi makan orang berbuka adalah sedikit dari sekian banyak amalam.

Ramadan sendiri adalah Bulan Rahmah. Awalnya adalah rahmah (kasih sayang) Allah SWT, pertengahannya adalah pengampunan Allah SWT, dan akhirnya adalah pembebasan dari api

neraka.  Ramadan juga Bulan Penuh Ampunan. Barang siapa yang memberikan buka puasa untuk orang yang berpuasa di bulan itu maka baginya pengampunan atas dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan  baginya pahala puasa seperti orang yang berpuasa dan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.

Bulan Ramadan juga adalah bulan Pembebasan Api Neraka. Barangsiapa yang meringankan (pekerjaan) budaknya di bulan Ramadan, maka Allah mengampuni dosanya dan membebaskannya dari api neraka.

Ramadan juga berarti dibukanya Pintu Langit. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda  “Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan padamu berpuasa di bulan itu. Dalam bulan itu dibukalah pintu-pintu langit, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan syaitan-syaitan dibelenggu.  Pada bulan Ramadan juga terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak memperoleh kebajikan di malam itu, maka ia tidak memperoleh kebajikan apapun”.

Baca Juga :  Dekatkan Anak Dengan Al Quran, Masjid Al Amin Gelar Pesantren Kilat

Pintu-Pintu Surga Dibuka. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda “Jika telah datang bulan Ramadan maka pintu-pintu surga akan dibuka, pintu-pintu neraka akan ditutup dan setan-setan akan dibelenggu dengan rantai.”

Bulan pengampunan dosa. Barang Siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari Muslim). Bahkan dosanya dihapuskan hingga Ramadan berikutnya.

Demikian juga pahalanya dilipatgandakan. Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. “Pada bulan Ramadan juga orang berpuasa dapat dua kebahagiaan. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. (HR. Muslim)

Baca Juga :  Kemuliaan Bulan Suci Ramadan

Bulan Ramadan juga menyiapkan Surga Ar Rayyan. Di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut pintu ar-Rayyan. Yang masuk melalui pintu itu di hari kiamat hanyalah orang-orang yang berpuasa. Yang lainnya tidak masuk lewat pintu itu.

Dan diserukan saat itu, ”Manakah orang-orang yang berpuasa?” Maka mereka yang berpuasa bangun untuk memasukinya, sedangkan yang lain tidak. Bilamana mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup dan tidak ada lagi yang bisa memasukinya.

Pada bulan Ramadan juga Malaikat Selalu Berseru sebagai bulan yang agung dan luhur. Seorang muslim senantiasa meningkatkan amal dan ibadahnya dengan penuh suka cita. Dan para Malaikat senantiasa berseru. “Wahai orang-orang yang menghendaki kebajikan, bergembiralah dan wahai orang-orang yang menghendaki keburukan tahanlah dirimu.”

Ramadan juga merupakan bulan sedekah. Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadan hingga kenyang. Maka Allah akan memberinya minum dari telaga (telaga Rasulullah SAW), di mana seteguk air itu menjadikannya tidak akan merasa haus selama-lamanya hingga ia masuk ke surga. (*)

Penulis adalah Anggota DPRD Kalbar Dapil Kota Pontianak.

 

Most Read

Artikel Terbaru

/