Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berharap Dikabulkan Doa dari Amalan yang Tertolak

H
Penulis: Hanif❯
Oleh : Sholihin H.Z.
Oleh : Sholihin H.Z.

Advertisement

Oleh: Sholihin HZ*

Dalam dunia tasawuf, ada satu nama yang dikenal yaitu Ibrahim bin Adham. Ia adalah seorang tokoh yang menekuni tasawuf yang hidup diantara tahun 718-782. Beliau lahir di tengah komunitas Arab Kota Balkh, daerah Khurasan Timur (kini bagian dari Afghanistan). Kisah ini tentang perjalanan Ibrahim bin Adham saat memasuki pasar di Bashrah, kemudian kedatangan beliau disambut oleh orang-orang sekitarnya dengan satu pertanyaan. 

“Wahai tuan, dalam Al-Qur’an disebutkan firman Allah SWT, “mintalah kepadaKu maka akan Ku kabulkan”, tapi nyatanya ada permintaan kami yang sampai saat ini belum dikabulkan-Nya”.

Advertisement

Ibrahim bin Adham kemudian berkata, “Wahai penduduk Bashrah, hatimu mati dikarenakan 10 perkara, jika hatimu saja mati bagaimana doa-doamu akan dikabulkan Allah SWT.”

Menurut Ibrahim bin Adham, penyebab doa tidak dikabulkan adalah berikut ini. Pertama, kalian mengenal Allah SWT, tapi kalian tidak memenuhi hak-hak-Nya. Kalian tidak menunaikan apa yang menjadi kewajiban kalian sebagai seorang hamba. Allah SWT sebagai Sang Sumber Pemberi Rezeki, maka tugas hamba-Nya hanya dimintakan untuk mensyukuri malah kalian mengingkari nikmat Allah SWT.

Kedua, kalian membaca Al-Qur’an, tetapi apa yang diperintah dan dilarang Al-Qur’an tidak kalian indahkan, kalian sepelekan bahkan kalian langgar perintahnya, dan kalian laksanakan larangannya.

Advertisement

Ketiga, kalian mengaku cinta dan umat Rasulullah saw tapi justru kalian tinggalkan sunnah-sunnahnya. Keempat, kalian tahu setan adalah musuh kalian tapi yang terjadi adalah justru kalian mengikuti jejak dan langkah-langkah setan bahkan jadi pengikutnya. Kelima, kalian berharap dapat memasuki surga penuh kenikmatan, tetapi  justru yang kalian lakukan melakukan amalan yang menjauhkan dari surganya Allah SWT.

Keenam, kalian berlindung dari neraka dan panas siksaannya, tetapi kalian justru menjerumuskan diri dengan amal yang mendekatkan pada nerakanya. Ketujuh, kalian meyakini bahwa kematian itu pasti dan akan menemui kalian tapi kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Kedelapan, kalian sibuk mengurus aib dan cela orang lain sementara kalian lupa bahwa setiap kita memiliki cacat cela.

Berikutnya kesembilan, kalian senantiasa mendapat nikmat Allah SWT, bertabur nikmat tiada henti namun kalian lupa mensyukuri nikmatnya bahkan lupa dengan sang Pemberi Nikmat. Terakhir, kalian menyelenggarakan penyelenggaraan jenazah, mengantarkannya hingga ke pemakaman, tetapi itu tidak memberikan pelajaran yang bermakna untuk kalian bahwa setiap kita pasti akan mati maka siapkan diri sebelum kematian itu tiba.

Saudaraku, inilah 10 perkara yang sejatinya memberikan pesan untuk kita bahwa sesungguhnya yang menyebabkan doa kita tidak dikabulkan Allah SWT bukan karena Ia tidak mengijabah, tetapi lebih karena amal perbuatan kita sendiri yang menyebabkan doa kita tertolak. Renungkan, apakah kita termasuk yang dinyatakan oleh Ibrahim bin Adham (kebanyakan atau sebagian atau hanya beberapa point).

Advertisement

Artikel Terkait

Amalkan Doa Ini Sebelum Belajar, Ustaz Adi Hidayat Sebut Membantu Memahami dan Mengingat Ilmu

Amalkan Doa Ini Sebelum Belajar, Ustaz Adi Hidayat Sebut Membantu Memahami dan Mengingat Ilmu

Doa yang pernah dipanjatkan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam untuk sahabat muda yang juga sepupu beliau, Abdullah bin Abbas.

Bolehkah Memperbanyak Doa Saat Sujud? Simak Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Memperbanyak Doa Saat Sujud? Simak Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

memperbanyak doa ketika sujud diperbolehkan."Kalau bertanya bolehkah banyak berdoa dalam sujud? Boleh," jelasnya.

Rahasia Meraih Surga Berawal dari Ridha Allah, Simak Penjelasan dan Doanya

Rahasia Meraih Surga Berawal dari Ridha Allah, Simak Penjelasan dan Doanya

Ridha Allah memiliki kedudukan yang sangat tinggi.Seorang muslim diajarkan untuk lebih dahulu memohon ridha Allah sebelum memohon surga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer